Cara Membuat Otak Menjadi Lebih Bijak, Senang, dan Sehat

Mungkin banyak yang mengira bahwa, hanya pengusaha yang kaya dan terkenal yang mampu menjalani hidup dengan menggembirakan lebih dari orang biasa. Karena mereka adalah golongan berada. Namun itu tidak sepenuhnya benar, memiliki banyak uang atau harta bukanlah faktor yang dapat menjamin kebahagiaan individu. Memang benar, jika mereka bisa berbelanja dan beli apa saja yang mereka inginkan tanpa menunggu waktu (kapan saja), tetapi itu belum tentu membuat mereka benar-benar senang.

Karena masih ada banyak orang-orang kaya yang belum bisa sepenuhnya merasakan kebahagiaan. Tetapi jikalau uang atau harta yang mampu membuat anda bahagia, maka sebelum anda berhasil menjadi orang kaya dan tidak tau kapan waktu itu akan datang. Apakah selama itu juga anda tidak akan dapat merasakan bahagia? Bukankah itu sama artinya bahwa tidak ada kebahagiaan bagi orang-orang yang tidak berada (yang tidak memiliki banyak uang), Tetapi buktinya ada banyak keluarga biasa (sederhana) namun mereka bisa merasakan kebahagiaan.

Jadi pada dasarnya, bahagia itu bisa dirasakan oleh siapa saja. Tergantung pada pribadi masing-masing. Jadi, walaupun tidak memiliki harta yang melimpah namun hati kita mampu menerima dengan tulus dan ikhlas, sehingga akan tercipta suatu kebahagiaan yang sederhana mungkin itu akan lebih baik. Setidaknya kita tidak perlu membuang-buang waktu hanya untuk menyesali keadaan.

bijak
Berikut ini ada beberapa cara untuk menipu atau membuat diri anda sendiri menggunakan pendekatan psikologis untuk menjadi lebih gembira, cerdas dan sehat. Kalau seandainya, anda berhasil atau menjadi kaya pada usia 66 tahun seperti Kolonel Sanders KFC, maka sudah pasti anda telah menjalani hidup selama 65 tahun dengan rasa tidak bahagia dan tidak menikmati hidup sepenuhnya. Lakukan trik ini jika anda ingin lebih merasa senang dan bahagia sebelum betul-betul berhasil.

# 1 - Set Waktu Untuk Berhenti Seketika Dan Berpikir

Dalam kesibukan seharian, kita mungkin dibebani dengan berbagai tugas dan peran. Mungkin tugas sebagai karyawan, sebagai suami atau istri, sebagai ayah atau ibu, sebagai anak dan lain sebagainya. Kita mempunyai tugas sendiri di kantor, di rumah, dan juga komitmen yang lain. Hingga membuat kita kadang-kadang merasa bahwa begitu cepat waktu berlalu tanpa kita sadari, seakan begitu cepat, hari, bulan bahkan tahun berganti. Ini berarti menandakan bahwa kita terlalu sibuk untuk menjalani tugas seharian, sampai tidak dapat melihat perjalanan waktu yang berlalu.

Ini karena, kita melakukan rutinitas yang sama dan berulang, hingga membuat kita merasa bahwa hari-hari itu sama. Kadang-kadang, rutin harian ini juga akan membuat anda merasa jenuh dan bosan. Jika tidak ditangani dengan cepat maka, akan membuat kita merasa bahwa komitmen ini telah berubah menjadi beban, hingga akan membuat anda merasa tertekan. Hasilnya, anda akan mulai merasa khawatir untuk hal yang tidak perlu, waktu akan menelan kepercayaan dan kemampuan diri anda untuk terus berkembang hingga akan membuat anda mudah menyerah terhadap impian anda sendiri.

Untuk menanganinya, anda harus bisa meluangkan waktu dan ruang untuk anda kembali mengevaluasi rutinitas anda. Anda bisa melakukan hal-hal yang anda suka, yang mungkin selama ini tidak bisa anda lakukan karena berbagai kesibukan yang anda miliki, atau anda juga bisa mengunjungi tempat-tempat yang menurut anda mampu membuat pikiran anda menjadi sedikit tenang. Itu akan dapat membuat anda menjadi fresh kembali, sehingga otak anda akan kembali bekerja dengan maksimal. Setelah itu anda bisa kembali fokus kepada visi dan misi anda selama ini.

Dengan menyediakan sedikit waktu, dan berhenti melakukan kesibukan untuk sesaat, akan membuat anda merasa lega, hingga rasa senang dan bahagia akan bisa anda rasakan. Setelah itu anda bisa menilai perasaan anda tentang apa yang telah anda lakukan dan yang sedang anda lakukan. Kemudian pikirkan apa yang perlu diubah untuk menjadi lebih baik lagi.

Jangan sampai kita menjadi tua, tanpa kita sadari karena terlalu mengutamakan tanggung jawab dan komitmen sehingga membuat kita terlupa untuk menghidupkan impian kita sendiri. Memenuhi tanggung jawab serta berkomitmen dalam menjalani hidup itu sangatlah penting, tapi jangan pernah melupakan untuk melakukan hal yang anda suka agar hidup anda lebih bahagia.

# 2 - Jangan Bekerja Sambil Makan Dan Minum

Banyak orang yang mengatakan bahwa multitasking dapat membuat hidup kita menjadi lebih produktif. Sebaliknya, menurut penelitian, multitasking akan dapat menyebabkan harga produktivitas menurun hingga 40%. Karena secara tidak langsung itu akan dapat membuat kita membagi fokus, sehingga malah membuat kita tidak mendapatkan hasil yang maksimal dalam suatu pekerjaan. Dan itu juga akan menambah tekanan sebanyak 10% pada IQ kita.

Misalnya, ketika kita makan sambil bekerja, kita akan kecenderungan untuk memilih makanan yang cepat dan bisa di makan sambil bekerja, tentu itu akan kurang baik untuk kesehatan. Jadi pastikan agar anda tidak makan sambil bekerja dan pastikan anda punya waktu untuk makan secara berkualitas meskipun cuma sekali setiap hari.
Berkualitas berarti anda makan dengan tenang, tidak diselang-seling dengan melihat media sosial, bergosip dan sebagainya.

Makan dengan tenang dan lapang sambil menikmati waktu untuk beristirahat dari kesibukan harian. Dengan begitu, anda akan dapat meningkatkan skil intrapersonal anda, mendengar suara kecil dan naluri anda sendiri. Jadi perlukah fokus pada waktu makan? Sangatlah perlu.

Dari sini anda akan sadar makanan mana yang bisa membuat anda berenergi, makanan mana yang membuat anda merasa gembira, makanan apa yang membuat anda merasa cepat lelah dan sebagainya. Makanan pengaruhi faktor besar bagaimana kita menjalani kehidupan harian kita.

# 3 - Beri Perhatian Kepada Penggunaan bahasa

Penting untuk anda memperhatikan bahasa lisan dan bahasa pikiran anda setiap hari. Bukan sekadar bahasa anda kepada orang lain tetapi yang paling penting bahasa anda kepada diri sendiri. Tanpa disadari, bahasa anda akan menentukan batas kepercayaan dan kemampuan anda sendiri dalam melakukan sesuatu.

Jika anda menggunakan bahasa negatif seperti kata yang kurang baik atau kata-kata yang sedikit kasar, dalam keseharian anda, maka itu akan berdampak kurang baik untuk anda sendiri. Secara tidak langsung akan membuat anda terbiasa untuk menggunakan bahasa yang tidak baik dalam kehidupan sehari-hari anda. Seperti kata pepatah, bisa karena terbiasa.

Jadi jangan menganggap sepele dalam menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari-hari anda, karena dengan menggunakan bahasa yang kurang baik maka akan dapat mengurangi kekuatan potensi diri anda yang sebenarnya.
Kenapa tidak gunakan bahasa untuk tujuan meningkatkan potensi diri? Yaitu dengan selalu menggunakan bahasa yang baik dan positif yang senantiasa mampu mendorong diri sendiri dan orang lain.

Setiap hal yang kita pikirkan, yang kita katakan, yang kita dengar dan terima dari orang lain dan diri kita sendiri akan menjadi energi tersendiri yang akan mampu mempengaruhi aura dan kepribadian kita. Dengan membiasakan diri untuk menggunakan bahasa yang baik, maka akan dapat memudahkan anda untuk menjalani hidup dan mencapai tujuan hidup.

Kehidupan yang produktif dan proaktif akan dapat menambahkan kemampuan diri untuk lebih maju kedepannya. Selalu berpikir yang baik-baik, maka yang anda dapatkan juga yang baik-baik.

# 4 - Perbanyak Sedekah Senyum

Akan ada banyak kelebihan yang akan kita dapatkan dengan senyum. Kadang-kadang kita akan akan dihadapkan oleh berbagai masalah. Dan kadang suatu masalah akan dapat membuat kita merasa down. Bahkan sampai membuat kita tidak enak makan atau tidak mampu untuk tertawa.

Paksa diri untuk senyum dan anda akan lihat perubahannya ketika senyuman palsu anda akan dapat membantu anda untuk mengurangi rasa stress yang anda rasakan, dengan meningkatkan hormon gembira. Orang yang suka senyum juga akan disukai banyak orang, karena dianggap lebih ramah. Dengan senyum, anda akan mudah terkenang oleh hal-hal yang membuat Anda senang. Jadi, sedekah senyum itu baik kan?

Jika ke-4 hal ini anda lakukan, maka sudah dipastikan anda akan mampu merasakan kebahagiaan dalam menjalani hidup, walau anda tidak atau belum menjadi orang yang mempunyai harta dan banyak uang. Ingatlah bahwa kebahagiaan itu patut kita rasakan.