Pesona Istana Air Taman Ujung Karangasem Bali

Salah satu tempat wisata sejarah yang menarik di pulau Bali adalah Taman Ujung Sukasada. Taman yang indah ini terletak di wilayah Desa Tumbu, Kabupaten Karangasem, di sebelah tenggara kota Amlapura. Anda akan menempuh perjalanan sekitar 90 km dari kota Denpasar. Menurut sumber-sumber sejarah, pembangunan kompleks Taman Ujung melalui beberapa tahap. Awalnya dibangun pada tahun 1901 hanya sebuah kolam kecil oleh raja Karangasem. Kolam tersebut bernama kolam Dirah yang berfungsi sebagai tempat pembuangan bagi orang-orang yang diduga memiliki ilmu hitam atau "Ngeliak" dalam bahasa Bali.

Kemudian pada tahun-tahun berikutnya, Raja Karangasem menambahkan dua kolam. Karena keindahan panorama sekitarnya, Raja Gusti Bagus Djelantik memutuskan untuk membangun sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan para tamu dan keluarga kerajaan.

Raja juga memerintahkan untuk membangun persemedian (bangunan yoga), kuil dan bangunan terbuka (disebut Balai Kembang atau Taman Gili). Sejak itu, Taman Ujung berfungsi sebagai tempat untuk beristirahat dan menghibur tamu-tamu penting yang mengunjungi kerajaan Karangasem. Pada tahun 1921, Belanda yang menguasai pulau itu, membuat Taman Ujung sebagai tempat beristirahat bagi para tamu dari Pemerintah Ducth di Bali. Taman ini diberi julukan Water Palace.

gambar taman ujung bali
Taman Ujung berasal dari kata "Taman" dan "Ujung" karena lokasinya terletak di ujung timur pulau Bali. Tak terduga rasanya jika Taman Ujung yang indah tersebut berasal dari kolam pembuangan. Taman Ujung memiliki luas sekitar 10 hektar. Ada tiga kolam besar sekitar 50x20 meter persegi. Ada juga Bale Bengong (ruang atau tempat merenung). Selain itu, ada bangunan Taman Gili yang merupakan perpaduan arsitektur Bali, China dan Eropa.

Taman Gili adalah tempat peristirahatan. Taman Ujung telah mengalami beberapa peristiwa yang menyebabkan kerusakan. Pada masa penjajahan Jepang, pagar besi rusak karena digunakan sebagai senjata perang. Kerusakan parah terjadi ketika letusan Gunung Agung pada tahun 1963. Letusan tersebut mengakibatkan hampir semua kondisi Taman Ujung hancur. Pada 1990-an, Taman Ujung mulai direnovasi agar lebih baik oleh keluarga kerajaan Karangasem dan Pemprov Bali dengan bantuan dana dari Bank Dunia. Sekarang, istana air ini terlihat begitu cantik.

Ketika Anda mengunjungi Taman Ujung, Anda akan melihat sebuah panorama istana air yang indah, hamparan padi dan pemadangan laut di seberang jalan, dan juga suasana kerajaan klasik. Anda dapat menyewa perahu kecil untuk mengelilingi kolam yang indah penuh dengan bunga teratai.

Ada juga sebuah sumber air di dekat kuil kerajaan yang sering digunakan oleh masyarakat setempat untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Taman Ujung sering digunakan sebagai tempat untuk pre-wedding, syuting film, dan acara budaya lokal. Jadi, silakan datang ke Taman Ujung!!!