4 Penyebab Cinta Menjadi Karatan dan Rusak

Salah satu unsur alam yang dikatakan sebagai logam mulia adalah emas (Au). Emas merupakan logam murni yang bersifat anti karat. Emas tidak akan terpengaruh oleh perubahan suhu keadaan dan lingkungan sekitar. Berbeda dengan emas, besi dan beberapa logam lainnya sangat bersifat korosif artinya mudah dipengaruhi oleh karatan. Karatan merupakan proses teroksidasinya unsur logam dengan udara sekitar.

Beberapa faktor utama yang menyebabkan karatan pada besi dan beberapa logam lainnya adalah kena air hujan, kena air laut, pengaruh kelembaban udara dan sebagainya. Lalu bagaimanakah dengan cinta? Apakah cinta juga mengalami perkaratan seperti pada besi dan seng?

Cinta yang tak terpengaruh oleh ruang dan waktu serta keadaan disebut cinta murni. Cinta jenis ini akan selalu tetap lestari meskipun berbagai keadaan sulit menghimpitnya. Sedangkan cinta yang mudah terkikis, keropos dan tidak bertahan lama disebut cinta berkarat atau corrosion love. Apa sajakah yang menyebabkan cinta menjadi karatan? Berikut adalah empat faktor penyebabnya:

1. Kerinduan Yang Mendalam 
Rasa rindu yang tak kunjung diobati bisa menyebabkan cinta menjadi berkarat. Rasa rindu merupakan bunga-bunganya asmara, tetapi jika lama tak disiram maka ia akan menjadi layu, seperti sebatang besi yang keropos dan mengkarat dengan sendirinya. Rindu yang terus-menerus dan tak ada kabarnya, membuat hati seseorang yang sedang menunggu menjadi lelah dan akhirnya tak merawat cintanya sehingga berkarat lalu mudah tergoda dengan cinta yang lain.


2. Rasa Ragu-ragu 
Perasaan ragu yang menyelimuti relung jiwa tentang nasib cintanya bisa membuat karat di hati. Tidak adanya rasa kepercayaan terhadap keteguhan cinta sang kekasih, bimbang terhadap kesetiaannya, atau pun berputus asa dalam mengejar cintanya bisa memunculkan rasa keraguan. Rasa keraguan tersebut membuat cinta menjadi korosi sehingga membuat pikirannya terayun-ayun untuk mencoba cinta yang lain.

3. Cinta Yang Terpendam 
Memendam cinta bukanlah hal yang baik untuk perkembangan dan kondisi jiwa seseorang. Cinta yang terpendam terlalu lama malah akan membuat cinta itu menjadi karatan dengan sendirinya. Yang membuatnya korosi adalah perasaan sakit dan lelah karena tak mampu mengungkapkan asmara tersebut. Sehingga lama-kelamaan cintanya menjadi rapuh dan lenyap seperti logam yang ditelan samudra.

4. Cinta Yang Tak Direstui 
Hal lain yang membuat cinta berkarat atau korosif adalah cinta yang tak mendapat restu. Nasib cinta tersebut akan berujung pada fase “digantung”. Jika dilanutkan akan menemui jalan terjal karena tak mendapat restu, namun jika diakhiri, rasa cinta tersebut masih kuat melekat di hati. Dan akhirnya “digantung”, dibiarkan, tak dirawat, hingga salah satu diantara mereka akan mengalami korosi, lalu tergoda pada cinta yang lain. 

Itulah empat penyebab cinta menjadi berkarat. Agar cinta tak mengalami korosi, maka rawat dan peliharalah secara kontinu biar tetap kinclong.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait