5 Bidang Investasi Terbaik untuk Anda Berusia 30 Tahun

bisnis investor muda
Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya berinvestasi di usia muda secara umum tampaknya masih rendah. Biasanya setelah menjelang usia tua, barulah mereka mulai menyadari tentang pentingnya dan manfaat berinvestasi di masa muda. Hal ini senada dengan pendapat Head of Wealth Management HSBC Indonesia, Steven Suryana. Seperti yang dilansir dari merdeka.com, ia mengungkapkan bahwa kesadaran investasi masyarakat Indonesia masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan beberapa negara di dunia, seperti China. Masyarakat di tanah air yang memiliki dana Rp 500 juta, ternyata alokasinya kurang dari 70% untuk produk deposito atau saving, padahal menurut berbagai lembaga pemeringkat utang internasional, seperti Fitch Ratings, Moody's, dan S&P, negara Indonesia saat ini sudah layak sebagai tempat untuk investasi (Investment Grade). Kesadaran berinvestasi bagi sebagian kaula muda di Indonesia masih rendah, sedangkan lebih dari 50 persen warga China sudah mengalokasikan uangnya ke produk investasi. 

Lalu, jika usia kita masih muda (30an tahun ke bawah), investasi jenis apakah yang paling cocok untuk kita kembangkan? Nah, dikutip dari Business Insider, berikut adalah lima jenis investasi yang bisa menjadi referensi bagi anda yang masih muda agar kelak dapat meraih hasil ivestasi yang besar di usia tua.

1. Usaha Makanan
Bisnis makanan selalu akan tetap eksis sepanjang zaman, karena manusia butuh makanan. Kunci kesuksesan usaha bidang kuliner ini adalah adanya aspek unik dan nilai tambah yang dirasakan konsumen. Oleh karena itu, Jason Hall yang merupakan pakar investasi merekomendasikan golongan muda untuk menanamkan modalnya pada bisnis di bidang makanan, seprti membuka cafe, rumah makan, dan sejenisnya.

2. Properti
Jika kamu memiliki uang lebih, maka mulailah berinvestasi di sektor properti, seperti tanah dan bangunan. Analis Matt Frankel menyarankan untuk membeli sebuah properti kemudian sewakan. Anda akan memperoleh keuntungan investasi berupa uang penyewaan dan juga nilai properti yang umumnya akan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. 

3. Reksadana
Jika anda tidak ingin repot-repot mengurus hal-hal detail saat menginvestasikan uang anda di pasar modal, misal kapan saat membeli atau menjual, atau pun dipusingkan memilih bursa yang bagus, maka anda bisa berinvestasi dalam bentuk reksadana. Silahkan baca sekilas tentang reksadana di link ini. John Maxfield yang merupakan seorang analis keuangan, merekomendasikan reksadana sebagai salah satu alternatif investasi yang bagus untuk para investor muda. Sistem kerja reksadana atau pengelola dana akan berupaya mencari lokasi terbaik di mana mereka harus menaruh uang Anda untuk mendapat untung besar. Jika anda ingin berinvestasi di Amerika, John menyarankan melakukan investasi dalam Vanguard S&P 500.

4. Kesehatan
Sama seperti makanan, usaha di bidang kesehatan juga tak kan pernah surut. Para investor muda direkomendasikan untuk mengeluarkan duitnya pada investasi di bidang kesehatan. Dan Caplinger, seorang analis finansial menyatakan bahwa hidup sehat merupakan tujuan utama setiap manusia di dunia, sehingga segala produk yang menunjang kesehatan pasti akan laku keras. Contoh sederhananya adalah sepatu olah raga. Oleh karena itu, ia mengusulkan untuk membeli saham Nike, karena perusahaan ini telah teruji puluhan tahun mampu bertahan menghadapi berbagai rival dan kompetitor bisnis di bidang ini, sehingga laik untuk investasi jangka panjang.  

5. Teknologi
Sektor teknologi menjadi salah satu bidang bisnis yang dapat menjanjikan keuntungan berlipat, karena nilai sebuah teknologi amat mahal harganya. Oleh karena itu, analis Selena Maranjian merekomendasikan para investor muda untuk mengalokasikan uangnya pada bisnis teknologi, salah satunya dengan membeli saham Google. Dengan sokongan ribuan investor serta karyawan yang handal, pasar Google diyakini dapat berumur panjang dan memberikan keuntungan maksimal.