Suka Makan Berlebihan, Inilah Penyebabnya

 Bagi sebagian orang tidaklah mudah untuk mengendalikan diri dari terlalu banyak makan. Terkadang kita bahkan mungkin tidak menyadari bahwa ini telah menjadi kebiasaan tidak sehat yang kita lakukan setiap hari. Yang lebih menakutkan lagi, negara kita mengungguli grafik obesitas di kawasan Asia dengan catatan 38,5% kelebihan berat badan orang.

Selain gaya hidup dan surga makanan yang terkenal, sebenarnya ada faktor sains yang dapat dikaitkan dengan penyebab seseorang cenderung makan berlebihan. Apa sajakah itu, kita simak dibawah ini:

makan banyak
1. Tekanan / Stres
Mungkin tidak diperhatikan bahwa tekanan yang berasal dari pekerjaan atau kesibukan akan sesuatu hal, membuat Anda lebih mungkin untuk makan makanan yang kurang sehat. Studi telah menunjukkan bahwa tubuh bertindak demikian karena kurangnya hormon serotonin yaitu hormon yang membuat kita merasa tenang dan bahagia. Jadi, tubuh merespons makanan enak seperti pasta atau karbohidrat tinggi untuk meningkatkan kadar hormon serotonin dalam tubuh. Hal ini terjadi karena saat individu sedang stres, hormon kortisol adalah hormon stres pada tingkat tinggi di tubuh dan menyebabkan kita merasa terbebani. Hormon ini menandakan kepada otak bahwa kita tidak puas walaupun pada saat itu kita tidak sedang merasa lapar.

2. Obesitas
Makan berlebihan dapat menyebabkan obesitas. Tapi pada saat bersamaan, obesitas juga bisa menyebabkan seseorang makan lebih banyak dari tingkat yang diminta. Studi telah menemukan bahwa kelebihan lemak dalam tubuh membuat tingkat insulin di tubuh tinggi dan pada gilirannya membuat orang cenderung makan berlebihan. Tidak hanya itu, sel lemak tubuh juga membuat tubuh kurang peka terhadap hormon leptin, hormon mana yang memberi rasa kenyang atau konten. Pola gizi obesitas juga ternyata tidak sehat dibandingkan dengan individu dengan BMI yang seimbang karena lemak memiliki hormon sendiri yang membuat seseorang lapar dan karenanya mempengaruhi nilai gizi seseorang.

3. Hipoglekimia
Kadar gula rendah di tubuh bisa disebabkan oleh kebiasaan tidak sehat seperti 'melewatkan' waktu makan atau masalah dengan organ dalam seperti pankreas. Apapun penyebabnya, bila kadar gula darah rendah, perut akan terasa lapar dan mengindikasikan tubuh membutuhkan nutrisi.
Inilah cara otak memberi isyarat untuk menyeimbangkan kandungan gula tubuh. Dapatkan saran dokter agar Anda bisa melatih pola nutrisi yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Peringatan, Hindari makanan dan minuman bergula.

4. Diabetes
Kandungan gula darah harus berada pada level optimum. Jika terlalu rendah bisa menyebabkan hipoglikemia, terlalu tinggi bisa menyebabkan diabetes. Mungkin ada beberapa individu yang ingin menangani hipoglikemia tetapi jika tidak dengan cara mereka dapat berisiko terkena diabetes.
Individu dengan sedikit gula dalam tubuh akan mudah lapar, sementara mereka yang kelebihan berat badan cenderung menginginkan beragam makanan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengatasi kelaparan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi untuk memastikan tingkat gula tubuh pada tingkat normal sambil mengendalikan nutrisi. Bagi Anda yang merasa mudah lapar atau banyak ngemil namun tidak merasakan kenyang, Anda harus cepat-cepat mengambil tindakan. Jangan sampai Anda terkena gejala diabetes.

5. Datang Bulan
Saat wanita sedang haid, bukan hanya membuat lebih sensitif, tapi  tubuh juga akan terasa sakit dan sering merasa haus. Hal ini terjadi karena pada saat itu, tubuh membutuhkan banyak energi untuk menjaga agar siklus menstruasi berjalan lancar. Perubahan hormonal dalam tubuh juga membuat wanita lebih menarik untuk makan makanan yang lebih tidak sehat. Pola hormon yang berubah membuat otak menandakan makan makanan berkalori tinggi untuk mendapatkan lebih banyak energi.

6. Minum Obat 
Peningkatan nafsu makan mungkin juga karena efek samping obat yang diminum. Apalagi obat antidepresan, steroid untuk obat lupus dan alergi atau anti virus. Namun, jangan berhenti minum obat tanpa terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter. Jika efek sampingnya mengkhawatirkan Anda, tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda bisa mengganti jenis obat yang diminum. Mungkin dokter akan menyarankan Anda untuk obat alternatif yang kurang efek sampingnya.
efek makan kontrasepsi juga bisa.

7. Kurang Minum Air
Perut lapar mungkin juga karena kekurangan air. Studi ini juga membuktikan bahwa banyak yang keliru dan tidak bisa membedakan antara kelaparan atau haus. Untuk melatih diri sehingga tubuh tetap hidrat, para ahli merekomendasikan untuk meminum segelas air hangat di saat pagi hari, atau Anda juga bisa membawa 1,5 sampai 2,5 liter air kemana pun Anda pergi, baik itu sekedar bepergian atau bekerja. Pastikan untuk menghabiskannya dalam sehari. Hindari gula manis sesering mungkin agar tubuh bisa dengan mudah mengenali apakah sudah haus atau lapar, agar tidak makan berlebih.

8. Kurang Tidur / Insomnia
Tidur dengan waktu yang cukup sangatlah penting bagi tubuh, agar membuatnya merasa beristirahat dan rileks, untuk menjaga agar proses tubuh tetap berjalan dengan lancar. Tanpa tidur yang nyenyak selama sekitar 7 sampai 8 jam, maka membuat hormon grehlin akan menimbulkan kelaparan di tubuh.

Hal ini membuat diri Anda merasa terbebani saat bangun dari tidur. Individu yang tidurnya sering dibelokkan juga cenderung makan lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Para ahli juga menjelaskan bahwa kekurangan tidur dan hormon tidak seimbang ini juga terkait erat dengan stres.

9. HiperTiroidisme
Ada juga beberapa situasi di mana seseorang mulai makan secara berlebihan namun berat badannya terus menurun. Meski hal ini dianggap baik tapi mungkin ini menandakan bahwa adanya suatu penyakit di tubuh.

Individu yang mengalami hal ini mungkin rentan terhadap hipertiroidisme. Penyakit ini menyebabkan nafsu makan seseorang meningkat karena kelenjar tiroid bekerja lebih aktif. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif membuat sistem tubuh seseorang bekerja lebih cepat. Akibatnya, tubuh menjadi cepat lapar karena tingginya tingkat metabolisme. Selain itu, tiroid mempengaruhi kepenuhan seseorang sehingga Anda mungkin merasa sulit mencapai kepuasan saat makan dan keinginan sulit dipuaskan. Pengujian status hormon tiroid dapat ditemukan di klinik kesehatan dan pemerintah dan klinik swasta.

Janganlah Terlalu Menuruti Hawanafsu (Keinginan)
Ketika kita memahami bagaimana tubuh bereaksi terhadap kadar hormon dan tingkat gula yang tidak pasti, adalah bijaksana untuk menangani rasa keinginan untuk makan dengan cara yang lebih sehat. Selain itu, seseorang juga harus berlatih asupan air setiap hari untuk menghindari tertipu oleh sinyal tubuh yang sering mendorong kita untuk makan meski tidak lapar.

Tidur nyenyak di malam hari juga penting bagi seluruh tubuh untuk memiliki istirahat yang cukup dan tingkat hormon yang lebih seimbang untuk memulai hari baru. Memiliki berat badan ideal juga penting untuk memastikan kesehatan terjaga sekaligus meningkatkan rasa percaya diri Anda. Karena itu, praktik gaya hidup sehat harus ditekankan agar kita bisa menjalani kehidupan yang lebih sehat.
Bagi sebagian orang mungkin bukanlah perkara yang mudah untuk membiasakan diri untuk hidup lebih sehat. Karena mungkin sudah menjadi suatu kebiasaan bagi mereka untuk menuruti keinginan sehingga akan sangat sulit untuk menahan diri dari keinginan tersebut.

Sebagai tips, Anda bisa mengawalinya dengan memperbanyak memakan buah dan sayuran. Atau ganti cemilan Anda dengan buah, setiap Anda merasa lapar atau berkeinginan untuk ngemil, maka Anda harus memakan buah tersebut. Bila perlu sediakan beragam buah-buahan (lebih dari satu) lalu simpan dilemari pendingin agar lebih enak. Anda harus membiasakan diri dengan itu, setidaknya itu akan bisa membuat Anda lebih sehat. Mari kita hidup sehat, mulai dari sekarang.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait