Penyebab dan Cara Mengatasi Sendawa Berlebihan

Kenapa kita bersendawa atau belching? Sifat bahan yang mengalir dalam tubuh manusia harus mengalir dari atas ke bawah. Ia harus mengalir berdasarkan gravitasi. Ketika kita makan dan minum, tubuh yang normal akan mendorong segalanya ke bawah. Bagian yang terlibat membantu proses ini adalah seluruh saluran pencernaan dari mulut ke usus.

Gerak Peristaltik
Peristaltik adalah proses kontraksi dan ekspansi otot untuk menggerakkan objek dalam sebuah saluran gizi. Efek peristaltik yang paling signifikan terjadi di kerongkongan. Sebenarnya saluran pencernaan kita bukanlah seperti pipa yang selalu terbuka. Ini adalah saluran yang tertutup dan akan memungkinkan makanan melewatinya melalui proses peristaltik.

sendawa
Fenomena Peristaltik Sungsang (Terbalik)
Bila terjadi peristaltik dalam bentuk yang terbalik, maka itu menunjukkan kebingungan sinyal untuk menggerakkan otot. Sistem sympathetic alami seharusnya akan mendorong makanan ke bawah, tetapi terpaksa bertarung untuk menerima sinyal untuk menolak makanan ke atas. Beberapa akibat wujud dari fenomena ini adalah: 1). Muntah dan 2). Sendawa.

Kedua kondisi ini adalah sesuatu yang tidak normal. Organ utama yang terpengaruh ketika mengalami muntah dan bersendawa adalah bagian Tyroid.

Sendawa Berlebihan
Banyak beranggapan sendawa itu adalah membebaskan gas yang tidak baik (atau biasa disebut buang angin). Sebenarnya fakta ini tidak tepat. Tidak ada angin yang dibuang ketika sendawa. Selama sendawa, saluran fenomena peristaltik terbalik terjadi akibat gangguan sinyal saraf.

Buang angin yang nyata adalah melalui usus (kentut), bukan melalui mulut. Ketika angin dibuang melalui usus, maka itu artinya gas yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan disingkirkan. Ketika itu tubuh akan bertenaga karena jumlah pertumbuhan sel dorman (sel hidup yang berfungsi seperti normal) telah meningkat akibat bebas dari gas yang tidak diperlukan. Sebaliknya, sendawa tidak akan memberi setiap kelegaan tersebut.

Cara mengatasi sendawa berlebihan

1. Cobalah hindari sengaja bersendawa.
2. Cobalah untuk membayangkan angin keluar melalui cara normal yaitu melalui usus.
3. Memijat dengan cara yang tidak tepat akan mengganggu sinyal saraf sampai mengakibatkan sendawa.

Sendawa Sedu (Cegukan)
Ini adalah penyakit yang paling aneh pernah ditemukan. Seseorang mengalami masalah penyakit sendawa sedu atau cegukan berulang-ulang. Biasanya sedu itu, bukanlah sendawa, tapi sendawa yang terjadi tanpa putus-putus seperti sedang sedu. Ini diistilahkan sebagai sendawa sedu. Sendawa sedu karena gangguan sinyal listrik di bagian kelenjar adrenal dan gangguan Hormon. Hormon adalah konduktor sinyal listrik dalam bentuk cairan tubuh. Gangguan kedua bagian ini biasanya disebabkan oleh gangguan bagian kontrol seksual seperti gangguan keinginan dan kecanduan atau disebabkan oleh perubahan budaya praktek. Misalnya setiap hari biasa membuat sesuatu hal, tetapi secara tiba-tiba perbuatan tersebut terhenti.

Muntah
Ketika kita makan secara berlebihan sedangkan pikiran belum siap untuk menerima makanan, maka sistem pencernaan tidak bersedia untuk melakukan peristaltik untuk mendorong makanan yang telah dimakan untuk diteruskan melalui saluran nutrisi sampai ke usus. Jadi, penghasilan enzim tidak akan mencukupi. Akibatnya otot perut akan mencerut dan menaikkan makanan ke atas. Tekanan darah rendah yang dikendalikan oleh medulla oblongata dapat menyebabkan kontrol simpatetik alami saluran nutrisi terganggu. Medulla Oblongata dapat menjadi lemah akibat tekanan perasaan. Tremor dan hentakkan akan mengakibatkan daya kontrol medulla Ablongata lebih terganggu. Mereka yang mengalami masalah medulla oblongata biasanya sering muntah akibat mabuk saat berkendaraan.

Nervosa
Ketika kita makan, semua enzim akan disekresikan karena telah menerima sinyal pencernaan dari mulut. Tapi ada kebiasaan seseorang suka memuntahkan kembali makanan yang dimakan karena alasan tertentu. Biasanya terjadi pada pasien Anorexia nervosa dan bulimia nervosa. Memaksa diri untuk muntah adalah praktek yang tidak sehat dan akan mempengaruhi sistem pencernaan.

Dalam semua masalah ini, sendawa berlebihan adalah hal yang lazim terjadi terhadap semua orang. Ketika itu ia adalah tanda menunjukkan kerusakan sel dorman dan masalah di bagian Tyroid. Sebagai informasi tambahan, berikut ini disajikan pula penyebab sendawa.

Penyebab Sendawa

Bersendawa tiga - empat kali setelah makan adalah hal yang normal. Hal ini biasanya disebabkan oleh udara yang tertelan saat makan. Namun terlalu sering sendawa bukanlah tanda yang sehat dan mungkin menandakan gangguan tertentu. Berikut adalah penyebab umum sendawa yang harus Anda sadari:

1. Infeksi Helicobacter pylori
Merupakan bakteri penyebab gangguan lambung, yang meningkatkan meningkatkan risiko komplikasi perut lainnya seperti maag, tukak lambung dan GERD (asam lambung).

2. Gangguan kantong empedu
Batu empedu atau masalah dengan kandung empedu juga dapat menyebabkan sendawa. Jika terjadi terlalu sering, segera konsultasikan dengan dokter Anda.

3. Gangguan pencernaan dan masalah lain
Orang yang menderita berbagai masalah perut, seperti keasaman, gangguan pencernaan, atau luka perut akan bersendawa lebih sering. Hal ini disebabkan akibat penumpukan gas di dalam tubuh.

4. Mengkonsumsi obat tertentu
Ada banyak obat yang dapat menyebabkan sendawa, seperti pencahar, pembunuh rasa sakit atau suplemen kalsium.

5. Asam lambung atau GERD
Dalam beberapa kasus, mulas dan GERD (gastro esophageal reflux disease) juga menyebabkan sendawa. Akibat kelebihan asam dalam perut, Anda cenderung menelan lebih banyak udara untuk membersihkan gas, yang akhirnya menyebabkan kelebihan udara sehingga menimbulkan sendawa.

6. Menelan makanan tertentu
Kebanyakan orang tidak menyadari fakta bahwa konsumsi makanan tertentu juga dapat menyebabkan sendawa. Makanan yang bisa menyebabkan Anda bersendawa adalah makanan berlemak, permen karet, kafein, peppermint, makanan yang digoreng dan cokelat.

7. Minum minuman berkarbonasi
Jika minum minuman dingin, gelembung akan terbentuk dalam tubuh, yang menyebabkan iritasi diafragma dan dilepaskan dari mulut dalam bentuk gas.

8. Makan terlalu cepat
Makan terlalu cepat membuat Anda menelan banyak udara saat makan. Udara terjebak di saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui mulut, setelah Anda selesai makan dalam bentuk sendawa.

Selain yang tersebut di atas, dalam kasus yang jarang terjadi, kanker kerongkongan atau perut juga menyebabkan sendawa. Proses normal sendawa menyebabkan penumpukan udara di perut bagian atas, yang dikeluarkan dari kerongkongan keluar melalui mulut. Namun dalam kasus kanker esofagus dan lambung, mungkin ada sendawa berlebihan bersamaan dengan perasaan kenyang, walau makan hanya sedikit.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait