Benarkah Obat Anti Depresi Mempengaruhi Janin Bayi?

Kehamilan merupakan saat paling berbahagia bagi seorang calon ibu, namun tidak bagi Hedler Armstrong. Setelah melahirkan putrinya, ia merasa seperti ingin bunuh diri. Kemudian Hedler dirawat di rumah sakit karena depresi. Dan ketika hamil anak kedua, dokter memberinya obat anti depresi prozac. Dia kemudian merasa jadi ibu yang lebih baik dengan obat anti depresi tersebut. Ia merasa sepenuhnya secara lahir batin mampu merawat anak-anaknya.

Tidak kurang dari 23 persen ibu hamil di Amerika menderita depresi, dan sebuah laporan baru memberikan panduan apakah obat antidepresi tepat bagi mereka. Peneliti berharap agar dokter kandungan kini dapat lebih mudah mengenali gejala depresi.

Laporan tersebut menyatakan bahwa wanita dengan depresi ringan untuk mengikuti terapi, sedangkan pada penderita depresi yang lebih berat membutuhkan perawatan yang lebih agresif.

prozac obat apa
Kesehatan bayi dalam kandungan biasanya sangat tergantung pada kesehatan sang ibu. Bila sang ibu menderita depresi dan tidak mengobatinya, resikonya dapat cukup berbahaya. Sang bayi dapat terlahir prematur dan bahkan nantinya pertumbuhan terhambat.

Namun ada pula resiko obat antidepresi yang mengakibatkan ketidaknormalan pada bayi, sebuah resiko yang sering ditepis oleh dokter. "Tak cukup bukti abnormalitas terkait langsung dengan obat anti depresi" ucap salah seorang pakar kesehatan. Kedua putri Hedler amstrong tumbuh dengan sehat dan normal. (Sumber VOA)

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait