Minum Madu Setiap Hari, Ini yang Terjadi pada Tubuh Kita

Menurut sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2017, mengungkapkan bahwa madu digunakan tidak hanya sebagai produk nutrisi tetapi juga dalam praktik perawatan kesehatan, terutama dalam pengobatan tradisional dan sebagai pengobatan alternatif untuk kondisi klinis tertentu, seperti proses penyembuhan luka hingga pengobatan kanker.

Penelitian lain menjelaskan bahwa bukti dari lukisan Zaman Batu menunjukkan pengobatan penyakit dengan produk lebah seperti madu telah diterapkan lebih dari 8000 tahun yang lalu.

manfaat madu

Di zaman modern, orang dapat menggunakan madu sebagai bahan pemanis untuk minuman teh atau sebagai bahan masker wajah yang lengket dan masker rambut untuk menghasilkan kilau rambut yang sehat.

Zat yang lezat ini aman untuk dikonsumsi setiap hari dan, pada kenyataannya, telah terbukti memiliki manfaat besar bagi kesehatan kita. Mari kita lihat bagaimana cara madu membantu tubuh kita ketika kita rutin mengkonsumsinya setiap hari.

Kulit makin kinclong

Digunakan sebagai salah satu bahan kecantikan oleh orang-orang di seluruh dunia, madu memiliki beberapa sifat penyembuhan yang signifikan. Kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya sangat efektif dalam upaya membersihkan, melindungi, dan menyembuhkan luka. Désirée Lie, profesor klinis kedokteran keluarga di Keck School of Medicine mengungkapkan bahwa sebagai agen topikal, madu memiliki tindakan debriding dan pembersihan serta bertindak sebagai penghalang untuk mencegah infeksi.

Madu memiliki sifat-sifat seperti hidrogen peroksida, protein, dan asam glukonat yang bertindak sebagai agen penyembuhan. Jadi, kita tahu madu sangat bermanfaat untuk dioleskan pada kulit. Tetapi, apa yang terjadi jika Anda menambahkan sesendok teh madu ke dalam minuman Anda setiap hari?

Penulis nutrisi David Wolfe menulis dalam kutipan bukunya The Beauty Diet, mengungkapkan bahwa asam amino yang terdapat pada madu mendukung regenerasi dan perbaikan jaringan untuk menjaga fondasi di bawah kulit yang elastis dan kuat. Selain itu, madu mengandung melatonin yang berperan dalam menciptakan tidur yang berkualitas. Seperti yang kita ketahui, tidur adalah salah satu faktor dan kunci penting untuk menjaga kulit tetap sehat. Jadi, dengan mengkonsumsi madu secara rutin setiap hari, dengan porsi yang tepat, maka kulit Anda akan terlihat lebih cantik.

Dapat mendetoksifikasi radikal bebas di dalam tubuh

Hiruk pikuk dalam kehidupan yang modern ini mungkin tanpa kita sadari ada sejuta racun dan radikal berbahaya yang mengintai kesehatan kita. Asap kendaraan, polusi debu, kuman, hingga partikel kimia secara acak membayangi lingkungan sekitar. Selain itu, kita mungkin juga sering menikmati makanan dan minuman yang tidak ramah pada tubuh kita.

Untungnya, beragam solusi sudah disediakan oleh alam. Studi menunjukkan bahwa kita dapat membantu mendetoksifikasi tubuh kita jika kita makan madu setiap hari.

Sebuah studi tahun 2018 melaporkan bahwa madu dapat dijadikan sebagai terapi konvensional, mungkin merupakan antioksidan baru untuk meredakan banyak penyakit yang secara langsung atau tidak langsung terkait dengan stres oksidatif. Keunggulan madu disebabkan oleh fakta bahwa madu penuh dengan flavonoid.

Menurut sebuah studi tahun 2014, flavonoid berfungsi sebagai pengobatan ampuh untuk stres oksidatif, yang disebabkan oleh radikal bebas (racun). Karena teh hijau juga penuh dengan flavonoid, maka menambahkan sedikit madu ke minuman teh pagi Anda bisa dua kali lipat membantu menghilangkan radikal bebas tersebut.

Kinerja atletik dapat meningkat

Penuh dengan karbohidrat, madu adalah sumber makanan alami, nutrisi, dan penghasil energi yang penting. Itulah sebabnya banyak atlet di seluruh dunia beralih mengkonsumsi madu untuk membantu dalam kinerja atletik.

Menurut situs USADA, diet yang kaya karbohidrat meningkatkan daya tahan dan kinerja intensitas tinggi yang terputus-putus karena penyimpanan ekstra karbohidrat di otot dan hati, yang disebut glikogen. Saat sedang latihan olahraga, banyak atlet memakai gel olahraga untuk membantu mereka agar lebih memiliki daya tahan. Ternyata madu adalah alternatif alami.

Sebuah penelitian baru-baru ini tentang gel madu vs. gel olahraga, Richard Kreider, seorang peneliti utama di Laboratorium Latihan dan Nutrisi Olahraga Universitas Memphis, mengatakan bahwa madu seperti ‘koktail’ dari berbagai gula alami.

Menangkal tambahan berat badan

Menggunakan madu untuk upaya penurunan berat badan mungkin terlihat bertolak belakang alias antitesis, karena kandungan kalorinya. Namun ini sebenarnya telah terbukti menjadi agen yang bermanfaat. Sebuah studi tahun 2011 mengungkapkan bahwa madu menghasilkan kenaikan berat badan 14,7 persen lebih sedikit pada tikus yang mengonsumsi madu daripada tikus yang mengonsumsi sukrosa.

Sebuah studi diabetes 2018 menemukan hasil bahwa peserta menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan pada orang yang mengonsumsi madu dan perbedaan yang signifikan dalam perubahan lingkar pinggang antara kedua kondisi.

Mengurangi efek mabuk alkohol

Ada bukti bahwa madu sebenarnya membantu proses metabolisme alkohol dalam sistem tubuh kita. Sebuah studi 2009 pada metabolisme fruktosa dan alkohol menemukan bahwa dosis fruktosa yang diberikan secara signifikan, akan mengurangi durasi keracunan alkohol sebesar 30,7%, dan mempercepat eliminasi (metabolisme) alkohol dari aliran darah sebesar 44,7%.

Selain itu, Kevin Strang, Ph.D., seorang profesor fisiologi di University of Wisconsin Madison, mengatakan bahwa gula yang ditemukan dalam obat mabuk yang enak dari pisang yang diselimuti madu akan mengirim glukosa ke aliran darah dengan cepat sehingga Anda merasa tidak mudah marah. Jadi, cobalah makan madu saat Anda sedang mabuk.

Membantu tidur yang lebih nyenyak

Jika kita tidak cukup tidur, kita tidak hanya menjadi gampang emosi, tetapi juga bisa membahayakan kesehatan jangka panjang. Ada banyak solusi potensial untuk menciptakan kualitas tidur yang baik, tetapi mengonsumsi madu adalah metode kuno dan teruji yang membantu membuat kita tidur dengan nyaman.

Menurut buku The Honey Prescription: The Amazing Power of Honey as Medicine, menjelaskan ada banyak budaya dan kebiasaan di seluruh dunia yang memiliki ritual pra-tidur tertentu yang menggunakan madu. Dari orang Eropa yang minum susu hangat dan madu sejak Abad Pertengahan hingga orang-orang di Meksiko yang menyeruput teh chamomile hangat dengan madu sebelum tidur. Ada banyak teori tentang mengapa meminum madu dapat membantu kita beristirahat lebih baik.

Menurut apoteker dan peneliti Mike McInnes (melalui The Honey Prescription), beberapa sendok madu pada waktu tidur menyebabkan pankreas melepaskan insulin, yang pada gilirannya, mengirimkan triptofan ke otak. McInnes mencatat bahwa ini menyebabkan serotonin dikonversi menjadi melatonin di kelenjar pineal, membantu kita tertidur lelap.

Menurunkan kadar kolesterol LDL

Ada beberapa jenis kolesterol yang ditemukan dalam tubuh manusia, tetapi ketika kita mendengar inisial LDL, kita tahu itu adalah jenis kolesterol yang buruk. Kadar kolesterol LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri jantung, yang pada akhirnya meningkatkan potensi serangan jantung dan stroke. Ada banyak cara untuk mencegah penumpukan itu, baik itu melalui obat, olahraga, atau diet. Secara khusus, madu berpotensi membantu menurunkan LDL dalam sistem.

Dalam sebuah studi tahun 2009, ditemukan bahwa peserta riset yang mengkonsumsi madu memiliki BMI lebih rendah, dimana ini berkorelasi dengan angka LDL yang lebih rendah. Partisipan wanita yang mengonsumsi larutan gula mengalami peningkatan kadar LDL, sementara wanita yang makan madu tidak.

Sebuah studi 2013 tambahan menyimpulkan, konsumsi madu alami secara signifikan membatasi kenaikan glukosa darah bersama dengan penurunan yang signifikan dalam kadar kolesterol total, LDL dan trigliserida, dan meningkatkan HDL pada orang dewasa muda yang sehat.

Meredakan gejala refluks asam yang menyakitkan

Asam lambung tidak hanya merupakan gejala yang menjengkelkan karena harus bertahan setiap hari, tetapi juga bisa sangat menyakitkan. Menurut Mayo Clinic, gejalanya dapat berkisar dari sensasi terbakar di dada hingga benjolan di tenggorokan, nyeri dada, masalah menelan, atau bahkan regurgitasi. Dan itu dikenal sebagai pengganggu tidur.

Ini terjadi karena berbagai alasan, tetapi makan makanan yang digoreng, merokok, dan minum alkohol semuanya diketahui memperburuk masalah yang muncul ketika asam lambung naik di kerongkongan. Ada banyak obat yang dijual bebas tetapi salah satu yang terbaik dapat ditemukan di alam.

Dikenal karena sifat anti-inflamasi dan penyembuhan luka, madu berpotensi mengurangi gejala menyakitkan yang disebabkan oleh asam lambung yang mengganggu kerongkongan. Madu ternyata juga membantu karena lengket.

Menurut Indian Journal of Medical Research, madu memiliki kepadatan tinggi, viskositas tinggi, dan tegangan permukaan rendah, dan karenanya, dapat tinggal lebih lama di kerongkongan sebagai lapisan pada membran mukus. Jadi, jika refluks asam adalah masalah rutin dalam hidup Anda, makanlah madu segar.

Madu menyehatkan jantung

Antioksidan dalam madu mungkin terkait dengan pengurangan risiko penyakit jantung. Madu mengandung flavonoid, dan flavonoid berfungsi sebagai antioksidan. Sebuah tinjauan 2010 dalam Jurnal Afrika Obat Tradisional, Pelengkap dan Alternatif dipaparkan bahwa flavonoid mengurangi risiko penyakit jantung koroner dengan tiga tindakan utama: meningkatkan vasodilatasi koroner, mengurangi kemampuan trombosit dalam darah untuk membeku, dan mencegah lipoprotein densitas rendah (LDL) teroksidasi.

Jadi, jika Anda makan madu setiap hari, Anda bisa menguatkan organ jantung Anda.

Meningkatkan daya ingat otak

Menurut Harvard Health, apa yang kita makan mungkin berdampak pada kemampuan kita untuk mengingat dan kemungkinan kita terkena demensia seiring bertambahnya usia. Pola makan berdampak pada kesehatan otak dengan berbagai cara.

Seperti kita ketahui, kolesterol LDL adalah unsur jahat dalam hal kesehatan jantung. Francine Grodstein dari Harvard Medical School mengatakan bahwa kita tahu LDL itu buruk untuk jantung, dan sekarang ada banyak bukti bahwa itu juga buruk bagi otak kita. Ternyata kolesterol bisa menumpuk menjadi plak di otak, berpotensi menyebabkan penyakit seperti Alzheimer.

Untungnya, madu dapat membantu menurunkan kadar LDL pada manusia ketika dikonsumsi secara teratur, seperti yang dipaparkan pada sebuah studi 2013. Dan karena kadar LDL yang tinggi juga berkontribusi terhadap kemungkinan stroke, itu juga dapat secara serius merusak fungsi otak.

Menjaga kesehatan usus

Dikenal memiliki sifat antibakteri, madu dapat membantu membersihkan saluran pencernaan dari unsur-unsur yang tidak diinginkan, bahkan mampu melindungi tubuh terhadap bakteri E. coli dan salmonella. Selain itu, mengganti gula dengan madu dalam makanan olahan dapat menghambat efek berbahaya dan genotoksik dari mikotoksin, dan meningkatkan mikroflora usus.

Madu juga telah terbukti melawan Helicobacter pylori, penyebab utama dispepsia dan tukak lambung pada manusia. Ini karena madu secara alami mengandung hidrogen peroksida. Fakta menjelaskan bahwa hidrogen peroksida yang merupakan komponen madu ada di sana karena lebah memiliki enzim yang disebut glukosa oksidase di perut mereka yang mereka transfer ke madu.

Ketika para lebah meludahkannya ke dalam madu, itu berubah menjadi hidrogen peroksida, yang, pada gilirannya, menjaga madu terhadap gangguan bakteri.

Madu untuk menangkal batuk

Obat kuno madu dan lemon untuk menangkal batuk dan menenangkan sakit tenggorokan ditemukan di seluruh dunia, dan masih menyebar di zaman modern. Dalam sebuah penelitian 2010, madu ditemukan sebagai penekan batuk yang lebih efektif daripada obat batuk kuat dextromethorphan (DM) dan diphenhydramine (DPH).

Mengurangi kecemasan dan menenangkan saraf

Selama berabad-abad, manusia telah menggunakan madu untuk menghilangkan stres, bahkan dengan menambahkannya ke susu hangat sebagai bantuan sebelum tidur. Ada banyak sekali minuman pelepas stres dari seluruh dunia yang memasukkan madu sebagai bahan utama, termasuk minuman ashwagandha dan Moon Milk yang diisi kunyit.

Mendorong sistem kekebalan tubuh

Minum madu setiap hari dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita. Begitu banyak faktor yang dapat berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh yang terganggu seperti kurang tidur, pola makan yang tidak tepat, perjalanan, stres, dan kesehatan usus yang buruk. Kita tahu bahwa madu memiliki sifat yang membantu meringankan beberapa faktor tersebut.

Selain itu, menurut Tracie Abram – pendidik manajemen dan pencegahan emosi dan penyakit sosial di Michigan State University – yang menulis tentang madu di blog MSU, mengatakan bahwa madu adalah pembangun sistem kekebalan tubuh dan memiliki antioksidan, anti-bakteri dan anti-bakteri sifat tumor.


Nah, demikianlah segudang manfaat madu yang bisa Anda peroleh dengan mengkonsumsinya secara teratur setiap hari. Satu sendok teh madu setiap hari yang dikonsumsi langsung maupun dicampur dalam minuman tertentu akan memberi manfaat yang efektif untuk vitalitas dan kesehatan tubuh kita.

Leave a Reply