Agrowisata dan Taman Indah Pulau Bali

Pantai dan sawah terasering merupakan ikon panorama di pulau Bali. Banyak wisatawan sangat antusias untuk menyaksikan keindahan pemandangan gunung dan laut tersebut. Nah, jika anda suka jalan - jalan di kebun pertanian, maka deretan lokasi agrowisata dan taman ini bisa menjadi pilihan yang menarik.

Keindahan Taman Kupu-kupu Bali

Setiap orang tentu telah terbiasa dengan hewan ini, hewan kecil yang menyerupai burung dan bisa terbang juga. Hewan ini biasanya disukai oleh anak-anak dan dapat dijumpai di berbagai negara. Untuk menemukan serangga ini, datang saja ke taman bunga. Ya, serangga ini bernama kupu-kupu. Ketika Anda pergi ke sebuah taman bunga, mungkin Anda akan menemukan beberapa ekor kupu-kupu. Bagaimana jika anda menyaksikan ratusan kupu-kupu, betapa indahnya hal tersebut, tentunya tidak terbayangkan. Untuk para pecinta kupu-kupu yang akan berlibur di pulau Bali, jangan lupa untuk datang ke Kabupaten Tabanan untuk menyaksikan beragam jenis kupu-kupu yang indah.

Konservasi tempat kupu-kupu tersebut bernama Taman Kupu-kupu Bali atau Bali Butterfly Park. Taman Kupu-kupu ini terletak di Banjar Sendan, Wanasari, satu jalur menuju jalan ke kawasan wisata Pura Batukaru. Di dalam taman yang seluas 1 hektar ini terdapat koleksi berbagai jenis kupu-kupu dari seluruh Indonesia. Konsep pembangunan taman ini telah direncanakan sejak tahun 1993 setelah diadakannya International Butterfly Confrence di Sumatera Barat. Taman ini diresmikan pada tahun 1996 oleh Ibu Asiawati Oka (ketua tim kesejahteraan keluarga provinsi Bali).

Di taman ini juga terdapat berbagai jenis tanaman tropis. Agar kupu-kupu tidak terbang meninggalkan taman, maka taman ini dipagari dengan jaring yang tinggi. Untuk menikmati keindahan kupu-kupu di taman ini, silahkan kunjungi Bali Butterfly Park pada jam 9 pagi atau jam 3 sore. Harga tiket masuk sekitar US $ 4 untuk anak-anak dan $ 8 untuk orang dewasa. Anda akan melihat pemandangan taman bunga yang indah dengan kupu-kupu mengisap nektar. Happy traveling!

Yuk Intip Agrowisata Kebun Lidah Buaya Bali

taman bali
Aloevera atau Lidah Buaya adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat. Kandungan cairan di batang Aloevera sering digunakan sebagai bahan kecantikan. Jika Anda ingin melihat kegiatan penanaman dan pengolahan aloevera, Anda dapat mengunjungi desa Saba, Kecamatan Belah Batu, Kabupaten Gianyar, sekitar 15 kilometer dari kota Denpasar. Perkebunan lidah buaya di Desa Saba merupakan salah satu agrowisata yang menarik di Pulau Bali. Luas areal perkebunan tanaman lidah buaya ini sekitar 100 hektar, dengan 30% sahamnya dimiliki oleh perusahaan Aloevera Bali. Pola pengembangan perkebunan lidah buaya di Desa Saba adalah dengan sistem plasma.

Perkebunan lidah buaya di Desa Saba ini diprakarsai oleh Bapak Hendrikus John Swaneberg, seorang warga dari Eropa. Dia ingin memberikan kesempatan kerja dan membantu kehidupan petani setelah peristiwa Bali Bali tahun 2002 yang meluluh lantakkan dunia pariwisata pulau Bali. Sekarang perusahaan ini telah mampu memproduksi dan mengolah ekstrak lidah buaya sekitar 25.000 liter per hari.

Jika Anda berwisata ke Kabupaten Gianyar, silakan datang ke desa Saba untuk menyaksikan hamparan perkebunan lidah buaya hijau, atau kunjungi situsnya di www.alovebali.com untuk informasi yang lebih detail.

Berwisata ke Kebun Botanical Ubud

Ubud adalah sebuah desa kecil yang memiliki sejuta pesona. Ada banyak tempat bagus yang dapat Anda saksikan di desa Ubud, salah satunya adalah sebuah kawasan kebun raya. Ubud Botanical Garden terletak di jalan Tirta Air Tawar, Desa Ubud, sekitar 23 kilometer dari kota Denpasar. Ubud Botanical Garden resmi dibuka untuk umum pada tanggal 15 Juni 2006. Pembangunan taman ini diprakarsai oleh Stefan Reisner, seorang penulis berkebangsaan Jerman. Ubud Botanical Garden memiliki beragam koleksi flora, khususnya tanaman tropis dari seluruh wilayah Indonesia, seperti bambu, anggrek, pakis, pohon palem, rempah-rempah, dan banyak lagi. Selain sebagai tempat rekreasi, Ubud Botanical Garden juga merupakan tempat yang tepat untuk belajar tentang dunia tumbuh-tumbuhan.

Ubud Botanical Garden dibangun di atas lahan seluas 4 hektar. Luas taman ini dibagi menjadi beberapa bagian, termasuk: perkebunan bambu, perkebunan kakao, bukit heliconia, taman wangi, taman hutan bromelia, bukit palem, taman lily, hutan raflesia, rumah anggrek, taman herbal, dan lain-lain.

Di taman kebun raya Ubud juga tersedia beberapa fasilitas wisata, seperti restoran, rumah Joglo, aula, dan gazebo. Jika Anda membawa anak-anak, ada areal Maze, yang merupakan taman teka-teki dalam bentuk pagar tanaman sebagai media pembelajaran dan tes kecerdasan. Ada juga lift kaca yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk menuruni tebing curam. Air mancur besar, alang-alang trail, dan pusat observasi hutan adalah bagian yang menarik di kebun raya Ubud. (source: botanicgardenbali.com)

Agrowisata yang Menarik di Kawasan Bedugul

Bedugul merupakan salah satu kawasan wisata terkenal di Bali. Bedugul terletak di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, sekitar 80 kilometer dari kota Denpasar. Daerah Bedugul terletak pada ketinggian 1200-1500 meter di atas permukaan laut. Hal ini membuat udara di daerah Bedugul sangat sejuk. Kata "Bedugul" berasal dari kata "bedogol" yang berarti tempat Dewi Sri pertapa mencari hujan (versi cerita rakyat). Jika Anda mengunjungi daerah ini, Anda akan melihat beberapa pemandangan yang menarik, antara lain:

Eka Raya Botanical Garden >> Kebun Raya Eka Karya yang juga dikenal sebagai kebun raya Bedugul memiliki luas total 155 hektar dengan sekitar 1.500 spesies koleksi tanaman. Jika Anda mengunjungi kebun raya Eka Karya, Anda akan melihat berbagai tanaman tropis, seperti anggrek, melati, cemara, dan sirih. Kebun Raya Eka Karya juga mempunyai beberapa spesies burung. Kebun raya ini merupakan tujuan wisata favorit bagi para siswa.

Pasar Tradisional Candi Kuning >> Untuk wisatawan lokal, pasar Candi Kuning adalah salah satu tempat yang harus dikunjungi. Tujuan berkunjung ke tempat ini tidak lain adalah untuk membeli oleh-oleh, seperti sayuran, stroberi, tanaman hias, pakaian, dan berbagai kerajinan.

Pesona Tiga Danau >> Di daerah Bedugul, ada tiga danau yang letaknya berdekatan. Tiga danau yang dimaksud adalah Danau Beratan, Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Danau yang paling difavoritkan untuk dikunjungi oleh wisatawan adalah danau Beratan. Ada sebuah kuil yang terletak di tengah danau. Candi ini disebut pura Ulun Danu Beratan, yang merupakan salah satu ikon pariwisata Bali.

Mencicipi Manisnya Buah Salak Bali di Desa Sibetan

Apakah Anda suka dengan buah salak? Salak adalah buah dari spesies tanaman palem berduri. Kulitnya menyerupai sisik ular coklat kehitaman, sehingga dalam bahasa Inggris disebut snake fruit. Dalam bahasa latin disebut Salacca zalacca. Rasa salak pada umumnya manis atau asam. Jika Anda akan berlibur ke pulau Bali, Anda bisa mencicipi buah salak khas Bali dengan berkunjung ke Desa Sibetan. Desa Sibetan adalah sebuah desa kecil yang dikenal sebagai penghasil salak di pulau Bali. Desa ini merupakan salah satu kawasan agrowisata Bali.

Desa Sibetan terletak di kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, sekitar 40 kilometer dari kota Denpasar. Desa Sibetan memiliki luas wilayah sekitar 1.000 hektar, terletak pada ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Suhu rata-rata sekitar 20-30 derajat Celsius dan curah hujan 1.500-2.000 mm per tahun. Iklim dan udara yang sejuk, membuat tanaman salak cocok tumbuh di desa ini.

Penduduk Desa Sibetan sebagian besar adalah petani. Mereka memiliki lahan yang luas yang merupakan perkebunan salak. Setiap hari mereka bekerja merawat kebun mereka. Di desa ini, ada sekitar 15 jenis tanaman salak. Jenis salak yang paling disukai oleh masyarakat lokal dan para wisatawan adalah Salak Nenas dan Salak Gulapasir. Kegiatan panen buah salak di desa Sibetan terjadi pada bulan Desember sampai Februari. Selama periode ini, harga salak menjadi lebih murah, sekitar 5.000 rupiah per kilogram. Mengantisipasi harga rendah, petani mengolah salak menjadi berbagai produk, seperti wine, selai, sirup, makanan ringan, permen, dan sebagainya. Daya tarik lain di desa Sibetan adalah kawasan dusun Pemukuran yang merupakan jalur trekking yang menantang dan tempat untuk menikmati pemandangan bukit-bukit hijau dan laut biru. Jadi, silakan berwisata ke desa Sibetan - Bali Timur.

Agrowisata di Desa Pelaga yang Asri

Selain memiliki objek wisata Air Terjun Nungnung, di desa Pelaga  Anda juga dapat melihat pemandangan alam yang indah. Wilayah desa ini terletak pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, sehingga memiliki suhu yang sejuk. Desa Pelaga terletak di kawasan kecamatan Petang, Kabupaten Badung, sekitar 45 kilometer dari kota Denpasar. Desa Pelaga adalah kawasan wisata dengan konsep agrowisata. Di pegunungan Pucak Mangu, Anda akan melihat suasana indah alam Bali yang sejuk dan damai. Ada sekitar 18 hektar lahan pertanian sebagai kawasan wisata bagi anda yang suka bercocok tanam.

Di desa ini sudah tersedia beberapa akomodasi wisata, seperti hotel dan restoran. Suasana tenang dan jauh dari kebisingan akan membuat liburan Anda lebih berkesan. Aktivitas hiking dan bersepeda adalah kegiatan yang menyenangkan yang harus Anda lakukan sambil menikmati liburan di desa Pelaga - Bali. Selamat berwisata .. !!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait