9 Cara Terhindar dari Kaki Bengkak Saat Hamil

Akan ada banyak sekali masalah ketika saat hamil. Menjadi lemas, sering muntah, lebih sensitif, pokoknya banyak deh! Salah satunya masalah kaki bengkak. Ada banyak ibu hamil yang mengeluhkan akan hal ini, sebenarnya ini sangatlah mengganggu. Karena para ibu hamil akan menjadi semakin susah untuk bergerak. Ini terjadi dikarenakan keberatan konten di dalam perut, dan itu adalah salah satu penyebab yang menyebabkan kaki Anda menjadi bengkak.

Jadi, sebelum Anda mengalami masalah ini, kami akan bagikan 9 cara, agar Anda terhindar dari situasi kaki bengkak saat hamil. Sehingga akan memudahkan Anda untuk bergerak.

1. Hindari berdiri statis terlalu lama

Selama melakukan aktivitas harian seperti memasak, menjemur pakaian ataupun bekerja di ofis, jika bisa hindari berdiri statis dengan waktu yang lama. Aktifkan gerakan untuk menghindari pengumpulan darah pada kaki untuk melancarkan peredaran darah.

2. Angkat kaki setinggi mungkin dari lantai ketika duduk

kaki bengkak saat hamil
Tujuannya juga untuk membantu kelancaran peredaran darah dan mencegah kebas pada kaki. Ketika duduk di kursi saat bekerja, letakkan kaki di atas bangku rendah, kotak kecil atau susunan buku di bawah meja. Hindari kebiasaan menyilangkan kaki ketika duduk, karena dapat menyebabkan kram.

3. Lakukan kegiatan peregangan ringan ketika duduk lama

Jika melakukan pekerjaan yang membutuhkan posisi duduk yang agak lama, rajinkan diri melakukan aktivitas peregangan pada kaki. Caranya mudah:
  • Julurkan kaki ke arah luar dan angkatkan sedikit sebelah tumit kaki dari lantai
  • Regangkan bagian ujung kaki (jari) ke arah atas dalam hitungan 8
  • Regangkan bagian ujung kaki (jari) ke arah bawah dalam hitungan 8
  • Gerakkan pergelangan kaki searah jarum jam dalam hitungan 8 putaran
  • Gerakkan pergelangan kaki lawan arah jam dalam hitungan 8 putaran
  • Ulangi cara yang sama untuk satu kaki yang lain

4. Posisi berbaring menggiring (miring)

Ibu hamil harus berlatih posisi tidur terbaik bagi wanita hamil yaitu berbaring secara miring. Sesuai dengan ajaran baginda Rasulullah SAW, kita dianjurkan supaya berbaring di atas lambung kanan (miring ke kanan) umumnya ketika berbaring untuk tidur karena mengandung hikmah yang tersendiri. Bagi ibu hamil, hindari berbaring secara terlentang dan tentu tidak tengkurap. Apa lagi ketika fase kehamilan masuk ke trimester ke-3.

5. Pakai sepatu yang sesuai

Ketika melakukan kegiatan luar, ibu hamil harus bisa memilih sepatu yang sesuai. Hindari memakai sepatu bertumit tinggi atau terlalu ketat karena dapat mengganggu stabilitas dan menambah tekanan pada kaki.

6. Pilih kaos kaki yang lembut

Hindari memakai kaos atau stoking yang memiliki gelang karet yang ketat. Selain dapat menambah efek pembengkakan kaki akibat gangguan aliran darah sekitar pergelangan kaki, juga dapat menyebabkan kram. Jadi pilih kaus kaki yang lembut dan sesuai dengan ibu hamil. Selain baik untuk kaki bengkak, juga baik untuk mengurangi kedinginan disaat malam hari atau pada saat musim hujan.

7. Memperbanyak meminum air putih

Air putih dapat membantu proses dehidrasi pada tubuh. Hingga dapat membuat tubuh menjadi segar, disamping membantu proses ekskresi dalam tubuh, air putih juga tidak menyebabkan pertambahan berat tubuh pada ibu hamil. Jadi sangatlah baik jika ibu hamil dapat mengkonsumsi air putih lebih banyak dari biasanya.

8. Aktif dengan latihan

Ibu hamil tidak bisa bergerak aktif adalah mitos !. Di awal proses kehamilan ibu hamil dianjurkan melakukan latihan ringan seperti berjalan, bersepeda, berenang atau aerobik. Aktivitas air seperti merendam kaki atau berendam sejajar bahu baik untuk meredakan bengkak kaki bagi ibu hamil.

9. Lakukan diet sehat

Tidak dipungkiri seiring dengan kebutuhan tubuh ibu dan bayi dalam kandungan, ibu hamil membutuhkan nutrisi yang tepat dan juga sehat. Untuk itu ada baiknya jika Anda mengurangi atau menjauhi makanan cepat saji. Karena biasanya makanan cepat saji lebih banyak mengandung kalori dan lemak dibandingkan nutrisi vitamin yang baik untuk ibu dan bayi. Bahkan akan dapat menyebabkan kenaikan berat badan (obesitas) dan kehilangan air dalam tubuh.

Mulai sekarang yuk'' kita ganti makanan cepat saji dengan mengkonsumsi camilan sehat, yang tentunya menyehatkan untuk ibu dan bayi Anda. Misalnya, sereal, yoghurt, minuman berair, salad dan buah-buahan. Dapat juga mengkonsumsi suplemen yang berbasis suplemen. Itu akan sangat baik untuk mendukung kebutuhan nutrisi selama kehamilan.

Konsumsi suplemen yang mengandung vitamin C, vitamin B Complex, kalsium dan zat besi sangat baik untuk membantu kesehatan ibu dan pertumbuhan bayi yang sehat. Jangan abaikan nutrisi selama kehamilan. Pastikan Anda mengkonsumsi suplemen yang alami, jangan sembarangan.

Kaki bengkak saat hamil memang sering terjadi pada ibu hamil. Biasanya pembengkakan akan terjadi terutama pada kaki atau lebih tepatnya di kaki bawah dan pergelangan kaki. Ternyata selain kaki, tempat bengkak yang umum terjadi pada masa kehamilan adalah pada mata, muka dan leher. Keadaan ini sering terjadi ketika masa kehamilan memasuki usia 20 minggu.

Kaki bengkak saat hamil dapat terjadi pada semua ibu hamil dengan berbagai macam penyebab. Sayangnya, meski sering terjadi pada semua ibu hamil, tidak semua kaki bengkak saat hamil merupakan suatu respon tubuh yang normal. Kaki bengkak saat hamil bisa saja merupakan tanda adanya penyakit yang diderita oleh ibu hamil. Jadi, Ibu hamil harus mengetahui apakah kaki bengkak yang ia alami merupakan suatu respon tubuh terhadap kehamilan yang normal atau malah suatu respon tubuh yang ditimbulkan dari penyakit. Ada baiknya jika Anda menanyakannya pada dokter.

Secara umum, kaki bengkak saat hamil terjadi karena adanya penumpukan cairan berlebih di kaki ibu. Hormon kehamilan yang dihasilkan ibu saat hamil akan membuat tubuh menahan dan mengumpulkan cairan lebih banyak. Gaya gravitasi adalah alasan mengapa cairan lebih banyak terkumpul di kaki ibu. Maka, kaki bengkak saat hamil lebih sering terjadi pada saat sore hari setelah ibu beraktivitas, terutama yang melibatkan berdiri. Kaki juga akan lebih bengkak saat bangun tidur karena pada saat itu cairan akan banyak berkumpul di kaki sebelah bawah pula.

Kaki bengkak saat hamil juga terutama akan muncul saat usia kehamilan semakin besar. Ini disebabkan karena janin di dalam kandungan ibu yang semakin besar. Janin yang semakin besar ini akan memberi hambatan pada pembuluh darah balik sehingga membuat lebih banyak cairan berkumpul di kaki. Tidak hanya kaki, bengkak juga dapat terjadi di muka, mata, leher bahkan tangan.

Alasan lain yang perlu diwaspadai pada kaki bengkak saat hamil adalah kondisi penyakit yang disebut preeclampsia atau eclampsia. Penyakit preeclampsia atau eclampsia merupakan penyakit yang eksklusif atau hanya menyerang ibu hamil saja. Penyebab penyakit tersebut ialah tubuh ibu yang berusaha melawan plasenta di dalam kandungan. Penyakit ini banyak menyerang ibu yang hamil pertama kali atau malah yang ibu yang hamil lebih dari 3-4 kali.

Penyakit preeclampsia dapat memberikan gejala, namun sayangnya lebih sering tidak menimbulkan gejala. Salah satu tanda utama dari penyakit ini ialah ukuran tekanan darah yang tinggi. Tanda lainnya adalah terdapat protein pada urin ibu dan kaki bengkak saat hamil. Sayangnya, tekanan darah tinggi dan protein pada urin tidak dapat di deteksi oleh ibu sehingga inilah salah satu alasan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala pada ibu hamil.

Gejala preeclampsia lainnya yang dapat terjadi adalah nyeri perut di ulu hati atau juga di kanan atas, sakit kepala hebat yang menetap, pandangan menjadi buram, mual dan muntah yang parah dan menetap serta keluarnya air urin yang sedikit. Satu gejala yang membuat penyakit ini wajib segera dibawa ke instalasi gawat darurat ialah kejang. Ibu hamil tidak dapat mengabaikan atau menyepelekan penyakit ini karena tidak jarang penyakit ini merenggut nyawa ibu maupun bayi yang dikandungnya.

Untuk tambahan saran: Berbagi kasih melalui pijatan suami

Jika para suami melakukan sedikit pijatan, maka juga dapat meringankan bengkak pada kaki. Bila perlu gunakan minyak pijat yang cocok untuk meredakan ketegangan urat akibat kaki bengkak. Perhatian dari sang suami memang sangat di butuhkan oleh para ibu-ibu yang sedang mengandung. Jadi ciptakanlah suasana yang tenang dan ajak si ibu berbincang, dengan begitu sudah pasti si ibu akan merasa senang bukan? Suasana hati yang senang, akan berdampak baik bagi ibu hamil.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait