4 Jenis Lensa dalam Dunia Cinta

Dalam pelajaran IPA baik di SMP maupun di SMA, ada satu materi tentang pengetahuan lensa. Ngomong - ngmong soal lensa, ternyata banyak sekali jenisnya, mulai dari lensa sederhana (simple lens), lensa asperis, aksikon, fresnel, fotokromik, silindris, hingga lensa komposit. Untuk teman-teman pelajar yang menyukai fotografi, maka materi ajar tersebut harus didalami agar bisa menjadi fotografer handal.

Nah bagaimanakah sifat dan karakteristik lensa-lensa tersebut, terutama lensa sederhana dilihat dari kacamata cinta? Berikut adalah uraian materi lensa sederhana dari sudut pandang cinta:

lensa cinta

Lensa Cembung 

Dalam bahasa Inggrisnya, lensa cembung dikenal dengan nama positive lens atau converging lens yaitu lensa yang salah satu permukaan atau kedua permukaannya berbentuk melengkung keluar alias cembung yang sifatnya mengkonvergesi cahaya (mengumpulkan sinar) pada satu titik fokus dalam garis sumbu optis lensa. Dalam kacamata cinta lensa cembung tersebut ibarat perasaan jatuh cinta yang mampu mendatangkan (mengumpulkan) cahaya semangat untuk menjalani fokus kehidupan.  Untuk menetukan besar fokusnya dirumuskan : 1/S + 1/S = 1/f

Dimana f adalah titik fokus, S1 adalah jarak benda ke lensa, dan S2 adalah jarak bayangan ke lensa. 

Dalam dunia cinta f merupakan fantasi, sedangkan S1 dan S2 adalah jarak antara kedua pasangan. Semakin besar jarak keduanya, semakin tinggi fantasinya (khayalannya). Artinya semakin jauh semakin rindu. Sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa cembung tergantung letak benda. Raung I maya, tegak, diperbesar; ruang II nyata, terbalik, diperbesar; Ruang III nyata, terbalik, diperkecil. Kegunaan lensa cembung adalah untuk membantu penglihatan rabut dekat, sebagai lensa objektif dan okuler pada teropong, sebagai kaca pembesar, dan merupakan lensa objektif pada mikroskop.  Lensa cembung dalam kacamata cinta untuk meneropong hati yang benar-benar tulus mencintai anda.

Lensa Cekung 

Dalam bahasa Inggrisnya, lensa cekung dikenal dengan nama negative lens atau diverging lens yaitu lensa yang salah satu permukaan atau kedua permukaannya berbentuk melengkung kedalam alias cekung yang sifatnya menyebarkan cahaya yang datang kepadanya. Dalam kacamata cinta lensa cekung tersebut ibarat perasaan patah hati yang membuat pikiran menjadi buyar tak menentu.

Lensa cekung memiliki 2 titik fokus yang terletak di depan dan di belakang lensa, karena hal tersebutlah dalam  dunia cinta. Patah hati akan membuat bingung menetukan pilihan (fokus). Kegunaan lensa cekung adalah untuk membantu penglihatan rabun jauh, merupakan lensa okuler pada mikroskop.  Lensa cekung dalam kacamata cinta berguna untuk melihat cinta yang jauh setelah patah hati.


Lensa Meniskus 

Lensa Meniskus berbentuk cembung cekung, jadi satu permukaan cembung, di sisi yang lain berbentuk cekung. Lensa ini bisa bersifat positif atau negatif tergantung radius speris kedua bidang antarmuka. Disebut juga lensa konkaf-konveks. Dalam kacamata cinta lensa ini ibarat status gantung, dimana hubungannya tidak jelas, apakah masih cinta atau sudah berubah jadi benci.

Lensa Tipis 

Lensa tipis sering kita jumpai pada beberapa benda misalnya lensa kontak untuk mata, lup, dan kacamata. Lensa tipis mempunyai ketebalan yang bisa diabaikan, sehingga untuk mengukur fokusnya dimulai dari pusat lensa (vertex). Dalam ilmu asmara, lensa tipis ini adalah perasaan keraguan, artinya antara rasa suka dan rasa persahabatan adalah Beti (beda-beda tipis). Hari ini suka, besok hilang, lusa suka lagi, dan seterusnya tak menentu.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait