Kenali Empat Tipe Calon Mertua dan Cara Menarik Hatinya

Apakah anda seorang yang akan menikah? Sudah pernahkah bertemu dengan Sang Calon Mertua? Bagaimana kesan-kesan anda terhadap mereka dan keluarganya? Tentu masing - masing mempunyai jawaban yang berbeda-beda. Ada yang terkesan ramah, ada yang bilang menyeramkan, ada yang cuek, ada pula terkesan seperti orang tua sendiri.

Nah, agar langkah anda menemui jalan mulus untuk mendapatkan restu mereka, maka sebaiknya kenali dulu tipe calon mertua anda. Berikut adalah empat tipe calon mertua:

1. Tipe Dewan Juri (Judgestic)
Calon Mertua dengan tipe ini cenderung selalu memperhatikan diri anda sepenuhnya, mulai dari penampilan, gaya busana, tutur sapa, memperhatkan sikap anda, hingga sedetail-detailnya tentang diri anda.


Yang paling menyakitkan ketika menghadapi calon mertua tipe juri/hakim ini adalah mereka selalu membandingkan anda dengan orang yang ia suka (termasuk juga mantan pacar dari kekasih anda). Untuk menghadapi tipe ini, berusahalah mencari informasi tentang sosok seperti apa yang mereka suka dan tidak disukai, kemudian lakukan adaptasi dan sedikit perubahan agar anda bisa masuk kategori orang yang mereka senangi.

2. Tipe Cerewet (Commentator)
Calon mertua yang bertipe cerewet sering mengeluarkan nasehat, mengatur anda dan bercerita tentang berbagai hal secara berulang-ulang hingga anda akan merasa bete ngedengerinnya. Calon mertua seperti ini sangat tidak senang dibantah dan tidak mau mengalah, serta mudah tersinggung. Hadapilah Camer ini dengan penuh kesabaran, coba mengalah, dan jika ingin mengajukan bantahan maka lebih baik menggunakan kalimat tanya dari pada memotong pembicaraanya langsung.

3. Tipe Cuek (Uncommunicative)

Sulit rasanya menebak isi hati seseorang jika kita tidak berkomunikasi dengannya. Begitu juga calon mertua tipe ini. Ketika kita berkunjung ke rumahnya, ia nampak cuek, jarang basa-basi, tak pernah senyum dan raut wajahnya terlihat datar. Calon mertua ini penuh dengan tanda tanya, apakah ia suka dengan kita atau tidak, sulit ditebak. Dalam menaklukkan tipe ini, tetaplah bersifat sopan, beranikan diri untuk menyapa lebih dulu, dan tanyakan kepada si Doi tentang hal-hal yang tidak disukai oleh calon mertua.

4. Tipe Demokratis
Calon mertua yang bertipe demokratis cenderung memberi kebebasan kepada anak-anaknya untuk menentukan sendiri dalam pilihan kekasihnya. Mereka biasanya bersifat terbuka dalam menerima siapa saja sebagai calon istri/suami dari anaknya. Tipe seperti ini cenderung akan membuat anda nyaman dan merasa mereka seperti orang tua anda sendiri. Namun walaupun mereka terlihat welcome dengan kehadiran anda, tetapi sebenarnya sangat sulit untuk mengambil hati dan simpati mereka.

Cara Menarik Hati Calon Metua

mertua menantuSebelum melaju ke mahligai pernikahan, satu ujian yang harus dilalui adalah mengakrabkan diri dalam lingkungan keluarga sang kekasih. Menyatu dalam keluarga si Doi memang gampang-gampang susah, apalagi sama sekali belum pernah bertemu dan mengenal keluarganya, pasti sangat mendebarkan. Agar menemukan jalan mulus menuju ke jenjang pernikahan, maka harus bisa mendapat restu keluarga, terutama orang tua sang kekasih. Jika mampu mengambil hati dan mendapatkan simpati mereka, maka hidup anda akan menjadi lebih santai.

Untuk itu diperlukan kiat dan usaha agar mampu mengambil hati Sang Camer, berikut empat hal yang wajib anda lakukan:

Wajib Bersikap Sopan
simpati calon mertua adalah bersikap dan bertindak sopan, baik yang menyangkut  tutur kata, tegur sapa, sikap hormat, dan sebagainya. Gunakan bahasa yang enak didengar, dan juga pelajari tata kehidupan keluarga calon mertua. Kesan santun di mata mertua dapat menjadikan diri kita sebagai kandidat kuat sebagai penerima restu cinta dari mereka.

Membantu Pekerjaan
Korbankanlah sedikit waktu, pikiran dan tenaga anda untuk membantu pekerjaan sang calon mertua, misalnya membantu memasak atau ikut memperbaiki taman rumahnya. Rasa lelah dan peluh yang bercucuran akan terbayarkan tatkala anda bisa berhasil akrab dengan mereka. Jika ini terjadi berarti lampu hijau sudah mulai berkedip.

Memberi Bingkisan
Budaya suap-menyuap memang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, termasuk juga dalam urusan cinta. Memberi bingkisan sederhana bisa menjadi cara andalan untuk mengambil hati orang tua sang kekasih. Carilah informasi tentang barang-barang yang disukai oleh calon mertua, atau barang-barang yang belum mereka punyai.  Tapi jangan sampai hadiah yang anda berikan terkesan sebagai tindakan suap. Gunakanlah basa-basi agar calon mertua tidak merasa disogok. Ingat, barang/bingkisan yang anda peroleh dengan susah payah lebih besar nilainya di mata calon mertua daripada barang/hadiah yang harganya mahal.

Tumbuhkan Keyakinan
Tumbuhkanlah keyakinan di mata sang calon mertua bahwa anda adalah jodoh yang tepat bagi anaknya. Mereka harus yakin bahwa anda akan mampu memberikan kebahagiaan baik secara lahir dan batin untuk anaknya. Utarakan visi misi anda kepada calon mertua jika anda telah menikah dengan anaknya nanti. Keyakinan terhadap diri anda, akan semakin memuluskan jalan menuju ke pelaminan.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait