11 Tips Menjadi Wanita Karir Sekaligu Ibu Yang Baik

Tetap bekerja serta menjadi ibu yang baik sangatlah mudah untuk di ucapkan. Tetapi saat kita menjalaninya, itu tidak akan semudah yang kita bayangkan. Menjadi seorang ibu rumah tangga saja, sudah cukup menguras tenaga kita, karena ada banyak tanggung jawab serta pekerjaan yang harus kita lakukan. Terus bagaimana jika keadaan mengharuskan kita untuk membantu perekonomian keluarga? Walaupun terasa berat, namun faktanya ada banyak wanita yang berhasil untuk menjalaninya. Menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir bukanlah hal yang mudah untuk di lakukan. Pembagian peran dan waktu antara pekerjaan rumah tangga dan karir menjadi hal yang harus dihadapi setiap hari.

Saat Anda dihadapkan pada dua pilihan yaitu memilih antara menjadi ibu rumah tangga full-time atau menjadi wanita karir? Mungkin akan terasa lebih mudah ketika kita harus memilih salah satunya. Akan tetapi di saat kita dihadapkan oleh persoalan keharusan untuk menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir maka konsekuensinya akan terasa lebih berat, karena kita memerlukan persiapan fisik dan mental yang prima tentunya.

ibu karirAda beberapa solusi yang bisa dilakukan oleh ibu pekerja untuk memastikan kondisi anak-anak di rumah baik-baik saja sementara dia tetap bekerja di kantor. Beberapa ada yang memilih menggunakan pengasuh anak, pembantu yang bertugas mengawasi kegiatan anak-anak di rumah dan di sekolah. Bahkan ada juga yang menitipkan anak kepada orang tua dan sebagainya. Tetapi kondisi ini justru membuat Anda harus menerima jika anak-anak justru merasa lebih dekat dengan pengasuh, si Bibi, Mbok, si Mbak, Nenek atau Tante dibandingkan dengan Anda ibunya. Dan ini juga tidak akan baik nantinya.

Sebuah julukan sebagai “super mom” memanglah patut di tujukan kepada para wanita yang berhasil dalam karir dan juga rumah tangganya. Namun ketika Anda mengorbankan salah satunya, itu menjadi lain persoalan. Itu tergantung pada individu masing-masing. Tapi disini kami tidak membahas tentang hal itu, karena kami tidak menyarankan Anda untuk memilih. Namun di sini kami membahas tentang bagaimana caranya untuk melakukan dua hal tersebut secara beriringan, persis seperti siang dan malam sehingga lengkap menjadi satu hari.

karena adanya tuntutan kondisi keluarga, kita harus bisa untuk berperan ganda. Misalnya, karena keuangan keluarga yang tidak mencukupi (hasil dari suami saja tidak mencukupi), atau pisah dengan suami (di tinggalkan suami) sehingga masalah keuangan rumah tangga menjadi tanggungan sang super-mom. Bagaimanapun juga kita harus bisa menyeimbangkan antara karir dan juga peran kita sebagai seorang istri dan juga ibu. Tidak adanya keseimbangan dalam kehidupan pribadi dan kegiatan profesional dapat menyebabkan salah satunya berakhir dengan kegagalan.

Kegagalan dalam meraih posisi tertinggi di perusahaan tempat bekerja atau kegagalan di keluarga misalnya menelantarkan suami dan anak-anak. Jangan terlalu memikirkan kerasnya usaha yang akan Anda lakukan. Namun, berusahalah untuk selalu membanggakan diri karena kita mampu untuk melakukannya. Untuk itu akan kami berikan beberapa tips agar Anda berhasil untuk menjadi wanita karir serta ibu yang baik pula. Berikut tipsnya:

Mintalah Dukungan pada Seluruh Keluarga

Sulitnya meniti karir di tempat kerja sama halnya dengan kesulitan menjadi ibu rumah tangga yang ideal di dalam keluarga. Itulah sebabnya, mintalah dukungan suami dan anak-anak serta keluarga besar untuk memahami aktivitas Anda sebagai kedua peran. Mendapat dukungan dari keluarga akan membuat Anda lebih mudah untuk menjalani hari-hari yang mungkin cukup sulit untuk di lewati. Dengan bersama kita pasti bisa.

Mampu Mengatur Waktu

Anda dan keluarga dapat mengatur waktu yang baik agar dapat menyusun jadwal yang harmonis kemudian patuhi aturan waktu yang sudah disepakati bersama. Misalnya pada hari tertentu Anda mempunyai urusan kantor sehingga tidak bisa mengantar anak pergi les, maka buatlah jadwal agar suami Anda dapat menggantikan Anda.

Mampu Melakukan Peran Ganda

Caranya adalah saat di rumah curahkan sepenuhnya perhatian untuk mengurus rumah, sedangkan jika di tempat kerja maka fokuskan pada pekerjaan yang tengah kita jalani. Dengan demikian, Anda akan dapat menyelesaikan tugas rumah maupun kantor dengan lebih baik dan menunjukkan bahwa Anda mampu menjalani keduanya.

Memiliki Fleksibilitas dalam Menyelesaikan Masalah Rumah Tangga

Jangan membuat aturan yang kaku mengenai pekerjaan dalam rumah tangga. Misalnya, istri harus masak sedangkan suami harus mengantar anak ke sekolah. Memang benar bahwa pembagian pekerjaan rumah tangga harus adil, namun buatlah fleksibel, misalnya sesekali suami menyiapkan makanan entah itu dengan cara memasak atau membeli di luar, dan istri yang mengantarkan anak ke sekolah. Fleksibilitas ini penting mengingat kedua pihak sama-sama bekerja sehingga jika terlalu terpatok pada hal-hal yang baku justru akan menghambat karir ataupun tugas rumah tangga.

Adanya Saling Percaya

Sebagai ibu rumah tangga dan wanita karir tentu Anda memiliki aktivitas padat baik di rumah maupun di tempat kerja. Apabila Anda terpaksa harus pulang malam karena harus menyelesaikan pekerjaan, tetaplah berkomunikasi dengan suami, jelaskan apa saja aktivitas di kantor sehingga tidak muncul rasa curiga yang tidak pada tempatnya. Jika perlu, ajaklah suami untuk menjemput Anda di tempat kerja.

Persiapkan Rencana untuk Hal-hal Tak Terduga

Kadangkala, ada masalah di rumah yang bersamaan dengan masalah tugas kantor. Misalnya anak mendadak sakit atau pengasuh anak tiba-tiba sakit sehingga tidak ada yang menjaga anak di rumah, padahal deadline tugas kantor sudah dekat. Agar bisa kompromi antara masalah karir dan rumah tangga, maka utarakan permasalahan ini pada atasan agar mereka memahami kesulitan yang Anda hadapi. Jika Anda bersungguh-sungguh atasan Anda pasti akan mengerti akan keadaan Anda.

Belajar Untuk Berkata Tidak Pada Ajakan Teman

Belajarlah untuk berkata tidak pada ajakan teman-teman di kantor. Karena biasanya ajakannya sering sangat menggoda, ke mal, ke klub malam, atau ke restoran kesenangan. Itu pasti akan menyenangkan, tapi ingatlah berkumpul dengan keluarga di rumah akan jauh lebih menyenangkan. Lagi pula mereka pasti sudah menanti serta merindukan Anda. Jadi, cobalah berkata tidak, dan pilihlah waktu lebih untuk keluarga.

Tunjukan Rasa Sayang Kita Terhadap Anak

Sebaiknya jangan melupakan hal kecil tapi bermakna besar. Yaitu, ciuman hangat saat tidur untuk si kecil, bahkan meski ia sudah/masih tertidur pulas ketika Anda pulang larut atau pergi pagi hari akan memberikan ikatan batin yang akan menjaga hubungan Anda dengan si kecil.

Berilah Sebuah Alasan Yang Tepat Kepada Anak

Jika pada suatu ketika anak-anak bertanya kepada Anda, ” mengapa mama harus bekerja dan sering pergi” Disaat seperti itulah Anda bisa memberi alasan yang tepat agar mereka mengerti akan situasi yang sedang Anda jalani. Karena kadang-kadang ada beberapa anak yang salah mengerti akan apa yang Anda lakukan. Sering anak akan merasa jika dirinya tidak di sayangi. Peluk serta ciumlah dia, sambil berkata ” apa yang mama lakukan ini demi kalian” mama tidak ingin kalian merasa kekurangan.

Beri tahu mereka jika mereka membutuhkan makanan, beli mainan, untuk jajan, dan juga untuk sekolah. Yakinkanlah mereka jika papa dan mama sangat menyayangi kalian, karena itu mama dan papa bekerja keras, karena papa dan mama tidak ingin kalian hidup serba kekurangan. Dan ini semua juga untuk masa depan kalian nantinya. “Jadilah anak yang baik agar rasa capek papa dan mama tergantikan”

Menghabiskan Seluruh Akhir Pekan Bersama Keluarga

Hampir setengah hari setiap hari bekerja Anda dihabiskan di luar rumah, maka di saat ada waktu untuk berlibur sejenak tentu harus dihabiskan bersama keluarga. Usahakan tidak ada lembur atau pekerjaan yang mendesak yang harus dilakukan di akhir pekan. Buatlah akhir pekan menyenangkan, misalnya dengan memasak bersama, sekadar nonton TV bersama, atau melakukan kegiatan yang menyenangkan. Sebaiknya selalu menyempatkan waktu tersebut secara maksimal supaya terjalin ikatan kuat antara Anda, suami, dan anak.

Selalu Menjaga Kesehatan

Selalu menjaga kondisi tubuh dan bersikap rileks. Sebagai wanita karier dan ibu di rumah tangga, pastilah banyak pekerjaan yang akan menyita waktu. Untuk itu, kesehatan merupakan hal mutlak yang perlu dijaga. Makan makanan bergizi dan olahraga sejenak akan jadi solusi. Selain itu, bermeditasi atau santai sendirian sejenak, juga bisa melepas stres untuk meredam emosi. Karena jika Anda mampu menjaga kesehatan fisik maupun secara mental, maka sudah pasti Anda akan bisa berjaya di karir maupun di rumah tangga.

Semoga saja dengan 11 cara ini akan mampu menjadikan Anda seorang “Super Mom” yang sejati. Semoga Bermanfaat..

Leave a Reply