Gejala Sakit pada Bagian Telapak Kaki, Jangan Diremehkan!!!

Sakit pada kaki akan sangat mengganggu kehidupan kita sehari-hari. Apalagi jika itu di rasakan ketika kita bangun dari tidur, pasti akan sangat mengganggu. Tidak hanya itu, berdiri terlalu lama juga sering kali akan membuat telapak kaki terasa sakit. Namun, kebanyakan orang sering mengabaikan kondisi ini, dengan alasan akan sembuh dengan sendirinya. Padahal, telapak kaki sakit seharusnya tidak boleh diremehkan. Bisa jadi rasa sakit itu merupakan tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Kaki adalah struktur kompleks yang terdiri dari 26 tulang, ligamen, tendon dan otot di mana semua bekerja sama untuk menjaga tubuh bergerak dengan baik. Kaki lebih cenderung sakit dan terluka karena tidak hanya bertanggung jawab untuk menghasilkan gerakan tetapi harus mendukung atau mengakomodasi berat badan Anda saat berjalan setiap hari.

kaki sakitUntuk itu Anda harus menjaga kesehatan kaki dengan baik, agar tidak terjadi suatu hal yang tidak di inginkan. Mungkin terkadang Anda merasakan sakit pada kaki atau telapak kaki atau bahkan sampai sulit untuk di gerakkan. Tetapi karena ini sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat (ada banyak orang yang merasakannya) sehingga beberapa dari mereka seakan mengabaikannya dan menanggap ini hal yang biasa. Mulai sekarang jangan anggap remeh! Karena bisa saja itu merupakan pertanda adanya masalah pada kaki Anda. Mari kita lihat gejala sakit pada kaki atau telapak kaki.

1. Sakit di Bagian Tumit

Plantar fasciitis
Seperti yang dijelaskan di atas, disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada bagian ligamentum halus yang menghubungkan tumit dengan jari-jari kaki di jari-jari kaki. Seringkali, telapak kaki akan terasa sangat sakit di pagi hari ketika bangun dari tidur.

Heel spur
Ini adalah kelebihan tulang yang tumbuh secara tidak normal di bagian bawah tumit. Hal ini dapat terjadi ketika Anda mengenakan sepatu dengan ukuran yang salah, jalan yang tidak benar atau postur tubuh atau dari aktivitas lain seperti berlari. Kelebihan tulang akan membuat panggul terasa sakit saat berjalan atau berdiri. Siapa saja dengan kaki datar cenderung memiliki tumit tumit yang menyakitkan.

Stone bruise / memar memar
Di bagian dalam lapisan lemak sekitarnya dari tumit. Ini terjadi karena cedera akibat dan juga bisa terjadi setelah tersandung benda keras. Rasa sakit itu seperti berjalan di atas kerikil dan ia akan pulih sedikit demi sedikit.

Patah di tumit
Karena cedera akibat benturan tinggi seperti jatuh dari titik-titik tinggi atau kecelakaan mobil. Tulang di tumit tidak hanya rusak tetapi bisa hancur. Nyeri tumit, memar, bengkak dan kesulitan berjalan adalah gejala utamanya.

2. Sakit di Bagian Kaki

Gout arthritis
Sakit pada telapak kaki juga bisa diakibatkan oleh penumpukan kristal asam urat pada sendi yang menyebabkan peradangan. Sakit yang diakibatkan kondisi ini sering kali menyerang mendadak dengan rasa sakit yang parah. Sendi yang terkena akan terasa panas dan membengkak.

Keadaan ini biasanya tidak membaik bahkan saat istirahat sekalipun. Gout perlu ditangani dengan obat pereda sakit dan kompres es. Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Namun, bukan berarti gout tidak bisa dialami oleh kaum hawa. Wanita akan menjadi lebih rentan terhadap gout setelah mengalami menopause.

Bunion
Kemunculan benjolan tulang pada sendi di jempol kaki juga bisa menjadi penyebab telapak kaki sakit. Kondisi yang disebut bunion atau bintal kaki ini terjadi ketika jempol kaki menekan jari kaki lainnya. Ciri umum bunion adalah adanya rasa sakit dan kulit yang memerah di atas tonjolan sendi jempol kaki.

Terbentuknya bunion kemungkinan dipicu oleh pemakaian sepatu yang terlalu sempit. Penyebab lain yang mungkin menyebabkan bunion adalah cacat bawaan pada struktur kaki atau terkena arthritis. Itu terjadi karena masalah yang berhubungan dengan sendi untuk jari kaki dan ini biasanya sering di alami oleh para orang tua.

Hammertoe
Itu terjadi ketika jari-jari kedua, ketiga dan keempat melengkung berada di sendi tengah, membentuk seperti palu. Hal ini juga dapat terjadi karena ketidakseimbangan otot yang terjadi pada atlet yang biasa memakai sepatu ketat.

Metatarsalgia
Rasa sakit seperti terbakar atau nyeri pada bagian depan kaki secara medis biasa disebut metatarsalgia. Jenis gangguan ini akan memburuk jika penderitanya sering berjalan-jalan, memiliki kelebihan berat badan, melakukan olahraga berat, serta memakai sepatu yang sempit dalam jangka waktu yang relatif lama. Nyeri ini disebabkan oleh peradangan yang berdekatan dengan jari-jari kaki. Mengenakan sepatu yang tidak sesuai ukurannya adalah penyebab utama, tetapi juga dapat terjadi dari kegiatan seperti berlari atau melompat.

Gangguan ini patut diwaspadai oleh para lansia karena mereka lebih rentan terkena metatarsalgia. Kebanyakan kasus metatarsalgia dapat dengan mudah ditangani dengan obat pereda sakit, istirahat, mengompresnya dengan es, dan menggunakan sepatu khusus yang dapat menopang kaki dengan baik.

Neuroma Morton
Penyakit ini menyebabkan penebalan jaringan di sekitar saraf dekat bagian bawah jari kaki. Anda akan merasa mual dan merasa mati rasa pada jari-jari kaki. Sangat umum pada wanita karena memakai sepatu hak tinggi atau sepatu ketat.

Sesamoiditis
Itu terjadi ketika tendon di sekitar tulang sesamoid telah terluka dan membentuk peradangan. Penyakit ini biasanya terjadi pada para pelari dan penari balet.

Keseleo dan tegang otot
Banyak sekali keluhan terkait sakit telapak kaki yang disebabkan oleh keseleo dan otot tegang. Cedera ini umumnya terjadi ketika seseorang mengubah arah atau kecepatan secara mendadak, bertabrakan saat olahraga, atau jatuh. Sakit di telapak kaki akibat keseleo dan otot tegang seringkali menyebabkan pembengkakan, memar, nyeri, dan pincang. Seseorang yang mendapatkan cedera ini terpaksa berjalan pincang agar keseimbangan berat badan pada kaki tetap terjaga.

Rheumatid arthritis
Rheumatid arthritis terjadi karena peradangan kronis yang umumnya menyerang sendi kecil di tangan dan kaki, dan menyebabkan pembengkakan pada sendi. Pembengkakan yang terjadi akan terasa sakit, dan jika dibiarkan akan mengakibatkan pengikisan tulang serta kelainan bentuk sendi.

Gangguan ini terjadi akibat kelainan pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Selain sendi, jaringan lain yang juga bisa mengalami peradangan pada rheumatoid arthritis adalah kulit, mata, paru-paru, dan pembuluh darah. Perempuan berusia 40 tahun ke atas adalah kelompok yang paling rentan mengalami kondisi ini.

Kapalan
Banyaknya kontak dengan tanah atau lantai bisa membuat lapisan telapak kaki menebal sehingga terjadilah kapalan. Meski hal tersebut adalah mekanisme kulit untuk melindungi diri dari gesekan dan tekanan, terkadang justru membuat telapak kaki sakit. Untuk mencegahnya, sebaiknya hindari sepatu atau aktivitas yang menyebabkan kapalan.

Gunakan sepatu dengan ukuran yang sesuai dan nyaman untuk mencegah kapalan. Bagi mereka yang menderita diabetes, gangguan ini tidak boleh diremehkan. Sebab, aliran darah yang buruk pada penderita diabetes bisa memicu terjadinya komplikasi, seperti infeksi dan ulkus, akibat gesekan.

Hak tinggi dan sepatu
Wanita yang gemar memakai sepatu hak tinggi, menumpu beban tubuh pada jari-jari kaki, sehingga menyebabkan rasa sakit. Selain sepatu hak tinggi, ketidaksesuaian antara bentuk kaki dan sepatu yang digunakan juga bisa menyebabkan kaki sakit atau cedera. Aktivitas olahraga yang menggunakan kaki dalam intensitas tinggi juga bisa membuat telapak kaki terasa sakit, apalagi jika tidak didukung oleh pemakaian sepatu olahraga yang tepat.

3. Sakit di Kaki Tengah

Flat foot
Itu terjadi karena arch telah menjadi datar dan menyebabkan rasa sakit dan masalah lainnya. Anda juga bisa mengalami masalah dengan kaki, lutut, pinggul atau punggung karena telapak kaki Anda mengarah pada perubahan cara Anda berjalan.

Perawatan fisioterapi sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan, memastikan hasil yang optimal dan mengurangi kemungkinan nyeri yang berulang.

Fisioterapis akan mengevaluasi kaki Anda, membantu Anda untuk menghilangkan rasa sakit, meningkatkan fleksibilitas otot, meningkatkan kekuatan otot, dan membantu Anda untuk mendesain ulang aktivitas harian Anda ketika gejala semakin membaik.

Kondisi Yang Biasanya Menyebabkan Seseorang Sakit pada Kaki atau Telapak Kaki

  • Kaum wanita biasanya lebih sering terkena dibandingkan para pria
  • Memiliki usia antara 40-60 tahun
  • Pekerjaan yang dapat membuat beban pada kaki (berdiri terlalu lama)
  • Pelari jarak jauh (atlet)
  • Hamil tua juga dapat menjadi penyebab telapak kaki sakit
  • Obesitas (kegemukan pada badan)

Tindakan Pencegahan

Pada kebanyakan kasus, rasa sakit pada kaki dapat dicegah, terutama jika Anda sangat aktif selama periode tertentu. Selalu gunakan alas kaki yang sesuai setiap kali Anda akan melakukan kegiatan fisik, seperti berolahraga. Kebanyakan jenis olahraga memerlukan sepatu yang dirancang khusus, jadi pastikan Anda menggunakan tipe dan ukuran yang tepat.

Hal yang sama juga berlaku pada lingkungan kerja Anda. Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda untuk menggunakan kaki Anda sepanjang waktu, pastikan Anda mengenakan sepatu yang nyaman. Biasanya sebagian wanita diharuskan untuk mengenakan sepatu dengan hak tinggi selama berada di lingkungan kantor, namun sepatu jenis ini dapat memberikan tekanan yang luar biasa pada kaki. Pastikan Anda hanya mengenakan sepatu jenis ini hanya saat diperlukan.

Perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengatasi rasa sakit pada kaki. Jika Anda menderita encok, maka Anda harus menghindari makan makanan yang mengandung banyak asam urat, disamping mengkonsumsi obat-obatan. Hal yang sama berlaku untuk diabetes. Perubahan pola diet dapat membantu mengatasi gejala diabetes.

Perubahan gaya hidup lainnya adalah dengan berolahraga secara teratur. Melakukan gerakan yang sama berulang-ulang dapat membuat kaki Anda menjadi terbiasa dengan gerakan tersebut. Jika Anda bukan termasuk orang yang suka bergerak namun kemudian memutuskan untuk melakukan kegiatan fisik yang cukup berat, maka kaki Anda akan menerima banyak sekali tekanan.

Dampak yang Akan Dialami Ketika Nyeri pada Kaki

sakit telapak kakiSakit kaki perlu disembuhkan dengan segera. Jika tidak, maka itu akan dapat mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari kita. Di antara dampak negatif dari nyeri kaki adalah:

  • rutinitas keseharian menjadi terganggu
  • tidak bisa pergi ke tempat yang kita inginkan
  • mengalami kenaikan berat badan (karena jarang berjalan)
  • akan menjadi penyakit yang tahan lama
  • tidak bisa berdiri lama-lama dan tentunya produktivitas kerja akan menjadi berkurang tentunya

Karena itu kita harus menjaga kaki kita dengan sebaik mungkin. Agar tidak terjadi suatu hal yang tidak kita inginkan, jangan sampai terlambat dan menyesal pada akhirnya.

Pengobatan Awal yang Bisa Anda Lakukan untuk Menangani Telapak Kaki yang Sakit

Pengobatan pada kaki atau telapak kaki yang sakit, yang bisa Anda lakukan di rumah atau sebagai pertolonagn pertama adalah sebagai berikut:

  • Dapat menerapkan kompres es pada telapak kaki sakit selama 15 menit -20 menit
  • Kurangi aktivitas ataupun olah raga (selama Anda merasakan sakit)
  • Gunakanlah bantalan yang terdapat lengkungan di sepatu
  • Gunakan alas kaki yang empuk (hindari sandal refleksi)
  • Selalu gunakan alas kaki ketika berjalan di daerah berbatu atau lantai yang tidak rata.
  • Latihan peregangan juga dapat membantu dalam mengurangi sakit
  • Dengan meminum obat anti inflamasi ( ibuprofen atau naproxen)

Waspadai kondisi-kondisi yang menyebabkan telapak kaki atau bagian dari kaki terasa sakit. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda sudah merasa terganggu dengan kondisi yang dialami, atau jika rasa sakit yang Anda rasakan membuat Anda tidak dapat melakukan apapun, maka rasa sakit tersebut dapat dikategorikan sebagai parah.

Tergantung pada tingkatan rasa sakit yang Anda rasakan, jika rasa sakit tidak membaik setelah Anda melakukan beberapa pengobatan rumahan di atas, pastikan Anda menemui dokter karena gejala-gejala tersebut dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda. Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab utama dari rasa sakit yang Anda rasakan. baik karena kaki Anda terasa sakit saat berjalan atau karena susah digerakkan.

Leave a Reply