Beginilah Permainan Gasing Tradisional Bali

Gangsing atau Gasing bisa disebut sebagai permainan rakyat dunia. Pasalnya permainan itu terdapat di sejumlah negara, seperti di Malaysia. Di Malaysia,  permainan gansing selain digemari penduduk Melayu juga penduduk imigran India. Bahkan kini di toko-toko di sejumlah kota-kota besar di dunia juga banyak ditemui gangsing elektronik yang berputar berdasarkan kekuatan energi listrik semacam baterai.

Di Bali sendiri, gangsing terdapat di beberapa kabupaten, misal di Buleleng dan Tabanan. Di kabupeten Buleleng sendiri, pada tahun 2014 Pemkab setempat memiliki perhatian yang besar terhadap permainan gangsing dengan memfasilitasi lomba-lomba baik dalam ajang yang besar maupun dalam sekala yang kecil.

permainan gasing

Banyak warga berharap, permainan gangsing ini bisa menjadi daya tarik wisata agar Buleleng bisa dikenal di dunia. Seperti bermain golf,  gangsing sesungguhnya punya daya tarik dalam hal memukul. Dalam bermain golf, konsentrasi memukul bola diarahkan agar bisa mendekati lubang. Dalam bermain gansing, cara memukul dilakukan dengan sedemikian rupa untuk mengenai gangsing lawan, agar gangsing lawan bisa jatuh dan berhenti berputar. Salah satu tekniknya adalah dengan memperhatikan secara seksama arah putaran gangsing lawan. Jika arah putarannya ke kanan, sebaiknya dipukul dari arah kanan agar putarannya gangsing lawan bisa terhenti. Kalau arah putaran gangsing lawan tidak kita ketahui dan kita salah memukul,  bisa-bisa gangsing lawan makin keras putarannya dan gangsing kita tak mau berputar.

Aturan Permainan Gasing Tradisional Bali

permainan gasing bali
Permainan Gangsing atau Gasing di Pulau Dewata Bali tidak dimainkan secara sembarangan. Permainan itu punya peraturan tersendiri. Selain untuk menentukan siapa kalah siapa menang, peraturan juga meliputi jumlah pemain maupun durasi. Misalnya durasi permainan ditetapkan selama dua jam. Selama waktu dua jam itu kedua tim memainkan sepuluh pertandingan. Pada tiap-tiap pertandingan setiap tim menurunkan empat pemain. Permainannya adalah gangsing lawan dilepas di tengah arena. Kemudian pemain musuh memukul dengan cara melemparkan gangsingnya ke gangsing lawan. Untuk menentukan pemenangnya adalah gangsing yang lebih lama berputarlah yang keluar sebagai pemenang.

Seperti juga tinju, gangsing wajib ditimbang. Berat timbangan menentukan kelas pertandingan yang bisa diikuti. Yakni ada gangsing yang ukurannya 125 cm, kemudian ukuran medium 74 cm dan ukuran normal 60 cm.

Namun yang lazim atau ukuran yang paling banyak dipakai dalam pertandingan gangsing dalam satu dekade terakhir ini adalah gangsing yang berukuran 60 cm. Konon, aturan main gangsing sekarang ini mengacu kepada aturan di Johor, Malaysia yang memakai sistem grup dan nilai diperoleh dari sekian kali menang berturut-turut.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait