Aneka Tempat Wisata Belanja Oleh Oleh di Bali

Berbelanja merupakan salah satu aktivitas paling menyenangkan saat liburan (itu pun kalau banyak uang, he..he..). Setelah anda liburan di Bali selama beberapa hari, kurang lengkap rasanya jika anda pulang tidak membawa oleh-oleh untuk keluarga atau teman-teman anda. Berlibur ke Bali memang sangat menyenangkan, suasana pantai dan panorama alam yang indah menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Sebagai bukti anda telah liburan ke pulau Bali, tentu anda harus membawa oleh-oleh khas Bali yang bisa anda beli di berbagai tempat di Bali, beberapa diantaranya adalah:

pasar seni bali
1. Pasar Seni Sukawati 
Pasar Seni Sukawati yang terletak di Desa Sukawati, Gianyar juga merupakan surga belanja oleh-oleh khas bali. Untuk mencapai tempat ini, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 40 menit dari Kuta. Barang-barang yang menjadi target wisatawan biasanya baju oblong bertuliskan Bali, bergambar barong, atau merk bir terkenal. Selain itu, barang seni kerajinan menjadi pilihan wisatawan sebagai oleh-olehnya. Yang unik di pasar ini adalah para pedagangnya. Biasanya para pedagang (wanita) menggunakan kamben dan selendang yang diikatkan di pinggangnya. 

Katanya..... jika simpul selendang pedagang diikatkan di depan berarti dia masih gadis, jika ikatan simpul selendang berada di samping, artinya statusnya sudah menikah, sedangkan selendang yang simpulya di belakang artinya dia janda. Tips berbelanja disini adalah pandai-pandai menawar untuk mendapatkan harga yang murah (sebuah baju kaos barong harganya Rp 15.000 sampai 30.000rupiah). Selain itu, jika anda berbelanja borongan, maka akan mendapat potongan harga yang bagus.

2. Joger 
Joger adalah produk kaos Bali yang hanya dijual di pulau Bali dan hanya punya satu toko yang terletak di Jalan Raya Tuban, kawasan Kuta. Nama “JOGER” diambil dari kata nama pemiliknya yaitu Joseph Theodorus Wulianadi dan sahabatnya karibnya, Mr. Gerhard Seeger, maka jadilah Joger. Toko kaos khas Bali ini menawarkan kaos-kaos unik dengan sablonan kata-katanya yang lucu dan aneh. 

Harga kaos dan souvenir seperti sandal, taplak meja, asbak, gantungan kunci relatif murah, namun ada juga yang mahal (maklumlah merk eksklusive). Joger sudah menjadi ikon untuk pasar fashion terutama baju kaos oblong di Bali. Tempat ini merupakan tempat yang tepat dalam berwisata belanja berupa barang-barang unik seperti arloji mundur, gantungan kunci aneh, sandal jumbo, dan lainnya.

3. Pasar Badung dan Kumbasari 
Pasar Badung dan pasar Kumbasari merupakan pasarnya masyarakat Denpasar. Kedua pasar ini terletak bersebelahan dan dipisahkan oleh sungai Badung. Kedua tempat ini merupakan pasar tradisional yang terletak di jalan Gajah Mada Denpasar. Pasar tradisional ini menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari. 

Pada lantai kedua, merupakan surganya oleh-oleh khas Bali seperti sandal jepit manik-manik, baju barong, table set, tatakan gelas, gantungan kunci, dan cinderamata lainnya. Tips berbelanja disini adalah menawar dengan harga yang termurah. Biasanya pedagang menjual dengan harga yang bisa 2-3 kali lipat dari harga normalnya. Jadi, pandai-pandailah menawar.

Oleh - Oleh Wisata Khas Buleleng (Bali Utara)

Sebagaimana yang Sobat telah ketahui, Bali merupakan pulau kecil yang terletak kawasan Asia Tenggara, di wilayah kepulauan Nusantara. Pulau Bali dibagi menjadi 8 kabupaten dan 1 kota madya. Menurut bentuk geografisnya, pulau Bali dibagi ke dalam empat wilayah bagian, yaitu Bali Selatan yang meliputi wilayah kabupaten Badung, Klungkung, Gianyar, Bangli dan Tabanan; kemudian Bali Timur mencakup kabupaten Karangasem, Bali Barat meliputi daerah kabupaten Jembrana, dan Bali Utara merupakan wilayah kabupaten Buleleng yang beribu kota Singaraja. 

Masing-masing wilayah tersebut ternyata memiliki keunikan tersendiri, baik dalam bentuk tradisi, budaya, dan keseniannya. Hal tersebut tidak terlepas dari pengaruh letak geografis dan iklimnya. Dalam hal kesenian, orang-orang Bali selatan memang merupakan ahlinya (paling jago). Banyak seniman yang lahir dan besar dari wilayah Bali selatan. Barang kerajian dan kesenian yang memiliki estetika tinggi (misalnya patung, lukisan, kerajinan perak, kain tenun) banyak diproduksi di Bali selatan, khususnya di kabupaten Gianyar dan Klungkung. 

Jika anda berwisata ke wilayah Bali selatan, anda bisa membeli oleh-oleh berupa barang kerajinan dan kesenian dengan harga puluhan ribu rupiah hingga oleh-oleh yang berharga puluhan juta rupiah. Namun, jika anda sempat berwisata ke wilayah Bali utara (Buleleng), barang apa yang anda beli untuk oleh-olehnya? Banyak jenis oleh-oleh yang bisa anda dapatkan di kabupaten ini, mungkin ada tiga saran yang bisa saya utarakan di sini, yaitu:

Anyaman Lidi 
Kerajinan anyaman lidi khas Buleleng mulai banyak diminati oleh wisatawan asing, seperti tourist Jerman, Kanada, Jepang, Australia, Korea dan China. Kerajinan anyaman lidi merupakan kerajinan tangan yang unik dan indah. Kerajinan anyaman ini dibuat dari lidi pohon aren/kelapa dan pembuatannya masih tradisional. Mereka merendam lidi-lidi tersebut di dalam air selama sehari kemudian menjemurnya hingga kering. 

Langkah selanjutnya mewarnai lidi-lidi tersebut dengan cat atau pewarna alami. Setelah itu, mereka merangkainya menjadi souvenir cantik berupa tas, lampu hias, piring, tempat tisu, keranjang buah, dan bentuk lainnya. Untuk mendapatkan kerajinan anyaman lidi, anda bisa membelinya di toko-toko souvenir di buleleng dengan harga sekitar 50.000 rupiah.

Dodol Penglatan (Jajajan) 
Dodol adalah salah satu jenis jajanan tradisional bangsa Indonesia. Dodol terbuat dari adonan tepung beras ketan, gula, dan santan yang dimasak dalam penggorengan besar selama 3-5 jam. Dodol yang paling terkenal adalah Dodol Garut (Jawa), namun dodol penglatan juga tidak kalah enaknya. Untuk membeli dodol ini, anda harus berkunjung ke desa Pengalatan, sekitar 8 km dari kota Singaraja. Dodol Penglatan adalah jajanan yang legit dan manis, dibungkus dengan kulit jagung yang higienis, sehingga terlihat sangat tradisional. Harga perkilogramnya sekitar 30.000 rupiah.

Mutiara 
Kabupaten Buleleng memang lebih dikenal sebagai sentral industri perikanan. Di Buleleng juga banyak terdapat lahan tambak ikan, udang dan juga budi daya kerang mutiara. Jika anda berwisata ke Bali Utara, mutiara produksi laut Bali bisa menjadi pilihan yang menarik untuk oleh-olehnya. Di wilayah pesisir kecamatan Gerokgak, banyak tempat yang memproduksi mutiara. Harga sebuah mutiara beraneka ragam, tergantung ukuran, bentuk, warna dan kilaunya. Sebuah kalung mutiara bisa berharga puluhan hingga ratusan juta rupiah. Jadi, siap-siaplah membawa uang yang banyak.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait