Langsung ke konten utama

Cara Usaha Memproduksi Nata De Coco

Nata adalah biomassa yang kandungannya sebagian besar terdiri dari serat sellulosa dengan bentuk semacam gel atau agar-agar yang berwarna putih. Olahan nata dapat diolah berbagai macam, salah satunya adalah dicampur dalam sirup segar yang disukai oleh hampir semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga para manula.

Nata mengandung banyak nutrisi sehingga baik untuk kesehatan. Kata nata berasal dari bahasa Spanyol yang artinya cream (krim). Dalam bahasa Latin, kata Nata diterjemahkan menjadi ‘natare’ yang artinya terapung. Jenis nata beraneka ragam, tergantung bahan pembuatannya, misalnya nata de soya dari bahan tahu, nata de pina dari sari buah nanas, nata de tomato dari bahan tomat, nata de molases dari bahan tebu, nata de banana dari pisang, dan yang paling banyak diproduksi dan disukai adalah nana de coco dari bahan air kelapa.

Pengolahan nata di Indonesia awalnya berbahan baku nanas yang dikerjakan dalam industri skala rumah tangga. Kemudian karena pasokan bahan baku nanas yang tidak menentu, maka dicobakan pembuatan nata dari bahan air kelapa. Panganan nata de coco mulai dikenal luas di tanah air awal tahun 1980an.

Nata de coco yang merupakan hasil fermentasi air kelapa dengan bantuan mikroba acetobacter xylinum adalah salah satu produk olahan air kelapa yang memiliki kandungan serat tinggi dan kandungan kalori rendah sehingga dianggap sebagai makanan pembantu diet karena baik untuk sistem pencernaan serta tidak mengandung kolesterol sehingga menjadi populer di kalangan masyarakat yang memiliki perhatian pada kesehatannya.

Di Indonesia, salah satu sentra produksi nata de coco adalah wilayah Lampung, dimana banyak petani kopra yang memanfaatkan air kelapa untuk dijadikan panganan lembut tersebut. Ketika masa hari raya datang, khususnya Lebaran, permintaan akan nata de coco semakin meningkat, hal tersebut membuat banyak industri kecil musimam tumbuh memproduksi nata de coco.

Ada tiga jenis produsen nata de coco, yaitu produsen yang hanya memproduksi nata de coco (biasanya berupa lembaran) yang dijual ke produsen lain (pabrik), produsen yang mengolah nata de coco lembaran tersebut untuk dikemas menjadi nata de coco siap konsumsi, dan produsen yang melakukan kedua hal tersebut (membuat-mengolah-mengemas).

Di Indonesia, produsen nata de coco sebagian besar masih didominasi oleh industri-industri skala besar. Namun, hal tersebut bukan berarti pangsa pasar bagi industri kecil sudah tertutup. Jika di wilayah anda memiliki sumber bahan baku yang melimpah, terutama air kelapa, maka usaha pembuatan nata de coco, baik yang dijual secara tradisional maupun dikemas dalam cup merupakan salah pilihan bisnis yang menarik.

Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan untuk memulai usaha pembuatan nata de coco dalam skala industri kecil (rumah tangga):

Memahami Proses Produksi
Untuk membuat nata de coco, ada enam tahapan yang harus dilakukan, yaitu:

1. Tahap Penyaringan
Air kelapa yang sudah terkumpul disaring dengan kain halus untuk memisahkan dari kotoran, seperti sabut kelapa, pecahan batok, dsb.

2. Tahap Memasak dan Mencampur Bahan Pembantu
Air kelapa yang telah disaring kemudian dimasak hingga mendidih sekitar 30 menit dengan menggunakan panci. Ketika telah mendidih, masukkan bahan pembantu antara lain: gula pasir, pupuk ZA, garam inggris, dan juga asam sitrat (zitrun zuur). Sebelum proses ini diakhiri, tambahkan juga asam cuka sehingga tingkat keasaman (pH) mencapai 3,5.

3. Tahap Penyimpanan dalam Wadah
Setelah proses pemasakan selesai, biarkan sejenak. Siapkan wadah biasanya berupa nampan. Wadah tersebut harus sterill. Untuk mensterilkan wadah tersebut bisa direndam dalam air panas. Setelah wadah nampan tersebut siap, tuangkan air kelapa yang telah dimasak. Tutup rapat dengan koran, dan ikat dengan karet agar udara menjadi tertutup. Biarkan air kelapa yang ditutup tersebut selama semalam.

4. Tahap Penanaman Bibit (Proses Inokulasi)
Wadah (nampan) yang berisi air kelapa yang telah didinginkan satu malam tersebut, ditambahkan bibit (starter) nata de coco yang bertujuan menumbuhkan bakteri acetobacter xylinum. Lakukan dengan cepat agar media fermentasi tidak terkontaminasi kotoran udara luar.

Pembuatan bibit nata de coco bisa dibuat dengan bahan air kelapa atau air sari nanas. Mengenai informasi cara pembuatan bibit nata de coco, anda bisa cari di Google, atau membeli di produsen yang memproduksi bibit nata de coco.

5. Tahap Pemeraman (Fermentasi)
Media fermentasi (air kelapa) yang telah ditambahkan bibit nata dibiarkan selama satu minggu. Kesuksesan proses fermentasi ini dapat Anda lihat dari adanya lapisan tipis berwarna putih pada permukaan media fermentasi. Semakin hari, lapisan tersebut semakin menebal seperti agar-agar. Artinya air kelapa tersebut telah mengental/mengeras menjadi lembaran nata de coco.

6. Tahap Panen dan Pasca Penen
Setelah satu minggu proses fermentasi, akan terbentuk lembaran nata de coco yang berbau asam. Angkat lembaran tersebut dari nampan, buang lendirnya dan cuci lembaran nata de coco tersebut dengan air bersih. Selanjutnya rendamlah lembaran nata de coco selama 3 hari, tiap hari air harus diganti untuk menghilangkan rasa asamnya.

Berikutnya nata de coco direbus dengan menggunakan air bersih untuk mengawetkan sekaligus membuat rasanya semakin tawar. Proses penyimpanan nata de coco cukup dilakukan dengan cara merendam dalam air tawar yang harus diganti tiap hari.

Pengolahan untuk Siap Konsumsi dan Pemasaran
Lembaran nata de coco dipotong kecil-kecil berbentuk kubus. Agar potongan-potongan nata de coco tersebut siap dikonsumsi , maka campur ke dalam syrup yang berbahan gula pasir dengan penambahan perasa (flavour) seperti cocopandan, vanili, mangga, rose, dll. Syrup nata de coco tersebut dapat dijual langsung ke konsumen dengan penambahan es sehingga terasa lebih segar.

Namun jika anda berniat menjualnya dalam bentuk kemasan gelas (cup) seperti minuman mineral, maka anda membutuhkan bahan pengawet, gelas plastik, Mesin Cup Sealer plus sablon (harga sekitar 2 jutaan rupiah), kardus, dan juga bahan pewarna (opsional). Untuk semakin menambah kepercayaan konsumen pada produk anda, maka ada baiknya mengajukan registrasi produk (izin) ke Badan Pengawas Obat Makanan.

Komentar

Baca Juga

5 Bisnis Paling Menguntungkan Saat Piala Dunia

Di setiap lima tahun sekali perhatian masyarakat dunia akan terfokus pada pegelaran piala dunia sepak bola. Milyaran pasang mata akan setia mengikuti pertandingan demi pertandingan yang diselenggarakan sekitar 1 bulan penuh. Bagi para perusahaan global yang terjun dalam bidang bisnis siaran, ticket, akomodasi dan sejenisnya, hal tersebut merupakan lahan pemasukan yang melimpah. Sementara bagi kita yang tinggal jauh dari pusat pertandingan, ternyata juga bisa memanfaatkan moment piala dunia tersebut. Situs kerjausaha.com mencoba merangkum ragam bisnis kecil menengah yang profitable menjelang pegelaran World Cup. 1. Bisnis Kaos Replika Jersey Usaha yang cukup berpeluang besar mendatangkan keuntungan dalam event football world cup adalah bisnis produksi dan penjualan kaos jersey dari tim-tim yang lolos piala dunia, seperti kaos tim negara samba Brasil, tim tango Argentina, Portugal, Jerman, Korea Selatan dan lainnya. Para pecinta bola tentu akan membeli sebuah kaos replika jersey dari tim

5 Tips Menjadikan Perusahaan Bernilai Miliaran Rupiah

Memiliki perusahaan besar dengan aset yang berlimpah merupakan impian banyak pebisnis. Semakin prospektif sebuah perusahaan, tentu nilai jualnya akan semakin tinggi. Di Eropa, perusahaan yang bernilai US$ 1 miliar (lebih kurang Rp 14 triliun) disebut dengan ‘unicorn’. Saat ini jumlah perusahaan yang berstatus ‘unicorn’ di kawasan Eropa terus bertambah. Pada tahun ini, terdapat 40 perusahaan unicorn yang berbasis di benua Eropa. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya yang sebanyak 30 unit perusahaan. Terdapat 13 nama baru yang masuk ke dalam daftar 40 ‘unicorn’, dan 3 perusahaan terdepak karena nilainya semakin menyusut. Bagaimanakah caranya membuat dan membangun sebuah perusahaan dari nol hingga menjadi ‘unicorn’? Berikut disajikan 5 tips untuk mewujudkan hal tersebut, seperti yang diuraikan oleh sebuah perusahaan investasi bernama GP Bullhound. 1. Pilihlah Salah Satu Sektor Bisnis Ini Jika anda memiliki mimpi besar untuk memiliki perusahaan bernilai 1 miliar dolar, maka

Peluang Bisnis Cemilan Kacang Mete

Salah satu panganan kuliner yang banyak dijadikan sebagai oleh-oleh saat bepergian keluar kota adalah kacang mede. Kacang mede atau kacang mete atau kacang mente merupakan olahan camilan dari biji jambu monyet (Anacardium occidentale). Sebenarnya kacang mete bukanlah kacang asli, tetapi dalam ilmu Biologi adalah sebuah biji yang dikelilingi cangkang ganda yang menghasilkan getah urushiol yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Dalam dunia tata boga, sering disebut kacang karena bentuknya yang mirip dengan kacang. Rasanya yang enak dan gurih membuat panganan ini terkenal, bahkan juga wisatawan luar negeri sangat menyukai kacang mede. Kacang mede banyak mengandung karbohidrat, mineral, lemak dan juga tentunya protein nabati. Meskipun kandungan lemak dalam kacang mete mencapai 80%, namun lemak tersebut termasuk lemak tak jenuh yang tidak mengganggu kesehatan tubuh. Malah sebaliknya justru disebut sebagai lemak yang baik karena dapat membantu dalam menurunkan kadar kolesterol di dalam t

Yuk.. Usaha Bubur Kacang Ijo, Inilah Tahapannya

Untuk anda yang belum mempunyai pekerjaan namun juga tidak mempunyai modal yang berjumlah besar, usaha bubur kacang hijau bisa menjadi peluang usaha yang cukup bagus, khususnya untuk para ibu-ibu rumah tangga yang mempunyai waktu senggang atau untuk ibu-ibu yang sambil mengasuh anak juga bisa karena usaha bubur kacang hijau ini bisa dilakukan di rumah peralatannya pun bisa menggunakan yang biasa dipakai di rumah. Jadi juga bisa memperirit modal. Selain di rumah juga bisa menggunakan gerobak dorong dengan memiliki rute penjualan tertentu. Selain merupakan salah satu masakan khas nusantara, bubur kacang hijau memiliki manfaat yang lumayan penting untuk tubuh kita karena kandungan gizinya yang sangat lengkap. Kaya akan kandungan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. Kacang hijau juga berperan untuk mengurangi resiko penyumbatan darah yang bisa mengarah pada serangan jantung. Tak kalah pentingnya juga untuk meningkatkan kesehatan pembuluh arteri dan juga baik dikonsumsi ibu ha

Apa Definisi dan Fungsi Administrasi Perkantoran?

Definisi manajemen perkantoran menurut Quible diartikan sebagai suatu rangkaian aktivitas perkantoran yang menyangkut perencanaan, pengawasan, pengorganisasian, penyelenggaraan, pengarahan, dan hingga pengendalian secara tertib pekerjaan administrasi perkantoran, guna menunjang pencapaian tujuan organisasi. Apa sajakah fungsi administrasi perkantoran? Berdasarkan pendapat Quible (2001), ada lima jenis fungsi pendukung administrasi dalam perkantoran. 1. Fungsi Rutin Fungsi rutin adalah fungsi administrasi perkantoran dalam hal pengarsipan dan penggandaan. Dengan sistem administrasi perkantoran yang baik, maka paling tidak organisasi tersebut memiliki dokumen tersimpan dan cadangan (copy). Fungsi rutin tersebut umumnya dilaksanakan oleh staf atau pegawai administrasi yang bertanggung jawab atas kegiatan administrasi sehari-hari. 2. Fungsi Teknis Fungsi administrasi yang terkait teknis adalah yaitu fungsi yang membutuhkan opini, keputusan, dan keterampilan perkantoran yang mumpuni atau

4 Peluang Bisnis dari Olahan Eceng Gondok

Eceng Gondok merupakan tumbuhan yang banyak kita jumpai di kawasan perairan daratan, seperti di sungai, rawa, waduk, situ, dan sejenisnya. Tanaman ini memiliki nama Latin Eichhornia Crassipes. Tanaman eceng gondok dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat pada kawasan perairan yang tercemar limbah, karena tanaman ini mampu mengikat berbagai senyawa logam berat yang terkandung dalam air, misalnya seng, besi, tembaga, serta raksa. Perkembangbiakan yang pesat tersebut, dapat membuat daerah habitat eceng gondok menjadi cepat dangkal karena proses sedimentasi atau pengendapan. Jika berlebihan, hal ini tentu berpotensi mendatangkan bencana luapan banjir karena aliran air tersumbat oleh eceng gondok. Oleh karena itu, pertumbuhan eceng gondok yang padat perlu dimanfaatkan agar menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Bagaimanakah caranya mengolah eceng gondok agar menjadi produk yang bisa dijual? Berikut sekilas uraiannya. 1. Digunakan sebagai Pakan Hewan Ternak Hasil olahan eceng gondok da

Manfaatkan Kemampuan Menggambar Anda dalam Bisnis Coloring Book

Punya talenta menggambar adalah anugerah yang patut disyukuri dan dimanfaatkan sebaik – baiknya. Ada banyak bidang pekerjaan yang bisa digeluti dengan kemampuan bakat menggambar, misalnya menjadi desainer, seniman lukis, komikus, hingga yang sederhana adalah terjun ke bisnis percetakan atau penerbitan buku gambar mewarnai (coloring book). Bila anda dibekali oleh Sang Pencipta dengan talenta tersebut, mungkin anda bisa memanfaatkannya untuk mengais rejeki sebagai pekerjaan sampingan (part time job) atau sebagai bisnis rumahan. Bagaimana caranya memulai usaha penerbitan buku gambar mewarnai tersebut? Berikut uraiannya! 1. Menentukan Perusahaan Penerbit Langkah awal yang anda lakukan adalah mencari partner untuk bekerjasama, yakni perusahaan penerbit yang berada di daerah anda. Jika tidak terdapat perusahaan penerbit di wilayah anda, atau jika proposal bisnis anda tidak diterima oleh mereka, maka jangan putus asa dulu. Cobalah menjadi self publisher (penerbit mandiri). Carilah perusahaan