10 Larangan Ibu Hamil, Bukan Sekeder Mitos, Namun Ada Penjelasan Ilmiahnya

Bahagia rasanya ketika Dokter menyatakan bahwa saya akan menjadi seorang ibu. Mungkin ini juga yang Anda rasakan saat Anda mengetahui jika seorang anak akan tubuh di dalam perut kita. Namun perlu Anda sadari, disaat yang bersamaan Anda juga harus siap dengan perubahan yang ada, sekaligus menjaganya dengan baik. Wanita hamil perlu tahu apa yang harus dimakan serta ada beberapa hal yang tidak seharusnya dilakukan oleh wanita hamil (yang tidak seharusnya dilakukan saat hamil).

Entah Anda percaya atau tidak, namun faktanya ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan saat kita sedang hamil. Karena itu akan berpengaruh pada kesehatan bayi Anda didalam kandungan. Kadang kita merasa bingung antara percaya dan tidak percaya, ini benar atau hanya sekedar mitos?

Di sini akan dijelaskan tentang beberapa hal yang tidak bisa dilakukan saat Anda sedang mengandung. Dan ini bukan sekedar mitos, tapi bisa dijelaskan secara ilmiah (medis). Karena itu, segera setelah Anda mengetahui kehamilan Anda, lengkapi diri dengan pengetahuan. Agar tidak terjadi sesuatu hal yang pastinya tidak kita inginkan.

Ada 10 Hal Yang Tidak Bisa Dilakukan saat Anda Sedang Mengandung, Berikut Penjelasan Ilmiahnya:

ibu hamil
1. Keju Yang Tidak Dipasteurisasi
Keju Feta dan keju yang tidak dipasteurisasi tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan Listeriosis.
Bakteri listeria ini mampu menembus plasenta dan menyebabkan keguguran, kelahiran prematur , dan keracunan darah. Jadi, Anda harus mengingat itu agar bayi kita sehat sampai waktunya tiba.

2. Makan Hati
Meski kaya vitamin A, hati ini bisa menimbulkan masalah dalam pembentukan bayi di rahim.
Ini karena hati ayam mengandung banyak retinol, yang merupakan salah satu jenis vitamin A.
Terlalu banyak retinol dalam tubuh bisa membahayakan bayi di rahim.

3. Makan Sayuran Mentah
Sayuran memang sangat baik untuk kesehatan ibu hamil, tapi alangkah baiknya jika sayuran tersebut direbus sebelum di makan. Jika ingin membuat salad , pastikan sayuran sudah dicuci dengan benar. Itu karena,Setiap benda asing dapat menginfeksi Anda dan bayi Anda di dalam rahim.

4. Makanan Mentah Atau Telur Setengah Matang
Ini berpotensi menyebarkan infeksi salmonella yang dapat membahayakan anak di rahim.
Bahan makanan mentah ini juga cenderung mengandung toxoplasmosis, parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin dan juga E.coli.

5. Minum Soda Diet
 Itu karena didalam soda diet berisi konten tinggi pemanis buatan, yang dapat menyebabkan diabetes dan juga cacat pada bayi. Kafein yang terkandung di dalamnya juga bisa menurunkan berat badan bayi dan mengurangi penyerapan zat besi.

6. Produk Perawatan Berbahan Kimia
Bahan kimia dalam produk kecantikan dan perawatan pribadi biasanya mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan ruam, alergi dan komplikasi. Bahan kimia ini bisa masuk ke dalam rahim. Secara tidak langsung itu akan mengganggu pembesaran pada bayi. Karena itu, Anda harus lebih teliti lagi untuk memilih suatu produk kecantikan yang aman digunakan saat Anda sedang mengandung. Selain itu, hindari penggunaan bahan kimia seperti insektisida, pupuk kimia, penghilang noda , pembersih saringan aerosol berteknologi tinggi. Karena ini bisa masuk ke rongga tubuh saat menyentuh kulit dan mengganggu pertumbuhan bayi.

7. Minum Obat Yang Dibeli Dari Counterapotek
Dikhawatirkan obat ini mengandung senyawa yang tidak sah. Jika Anda perlu minum obat , sebaiknya kunjungi klinik dan rumah sakit yang terdaftar. Obat antibiotik yang berbahaya akan dapat membahayakan bayi yang ada dalam kandungan anda.

8. Melakukan Pekerjaan Rumah Yang Berat
Hindari untuk melakukan pekerjaan rumah yang berat seperti mengangkat meja atau mengangkat benda berat lainnya. Karena bisa meningkatkan risiko keguguran. Tidak boleh mengangkat benda berat atau melakukan pekerjaan rumah yang berat bukan berarti Anda harus berdiam diri sepanjang hari. Ada baiknya jika Anda berolahraga dengan gerakan ringan untuk vitalitas diri.

9. Berendam dalam Air Panas
Hindari perendaman dalam air panas atau sauna yang terlalu lama. Kehangatan tahan lama ini meningkatkan suhu tubuh. Bagi ibu hamil, hypertermia bisa membawa risiko berbahaya bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi di rahim, terutama pada trimester pertama. Berlebihan pencernaan jika sauna juga mampu mengalami dehidrasi dan hipotensi (tekanan darah rendah).

10. Berjemur Di Bawah Terik Matahari
Oleskan lotion yang mengandung SPF 15 yang dapat mencegah radiasi UV masuk ke kulit setiap kali Anda ingin meninggalkan rumah. Hindari berjemur di bawah sinar matahari karena kulit wanita hamil sangat sensitif.

INI BUKAN MITOS, YA!
Hindari untuk melakukan beberapa hal di atas. Hal ini untuk memastikan kesehatan ibu dan juga bayi didalam kandungan. Mengingat , jangka waktu yang dilalui relatif lama, yaitu 9 bulan. Disaat hamil memanglah sangat membahagiakan, tetapi kita harus bisa menjaga diri dengan baik. Kita tidak bisa melakukan sesuatu dengan sesuka hati lagi, karena ada satu nyawa lagi didalam tubuh kita. Yang patut kita jaga, untuk memberinya kesempatan membuka mata dan bisa melihat dunia.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait