Ulun Danu Bratan, Pura Klasik di Tengah Danau

Panorama Pura Ulun Danu Bratan merupakan salah satu ikon wisata pulau Bali. Keindahan kuil ini sering digambarkan dalam lukisan dan foto. Ulun Danu Bratan terletak di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, sekitar 80 kilometer dari kota Denpasar. Lokasi pura ini termasuk kawasan wisata Bedugul. Seperti namanya, pura ini terletak di hulu danau Beratan. Kata "Ulun" berarti hulu, Danu yang berarti danau, dan Bratan adalah nama danau ini yang berarti "menahan diri/hawa nafsu" menurut bahasa Sansekerta.

Pura Ulun Danu Bratan diklasifikasikan sebagai Dang Hyang Kahyangan dan ditujukan untuk memuja Dewa Wisnu (penguasa air), Dewi Sri (dewi pertanian), dan juga untuk menyembah Dewa Siwa.

pura danau beratan
Sejarah pembangunan Pura Ulun Danu Bratan belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan babad kerajaan Mengwi, pura ini didirikan sekitar tahun 1634. Dalam kompleks candi, ada beberapa bangunan yang memiliki tingkat atap yang berbeda. Bangunan dengan susunan atap tingkat sebelas adalah bangunan tertinggi sebagai simbol Dewa Wisnu.

Dalam kompleks pura Ulun Danu Beratan, terdapat juga sebuah artefak kuno yang berasal dari zaman megalitik (sekitar 500 tahun SM). Artefak kuno tersebut terletak di depan halaman pura, di sebelah kiri yang berupa sarkofagus dan papan batu.

Jika Anda mengunjungi kawasan pura Ulun Danu Beratan, Anda akan melihat pemandangan yang menakjubkan. Taman yang indah, atmosfer danau yang tenang, udara yang sejuk, pesona kuil klasik, dan bukit-bukit hijau akan membuat Anda merasa damai.

Anda juga dapat melakukan kegiatan lain, seperti menyusuri danau dengan perahu tradisional milik nelayan. Makan siang di restoran di sekitar danau Bratan adalah hal yang Anda tidak boleh terlewatkan ketika traveling ke Ulun Danu Bratan.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait