12 Tips Agar Anak Mau Tidur Di Kamarnya Sendiri

Setiap anak pasti akan merasa nyaman jika setiap saat bisa bersama orang tuanya. Baik itu jalan-jalan, ditemenin bermain, termasuk di saat tidur. Khususnya pada ibunya. Mungkin karena anak akan merasa aman jika selalu berada di dekat ibunya. Ketika mereka masih balita si wajar tapi gimana kalau ia sudah mulai beranjak besar? Mungkin pada awalnya kita sebagai orang tua juga merasa khawatir, was-was untuk melepas anak-anak tidur di kamarnya sendiri. Takutnya jatuh, takutnya ia merasa takut dan lain sebagainya.

Tidak hanya kita, mungkin sebagian anak juga akan merasa tidak nyaman saat mulai diajarkan untuk tidur sendiri, terutama bagi anak yang sebelumnya selalu tidur bersama orang tuanya dalam jangka waktu yang cukup lama. Mereka akan sangat tergantung pada kehadiran orang tuanya. Sehingga bukan perkara mudah untuk membuat mereka mau tidur di kamarnya sendiri. Akan butuh proses untuk itu, dan mungkin akan memakan waktu yang cukup lama bahkan sampai berbulan-bulan sampai anak benar-benar terbiasa tidur sendiri.

anak tidur

Untuk itu Anda dan pasangan juga harus mempersiapkan diri dengan kesabaran dan berbagai trik agar anak mau tidur di kamarnya sendiri. Akan ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mengajarkan mereka tidur di kamarnya sendiri seperti:

  • melatih kemandirian,
  • melatih keberanian,
  • menumbuhkan kepercayaan diri
  • bertanggung jawab
  • serta mengembangkan privasi anak yang nantinya membuat si kecil belajar menghargai privasi orang lain.

Para penelitian juga mengungkapkan bahwa sebenarnya, anak sudah bisa tidur terpisah dari orang tua ketika panjang tubuhnya sudah mencapai 35 inchi atau sekitar 87.5 cm yang dapat dicapai oleh anak berusia sekitar tiga tahun. Membiasakan anak tidur terpisah dari orang tua sebenarnya dapat dimulai sejak anak berusia dua tahun karena pada usia ini ego anak mulai berkembang. Mereka mulai punya rasa memiliki dan bisa diajarkan tentang ruang pribadi.

Mengajarkan anak untuk tidur di kamarnya sendiri sejak dini memang baik. Tapi Anda harus ingat caranya juga harus benar. Jangan sampai kita terkesan memaksa apa lagi sampai membentak, karena itu tidak akan baik untuk anak. Tapi jangan takut ataupun bingung karena disini akan kami berikan beberapa tips atau trik agar anak mau tidur di kamarnya sendiri dengan senang hati dan perasaan nyaman tentunya. Berikut tipsnya:

Tips 1
Siapkan kamar yang sangat nyaman untuk anak kecil. Tempatnya nyaman di dalam ruangan bukan hanya untuk tidur, tapi sebagai ruang bermain dan ruangan untuk bersiap-siap ketika berpakaian. Biasakan mereka untuk melakukan semua kegiatan di ruangan itu. Dan, beri tau mereka bahwa setiap barang yang berada di ruangan itu adalah miliknya, serta ajarkan mereka untuk menyimpan semua barangnya di dalam ruangan tersebut. Mereka harus mengetahui jika ruangan itu adalah tempat “privasi” mereka.

Tips 2
Ikuti tema anak untuk menghias ruangan itu. Misalnya, pakai warna cat dinding yang mereka sukai, tanyakan pada mereka gambar apa atau hiasan apa yang harus dipajang, tempat tidur yang bagaimana, dengan sprei tokoh kartun misalnya, meja dan kursi yang bisa diputar. Dengan begitu pasti mereka akan suka dan juga betah tinggal di kamar itu, karena suasananya sudah sesuai dengan keinginan mereka. Itu akan mempermudah langkah Anda untuk membuat mereka tidur di kamarnya sendiri.

Tips 3
tidur nyenyakBerikan anak anda beberapa “perlindungan” untuk membantu mereka melewati malam. Beberapa anak bisa bersikap baik ketika mereka tahu ada perlindungan yang bisa mereka diandalkan. Misalnya Anda bisa memberinya boneka besar yang bisa digunakan sebagai teman mereka saat tidur. Cara ini mampu membuat mereka merasa aman dan terlindungi. Anda bisa memilih atau menggunakan boneka-boneka binatang yang besar untuk mengganti keberadaan anggota keluarga yang lain. Dengan begitu, anak-anak Anda akan bisa tidur dengan nyenyak. Boneka atau mainan yang lain akan dapat menggantikan rasa nyaman yang mereka dapatkan ketika tidur dengan sang ibu.

Tips 4
Siapkan rak khusus untuk menyimpan mainan. Berorganisasi dengan baik. Itulah yang sedang dalam proses membuat masalah besar. Mengapa membayangkan berapa banyak mainan anak-anak.

Tips 5
Bagi anak-anak yang masih mengisap botol, persiapkan susu siap saji, air panas dalam termos dan air hangat di dalam botol untuk “siaga” tengah malam sampai menyeduh. Hal ini akan mempermudah kerja Anda, jadi Anda tidak perlu lagi bolak-balik ke dapur setiap saat.

Tips 6
Letakkan lampu tidur di ruang tidur anak. Jangan terlalu gelap, karena biasanya anak-anak akan merasa takut dengan kegelapan. Dengan adanya cahaya (tidak terlalu gelap) akan mampu membuat mereka untuk melawan teror malam yang mereka alami. Bagi beberapa anak, kegelapan bisa membuat ruangan yang familiar menjadi tempat yang sangat menyeramkan. Dan dengan adanya cahaya di kamar bisa membuat kamar menjadi lebih nyaman kembali bagi mereka. Bila perlu belilah lampu tidur yang lucu.

Tips 7
Sebelum tidur, pastikan anak-anak merasa aman, nyaman dan juga sehat. Bila perlu Anda bisa melakukan ritual sebelum tidur. Misalkan, Anda bisa mengajak mereka mandi dan membacakan cerita atau menyanyikan sebuah lagu sebelum tidur? Usaha ini bisa membuat mereka menjadi tahu bahwa waktu tidur telah tiba dan pikiran mereka telah dikondisikan untuk hal tersebut. Dengan begitu mereka akan merasa lebih aman, nyaman, dan juga sehat.

Tips 8
Atur waktu tidur yang tepat. Anak Anda akan susah tidur kalau jam biologisnya berantakan. Maka, Anda harus memastikan bahwa anak tidur pada waktunya. Jangan memaksanya untuk tidur terlalu cepat, tapi usahakan agar anak tidak tidur melampaui jam tidurnya. Jika anak sulit terlelap di malam hari, Anda bisa memotong atau memajukan jam tidur siangnya. Pastikan juga anak Anda sudah kenyang dan sudah ke kamar mandi sebelum tidur agar dia tidak menjadikan hal-hal ini sebagai alibi untuk keluar dari kamarnya di malam hari.

Tips 9
Hilangkan berbagai macam gangguan, gangguan ini bisa berupa suara-suara, kebisingan atau pun suara Anda berbicara di luar kamar. Apabila anak mendengar ada suara atau pun gangguan lainnya dari luar, mereka pasti akan sulit untuk tidur. Rasa penasaran dan alasan lainnya akan membuat mereka ikut keluar dari kamar dan mungkin kembali ke kamar Anda.

Tips 10
Hargai usaha anak supaya anak lebih semangat untuk belajar tidur sendiri, Anda bisa memberikan imbalan setelah ia berhasil tidur sendiri di kamarnya. Pastikan imbalan tersebut bersifat sederhana dan tidak terlalu berlebihan, misalnya dengan memberikan ciuman, pujian, dan ucapan terima kasih di pagi hari. Anda juga bisa menghidangkan menu sarapan favoritnya sebagai bentuk apresiasi. Dengan begitu, anak akan semakin terpacu untuk belajar tidur sendiri.

Tips 11
Jangan lupa sesekali “meninjau” kondisi anak di ruangan pada tengah malam. Untuk tugas itu Anda bisa bergantian dengan si ayah.

Tips 12
Tips terakhir, Tidak mudah membiasakan anak dengan sesuatu yang baru dalam hidup. Untuk itu bersabarlah. Usaha Anda mungkin saja tidak akan berhasil pada malam pertama. Untuk membuat anak anda tertidur di kamar mereka sendiri mungkin tidak semudah yang Anda bayangkan. Jadi teruslah untuk melakukan usaha-usaha yang telah di coba sebelumnya, jangan pernah berhenti sebelum anak anda betul-betul tertidur di kamarnya sendiri dengan nyaman.

Jika beberapa tips di atas Anda lakukan, pasti akan mempermudah langkah Anda untuk membuat anak tidur di kamarnya sendiri. Semoga berhasil..!!

Leave a Reply