4 Lambang Cinta dalam Dunia Tumbuhan

Cinta merupakan sebuah perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Cinta hanya bisa dirasakan dengan hati, namun tanda dan reaksinya dapat kita tebak dari ekspresi setiap gerak tubuh, baik itu mata, tangan, bibir, detak jantung atau pun raut muka.

Untuk menyatakan bahwa dirinya sedang dalam masa jatuh cinta dan menyukai seseorang, biasanya yang dilakukan dengan memberi sesuatu sebagai tanda atau lambang cinta. Tanda lambang cinta di dunia beraneka ragam jenisnya, tergantung kebudayaan masing-masing bangsa. Ada yang berupa permata, cincin, hadiah burung, dan sebagainya termasuk juga yang berbahan dari tumbuh-tumbuhan (flora). Berikut adalah empat tanda atau perlambang cinta yang berupa bagian dari tumbuhan-tumbuhan:

Daun Ivy

daun ivyDaun Ivy merupakan salah satu lambang cinta yang dipakai oleh bangsa Yunani dan Romawi Kuno. Ivy adalah sebuah tanaman rambat yang memiliki nama laitn Hedera helix. Daun Ivy yang berbentuk hati dan selalu merona hijau tersebut dianggap sebagai daun keabadian (evergreen) yang tepat untuk melambangkan cinta dan kasih sayang.

Batang (sulur) yang merambat dianggap sebagai simbol gairah hidup. Pada zaman dulu, daun ivy sering diletakkan di atas batu nisan sebagai tanda cintanya abadi walaupun maut telah memisahkan.

Bunga Mawar

Bunga, bagi wanita merupakan lambang keindahan. Pada umumnya wanita suka dengan bunga sebagai makna kelembutan. Lembut, harum dan indah yang tersirat dalam kesan bunga, menjadikan sekuntum bunga dianggap sebagai lambang cinta yang tepat untuk mewakili sebuah rasa cinta, karena saat kita jatuh cinta juga akan merasakan kesan yang lembut, damai, dan indah. Bunga yang paling umum digunakan sebagai simbol cinta masyarakat dunia adalah bunga mawar. Walaupun berduri tetapi tetap menarik hati.

Buah Apel

Siapa yang tidak kenal dengan buah apel. Buah renyah ini menjadi simbol cinta sejak zaman Yunani kuno. Apel juga melambangkan gairah hidup dan kesuburan. Dahulu kala apel populer dijadikan hadiah pernikahan. Mitologi Yunani menceritakan bagaimana dewa Yunani Dionisius menawarkan apel ke Aphrodite agar dapat meraih kasih sayangnya.

Bangsa Celtic percaya bahwa apel mewakili cinta abadi karena buah tersebut bisa bertahan lama setelah dipetik. Di Cina, apel dikaitkan dengan kasih sayang dan pemujaan terhadap cinta yang mendalam.

Daun Maple

Daun Maple merupakan daun yang bentuknya sangat cantik, seperti daun anggur. Daun Maple yang juga terdapat pada bendera Kanada adalah daun yang identik dengan musim gugur. Meskipun kurang dikenal, daun maple telah lama menjadi simbol cinta di seluruh Asia, terutama di Jepang dan Cina.

Di negara Jepang ada sebuah tradisi Momojigari, yaitu tradisi untuk menyaksikan perubahan warna pada daun maple ketika musim gugur tiba. Di Amerika Utara, daun maple digunakan untuk menghiasi tempat tidur untuk mendorong tidur yang lelap serta keindahan (kenikmatan) cinta.

Leave a Reply