Keuntungan dan Kerugian Pacaran Teman Satu Sekolah

Cinta memang buta, tua muda bisa tersangkut pada perasaan cinta. Bahkan anak-anak (remaja) yang masih sekolah pun tidak luput dari getaran asmara ini. Tidak bisa dipungkiri lagi, banyak muda-mudi yang masih berstatus sebagai pelajar terjerat dalam jalinan tali cinta, padahal seharusnya mereka harus konsentrasi penuh untuk belajar dan menambah ilmu sebanyak-banyaknya.

Namun, apa daya, hati tak bisa berdusta, cinta datang menghampiri dikala mereka sedang serius belajar. Akhirnya terjalinlah sebuah kisah cinta. Ada yang kuat berpegang teguh pada iman untuk mengutamakan belajar, ada pula yang coba-coba untuk mengenal cinta, sebagian ada yang sekedar iseng-iseng pacaran tetapi pelajaran tetap diutamakan, dan tidak sedikit pula anak-anak sekolah yang malah lebih mementingkan cinta daripada kepentingan sekolah.

kisah pacaran di sekolah

Dalam menjalin cinta, banyak siswa yang pacaran dengan teman satu sekolah, entah itu teman sekelas ataupun pacaran dengan lain kelas. Hal ini tidak terlepas karena mereka sudah saling mengenal dan selalu bersama-sama. Dari sudut pandang untung rugi, tentu mempunyai pacar satu sekolah ada untung dan ruginya. Berikut adalah empat keuntungan punya pacar satu sekolahan.

Keuntungan Pacaran dengan Satu Teman Sekolah

Menambah Motivasi Belajar
Banyak pelajar yang berubah drastis 180 derajat setelah punya pacar di sekolah. Yang dulunya malas belajar sekarang malah menjadi kutu buku dan sering pergi ke perpustakaan. Yang sebelumnya selalu mengantuk ketika mendengar ceramah guru, sekarang malah sering mengajukan tanya jawab dengan guru. Yang dulunya sering dihukum karena tidak membuat PR, kini paling rajin mengumpulkan tugas-tugas rumah. Ehmmm.. cinta memang gila. Itulah salah satu sisi positif punya pacar di sekolah. Motivasi belajar muncul karena ingin tampil sebagai yang terbaik di depan pacar, dan rasa malu jika menjadi nomor paling buncit di sekolah.
Penampilan Selalu Lebih Kinclong
Kalau punya pacar tentu malu dong rasanya, jika tampilan diri tidak sedap dipandang mata. Banyak pelajar yang berubah lebih kinclong ketika telah punya kekasih di sekolah. Yang dulunya bajunya urak-urakan, kini menjadi rapi laksana pejabat negara. Yang dulunya sekolah hanya mandi dua jari, sekarang malah mandi kembang tujuh rupa, sama pakai parfum yang paling fresh. Cinta akan membuat sobat berusaha menjadi yang tercantik / terganteng.

Mudah Dalam Pengawasan (Monitoring)
Kalau kamu punya pacar satu sekolah tentu lebih mudah mengawasi pergaulan dan tingkah lakunya. Sehingga rasa curiga akan menjadi lebih berkurang. Seandainya pacar sobat tidak berada dalam satu area, bisa jadi kepikiran terus dong! Tidakkah dia ngapa-ngapain di luar sana? Tapi kalau pacarnya ada dalam satu sekolah, jadi lebih gampang jadi mata-mata.

Lebih Mudah Berbagi
Punya pacar satu sekolah akan membuat kamu dan pacarmu lebih mudah saling memahami karena statusnya sama-sama pelajar. Kamu dan pacarmu juga akan lebih mudah saling berbagi, entah itu berbagi ilmu, berbagi PR, dan berbagi rasa serta bisa saling mensuport. Bayangkan jika seandainya pacar kamu tidak satu sekolah atau bukan seorang pelajar, tentu akan lebih sulit memahami aktivitas sekolah kamu, memahami perasaan kamu, dan membantu kesulitan kegiatan sekolahmu. Apalagi kalau misialnya si dia sering cemburu dan  kurang mendukung kegiatan sekolah kamu, bisa-bisa laju prestasimu  jadi stagnan. Misalnya mau ikut ekstrakurikuler, malah tidak didukung karena takut kamu lirik sana-sini dan main hati. Kan bisa bikin makan hati.

Itulah sobat keuntungan punya pacar satu sekolah. Tapi itu bukan berarti saya mendukung kamu untuk pacaran di sekolah. Utamakanlah belajar demi masa depan yang lebih cerah, Ok...!!!

Sisi Negatif Pacaran dengan Teman Satu Sekolahan

Seperti sisi uang logam, kalau ada untung, pasti ada rugi. Begitu juga punya pacar satu sekolah, tentu juga sisi negatifnya yang mungkin jadi pertimbangan kamu sebelum memutuskan untuk berpacaran dengan teman satu sekolah. Kalau bisa sich, utamakan pelajaran deh, biar lulus dengan nilai bagus. Nah, kerugian-kerugian punya pacar satu sekolahan antara lain:

Menggangu Konsentrasi
Tidak selamanya punya pacar satu sekolah bisa meningkatkan semangat belajar. Sering juga, seorang pelajar yang pacarnya satu sekolah malah justru konsentrasinya jadi buyar dan tidak fokus belajar. Tahu kenapa? Hal tersebut biasanya terjadi karena adanya kebersamaan. Dalam satu kelas misalnya, kita malah sering melirik si dia ketimbang memperhatikan penjelasan guru. Ujung-ujungnya kita mendapat teguran dari guru atau malah kita lupa mencatat materi yang telah diterangkan oleh guru.

Kalau pacar lain kelas juga sama dampaknya! Terkadang kita sering mendongak dan menoleh ke luar kelas untuk sekedar berharap si Doi lewat di depan kelas. Akibatnya konsentrasi terhadap pelajaran malah jadi luntur. Apalagi kalau bel istirahat telah berbunyi, tapi pak guru masih belum memberikan izin untuk kita beristirahat (keluar kelas), pasti kesal banget deh jadinya.  Sering kali ada perasaan was-was “Jangan-jangan si dia sudah selesai makan di kantin, nggak jadi duduk bareng dech!”

Membatasi Pergaulan
Punya pacar satu sekolah akan berdampak pada proses sosialisai kita terhadap teman-teman. Inginnya bisa punya teman 100 orang, eh malah hanya separuhnya yang terjalin. Tahu kenapa? Karena kita akan dibatasi oleh perasaan kita kepada si kekasih. Punya pacar satu sekolah akan membatasi ruang pergaulan kamu. Mungkin kita akan hanya bergaul dengan teman yang sejenis saja dan tidak bisa berteman dengan lawan jenis karena kita takut si Doi marah atau cemburu. Kita juga akan merasa selalu diawasi entah oleh si dia ataupun teman-temannya. Jadi pacaran satu sekolah hanya akan mengurangi kebebasan kamu.

Menambah Pengeluaran
Semakin sering bertemu maka biayanya semakin besar. Ketika jam istirahat, kamu dan pacarmu pergi ke kantin. Malu dong jika nggak nraktir. Parahnya lagi sampai traktir teman-teman dekatnya atau malah seluruh teman sekelasnya. Wah bisa terkuras tuch isi dompet! Entah kamu cowok atau cewek, pasti punya keinginan mentraktir pacar kamu. Nah ini sering dimanfaatkan oleh teman-teman dekat si dia untuk sekedar nebeng ikut dibelikan makanan di kantin sekolah. Karena rasa gengsi, akhirnya dengan terpaksa kita memakai jatah uang tabungan dari ortu. Biaya pengeluaran yang lain adalah uang bensin, terutama untuk antar jemput cowok / cewek kamu. Jika pacar kamu bukan satu sekolah, mungkin anggaran keuangannya akan keluar pas malam mingguan saja.

Jadi Bahan Gosip
Pacaran dengan teman satu sekolah sering kali menjadi pusat perhatian bagi kawan-kawanmu yang lain. Tentu ada yang suka, ada pula yang tidak. Apa pun status dan perkembangan hubungan kamu dengan si dia sering kali menjadi bahan omongan dan gossip dari siswa-siswa yang lain. Apalagi kalau kalian putus, wah bisa jadi bahan ocehan satu sekolahan. Malu khan..??!! Hubungan yang baik digosipin, cinta bubar ditertawakan, serba salah jadinya. Ini dapat menjadi beban pikiran, sehingga merusak kemajuan pretasi kamu. Seandainya pacar kamu bukan sama-sama satu sekolah, mungkin bisa beda ceritanya.

Ok sobat, itu beberapa hal yang merugikan jika punya pacar satu sekolah. Siapa pun kamu (pelajar jomblo atau pun pelajar yang punya banyak cinta), tetap..., belajar adalah yang utama.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait