Cara Mudah Mengajarkan Bayi Bicara dengan Cepat

Orang tua mana sih,, yang tidak akan bahagia jika melihat bayinya berceloteh atau berbicara? Karena itu pasti akan lucu sekali. Tentunya itu akan mampu membuat kita tertawa bahagia. Tahukah Anda bahwa sebenarnya belajar berbicara adalah proses yang bisa dimulai sejak awal kelahirannya, saat bayi mulai mengeksplorasi bagaimana suaranya bisa keluar dari kotak suaranya.

Karena itu, mari kita lihat proses pengembangannya dan bagaimana Anda bisa memainkan peran bayi untuk berbicara dengan cepat. Berikut tips agar bayi bisa berbicara dengan cepat, tapi ingat, sesuaikan dengan umurnya.

bayi belajar bicara

1. BAYI 0-3 BULAN

Bayi Anda harus selalu mendengar suara Anda. Saat mendengarnya, bayi akan mencoba untuk membungkam atau menirunya melalui suara yang dilepaskan. Contoh termudah adalah bernyanyi dan berbicara dengannya, serta membaca buku cerita sambil menunjukkan beragam emosi.

Hal ini tentunya membuat keseluruhan proses lebih menarik karena meski si kecil tidak memahaminya, si bayi senang saat berkomunikasi dengannya. Selain itu, usahakan agar bayi Anda tidak berceloteh saja. Tutup televisi atau radio agar bayi Anda lebih fokus berbicara dan mendengarkan suaranya!

2. BAYI 3-6 BULAN

Pada usia ini, bayi Anda mulai mengerti bagaimana orang berbicara satu sama lain. Untuk membantu bayi berbicara dengan cepat, Anda dapat berkomunikasi dengan mereka dengan cara berikut:

  • Meniru bayi Anda
  • Jika Anda menemukan bayi mencoba menyalin kata-kata Anda, cobalah mengulang kata itu.
  • Melihat matanya. Saat bayi mulai melihat Anda fokus, katakanlah sebuah kata dan senyum sederhana.

3. BAYI 6-9 BULAN

Antara 6-9 bulan, bayi Anda akan bermain dengan suara yang keluar dari mulutnya seperti “baba” atau “dada” . Bayi juga dengan bijak menunjukkan respons emosional saat mendengar suaramu meski mereka tidak memahaminya. Permainan yang membantu bayi berbicara dengan cepat meliputi:

  • Game “Cak!” atau “Peek-a-boo”. Buat suara yang menarik sambil bertepuk tangan.
  • Pilih boneka dan katakan sesuatu tentang itu. Misalnya, “Cobalah memegang Teddy Bear ini, lembut!”
  • Biarkan bayi melihat dirinya di cermin dan bertanya, “Siapa itu?” Jika bayi tidak merespons, sebutkan namanya.
  • Suara permainan dan sembunyikan. Lalu tanyakan “Di mana bel?” Jika tidak ada jawaban, tunjukkan di mana Anda meletakkannya.

4. BAYI 9-12 BULAN

Sebenarnya, di usia ini bayi sudah mulai mengerti beberapa kata sederhana dan selalu terdengar. Jika Anda tidak percaya, bayi Anda mungkin berhenti jika Anda mengatakan “Tidak!” Atau “Tidak! “Baginya. Jika seseorang bertanya kepadanya “Where’s Mama?” Kemungkinan besar bayi akan melihat Anda sebagai tanggapan.

Selain itu, bayinya juga akan mengangkat kedua tangannya dan mendongak sebagai isyarat yang ingin ia back up. Ajarkan bayi untuk melambaikan tangan dan katakan “selamat tinggal” dengan gembira. Inilah salah satu cara paling efektif untuk membantu bayi berbicara dengan cepat. Biarkan anak bermain sendiri

5. BAYI 12-15 BULAN

Pada usia 12 sampai 15 bulan, bayi sudah mulai menggunakan kata yang konsisten untuk objek tertentu. Kebanyakan bayi sudah bisa mengeluarkan 1-2 kata dan mengerti 25 kata atau lebih. Yang bisa Anda lakukan sekarang adalah:

  • Nama barang yang biasa dilihat seperti ‘cangkir’, ‘pahatan’, ‘pakaian’ atau ‘mama’.
  • Tampilkan gambar di buku. Ajukan pertanyaan dan beri mereka waktu untuk menjawabnya.
  • Dorong jawaban mereka, terlepas dari apakah mereka benar atau tidak.
  • Tambahkan deskripsi objek yang Anda lihat. Misalnya, jika Anda biasa mengatakan “Ini adalah bola , ” inilah saatnya Anda menambahkan “Bola ini besar dan bulat.”
  • Bertindak untuk masuk ke hewan kesayangannya. Libatkan alat permainan , buku, atau mitra Anda untuk bersenang-senang.

5. BAYI 15-18 BULAN

Di usia ini, Bayi pandai berkomunikasi lebih kompleks. Pada saat bersamaan, bayi juga belajar membangun dan mengingat lebih banyak kata. Jadi, coba begini supaya bayi cepat bicara:

  • Mainkan pertunjukan game ‘show’. Tanyakan “Di mana mata?” “Di mana hidung?” Dan seterusnya
  • Saat bayi mencoba berinteraksi dengan Anda, sebutkan tindakannya. “Adik laki-laki dari buku Mama. Terima kasih Apakah Anda ingin membaca buku? “
  • Bersembunyi di balik pintu atau di bawah selimut. Biarkan bayi menemukan dan memanggil Anda. Buat suara untuk merangsang pencariannya.
  • Biarkan anak bermain sendiri ‘Waktu bermain’ juga merupakan fitur bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kemampuan suaranya.

6. BAYI 18-24 BULAN

Bila Anda berusia sekitar 2 tahun, bayi Anda sekarang dapat mengikuti petunjuk dan menggunakan 2-3 kata untuk membentuk kalimat pendek, seperti “susu”. Hal ini sesuai untuk usia menjadi lebih banyak bicara:

  • Mintalah bantuan dari mereka untuk melakukan sesuatu dengan mudah. Seperti mengambil secangkir.
  • Membaca buku bersama. Tanyakan benda-benda yang ada di buku itu.
  • Mainkan ‘pura-pura’ dengan berbicara di telepon atau memberi makan boneka.

7. BAYI 2-3 TAHUN

Bayi seharusnya mengucapkan lebih banyak kata. Jika mereka hanya bisa mengangguk atau menggelengkan kepala mereka, sekarang mereka bijaksana untuk memberi jawaban dengan kata-kata. Ini adalah sesuatu yang akan bisa memperbaiki kemampuan berbicara:

  • Ajarkan anak untuk menamai namanya.
  • Mulai mengajar bentuk, warna, ABC, atau angka untuk mereka.
  • Jika memungkinkan, kurangi pertanyaan yang bisa dijawab dengan “Ya” atau “Tidak” untuk membuat anak lebih kreatif: “Siapakah ini beruang teddy?” “Mengapa Anda menyukai boneka beruang?”
  • Mengunjungi perpustakaan karena ada berbagai sumber yang bisa dipilih sesuai dengan preferensi mereka. Anak juga bisa belajar bersosialisasi di tempat umum. Saat Anda membaca buku ini, hentikan dan tanyakan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Pada Intinya, banyak-banyaklah berbicara pada si kecil. Makin banyak stimulasi yang kita berikan, maka semakin cepat pula dia mengembangkan kemampuan berbicaranya.

Bayi belajar berbicara itu dari mendengar

Bayi belajar mengucapkan suku kata yang akan berkembang menjadi kata-kata dalam bahasa ibu melalui aktivitas mendengar serta memperhatikan apa yang diucapkan orang-orang di sekitar khususnya ayah bunda. Mereka akan mendengarkan, melihat, dan berusaha meniru gerakan lidah dan bibir hingga pada akhirnya bisa menghasilkan suara yang diinginkan. Berikut ada beberapa tips yang akan bisa membantu dalam melatih kemampuan bicara si kecil:

  1. Berbicaralah dalam jarak dekat dengan si kecil supaya ia dapat melihat dan menirukan gerakan bibir dan lidah ayah dan bunda.
  2. Bicaralah dengan huruf vokal yang dipanjang-panjangkan seperti, ”Halloooo, selamat pagiiiiii, ciluuuk baaaaa”.
  3. Gunakan nada bicara yang berbeda dari yang biasa ayah dan bunda lakukan ketika berbicara dengan orang dewasa. Misalnya, ayah bunda dapat berbicara dengan nada yang lebih tinggi atau dengan suara yang lebih melodis.
  4. Banyaklah mengulang-ulang kata yang sama selama berbicara pada si kecil.
  5. Menurut penelitian, televisi (bahkan juga tayangan pendidikan) bukanlah media yang tepat bagi si kecil untuk belajar berbicara. Bagaimanapun percakapan langsung dengan orang-orang terdekat memiliki efek positif yang lebih signifikan.

Buatlah Anak menjadi Lebih Santai

Sementara kita menginginkan yang terbaik untuk perkembangan anak kita, tapi Anda juga harus pastikan bahwa kita tidak memaksanya. Cobalah untuk membuat latihan ini menarik dan menyenangkan, maka anak-anak akan menjadi lebih bahagia dan lebih bersemangat!

Hanya Sebagai Catatan Untuk Para Orang Tua

Pada umumnya bayi sudah bisa mengucapkan beberapa kalimat sederhana yang lengkap sebelum berusia 2 tahun. Namun, sebagian lainnya mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan lebih lama. Kecepatan perkembangan tiap anak dalam hal berbicara memang berbeda-beda, namun biasanya melalui tahapan perkembangan yang sama.

Bila si kecil menunjukkan keterlambatan dalam perkembangan bicaranya, ia mungkin mengalami gangguan dalam pendengaran atau masalah perkembangan lainnya. Untuk itu, segera hubungi dokter untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Demikianlah beberapa cara melatih bayi cepat berbicara paling efektif yang bisa Bunda praktikkan di rumah. Selamat mencoba…

Leave a Reply