Mengenal Pola Umum Perhitungan Kalender

Sejak ribuan tahun yang silam Kalender telah diciptakan oleh para penyusunnya sesuai dengan pola atau sistematikanya. Pola atau sistematika suatu Kalender secara garis besar mengandung tiga unsur pokok sebagai tolok ukur kalender, yaitu: 

1. Unsur Matematis 
Unsur matematis dipakai dasar perhitungan dalam menentukan umur hari, umur bulan, dan umur tahun.

perhitungan kalender

2. Unsur Sistematis 
Unsur sistimatis melandasi penentuan hari-bulan-tahun serta penetapan Tahun-Barunya.

3. Unsur Geografis 
Unsur ini menyangkut tentang posisi, tempat atau daerah serta keadaan alam yang terkait dengan hari bulan-tahunnya.

Dengan tiga unsur tersebut, dapat dipakai tolak ukur mengkaji keakuratan suatu Kalender, sehingga Kalender itu menjadi patent.  Dari unsur matematis, dikaji perhitungan Tahunnya,  dari unsur sistimatis dikaji perhitungan bulannya,  serta dari unsur geografisnya dikaji penetapan tutup / pergantian tahunnya.

POLA UMUM KALENDER

Apabila diperhatikan, terdapat lima sistim Tahun yang melandasi suatu sistematika Kalender,  antara lain:

1. TAHUN-SURYA (SOLAR SISTIM)  
Pola Kalender yang berpedoman d jangka-waktu peredaran Bumi mengelilingi Matahari,  yang dinyatakan satu tahun, disebut satu tahun-surya. Umur tahunnya 365 hari, 48 menit, 46 detik (365,22 hari). Ini dipakai oleh Kalender Pranatamasa dan Kalender Masehi.

2. TAHUN-CANDRA (LUNAR SISTIM)  
Pola Kalender yang berpedoman dengan jangka-waktu peredaran Bulan mengelilingi Bumi, selama 29 hari, 12 jam, 44 menit, yang dinyatakan satu bulan, dan untuk satu tahunnya adalah 12 bulan, disebut satu tahun-candra. Umur tahunnya: 354 hari, 48 menit, 36 detik. Ini dipergunakan oleh Kalender Hijriah dan Kalender Caka-Jawa. 

3. TAHUN SURYA-CANDRA (LUNI-SOLAR SISTIM)
Pola Tahun Kalender yang berpedoman dengan penggabungan Tahun-Surya dengan Tahun-Candra. Umur tahunnya dua macam, yakni Tahun panjang, berumur 13 bulan-candra, dan Tahun pendek berumur 12 bulan. Ini dipergunakan oleh Kalender Caka, Budha, dan Kalender Imlek. 

4. TAHUN WUKU 
Pola Tahun Kalender wuku hanya berpedoman dengan daur hari, yang disebut Wewaran dan Wuku.  Umur Tahun Kalender Wuku adalah 420 hari atau 2 oton (2 kali daur wara-wuku). 

5. TAHUN SURYA-CANDRA-WUKU (KALENDER BALI) 
Pola Tahun Kalender yang berpedoman dengan penggabungan Tahun-Surya, Tahun-Candra, dan Wuku. Umur tahunnya ada dua macam, yakni Tahun panjang berumur 13 bulan-candra, dan Tahun pendek berumur 12 bulan-candra. Sedangkan pola Tahun Wukunya, dipakai dasar untuk penetapan Purnama-Tilem, yang dinamakan "Pengalantaka". Ini khusus hanya dipergunakan oleh Kalender Caka Bali.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait