4 Jenis Kompetensi dalam Diri Guru yang Profesional

Guru yang merupakan sebuah profesi harus diemban secara profesional. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mewajibkan seorang guru untuk memenuhi unsur-unsur keprofesionalan, diantaranya mencakup kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani rohani, dan juga memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kualifikasi akademik yang dimaksud adalah pendidikan sarjana atau program diploma empat.

Sementara kompetensi pendidik yang diharapkan dimiliki oleh seorang guru yang profesional terdiri dari empat jenis, seperti yang tercantum pada pasal 10 Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005. Keempat macam kompetensi yang wajib terpenuhi oleh seorang guru meliputi:

Kompetensi Pedagogik
kompetensi guru
Kata Pedagogik berasal dari bahasa Yunani kuno, yang terdiri dari kata paedos (anak) dan agogos (mengantar, membimbing, memimpin). Jadi secara singkat dapat disimpulkan bahwa makna isitilah pedagogik tersebut berarti kemampuan membimbing anak untuk maju. Kompetensi Pedagogik adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik. 

Kompetensi pedagogik ini merupakan ciri khas bagi profesi guru yang membedakannya dengan profesi lain, karena menyangkut tujuh aspek kemampuan yang unik, meliputi: (1) pengetauan terhadap karakteristik siswa-siswinya, (2) pengusaan terhadap beragam teori dan prinsip pembelajaran, (3) kemampuan dalam pengembangan kurikulum, (4) kemampuan komunikasi yang baik dengan peserta didik, (5) pelakasanaan aktivitas pembelajaran yang mendidik, (6) pemahaman dan pengembangan potensi peserta didik, dan (7) aspek penilaian dan evaluasi pembelajaran.

Kompetensi Kepribadian
Kompetensi ini menyangkut tentang personal guru dimata para siswa-siswinya sebagai sosok yang menjadi suri tauladan. Kompetensi kepribadian adalah kemampuan kepribadian yang mantap, arif, bijaksana, berakhlak mulia, dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik.

Kompetensi Sosial
Pada bagian penjelasan dalam Undang-Undang Guru dan Dosen, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan Kompetensi Sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik, sesama rekan guru, orang tua siswa, hingga dengan masyarakat sekitar secara efektif dan efesien. Jadi, diharapkan guru mampu menggunakan kecerdasan emosionalnya dalam membangun kompetensi sosial, sehingga mampu menjalin interaksi sosial yang baik.

Kompetensi Profesional
Kemampuan yang keempat yang wajib dimiliki seorang guru adalah kompetensi profesional.  Kompetensi ini dapat terpenuhi jika guru mampu mengusai materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan bidang tugasnya, termasuk juga perkembangan ilmu pengetahuan terkini.

Demikianlah sekilas deskripsi tentang empat kompetensi yang wajib dimiliki seorang guru profesional. Apakah semua aspek tersebut sudah berhasil anda penuhi? Salam “Mencerdaskan Anak Bangsa”

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait