4 Sastrawan Paling Terkenal Karena Syair Cintanya

Keindahan cinta menjadi daya tarik yang tak pernah berhenti untuk digali sebagai inspirasi. Kekuatan Cinta telah melahirkan berbagai karya seni yang menakjubkan dalam peradaban manusia. Anda mungkin tahu Taj Mahal India, lukisan-lukisan cantik di Eropa hingga berbagai barang kerajinan seni yang berestetika tinggi. Kekuatan cinta juga ternyata melahirkan untaian-untaian kata indah yang terangkum dalam sebuah lirik lagu atau pun dalam gubahan puisi karya seorang penyair.

Di setiap bangsa telah lahir penyair-penyair hebat yang karya-karyanya diakui dunia. Berikut disajikan empat penyair cinta dari berbagai belahan dunia yang karyanya tetap dikenang hingga kini.

Kahlil Gibran

sastrawan syair cinta
Dalam dunia sastra, siapa yang tidak mengenal tokoh penyair ini. Ia adalah Kahlil Gibran, seorang manusia biasa yang lahir di daerah timur tengah, tepatnya di Libanon pada 6 Januari 1883. Kehidupan Kahlil Gibran memang menempuh jalan yang berliku-liku. Di usia 10 tahun, ia dan keluarganya harus meninggalkan kota kelahirannya menuju ke Boston, Amerika Serikat. Di sana ia merasakan alkuturasi budaya dan pemikiran antara dunia barat dan timur. Saat remaja Kahlil Gibran mengalami masa sulit karena harus kehilangan ibu, adik, dan kakaknya karena meninggal akibat penyakit. Ia harus bertahan hidup berdua dengan adik perempuannya.

Karya-karya Kahlil Gibran banyak yang mengundang kontroversi karena gaya bahasanya yang lugas dan banyak mengandung kritik-kritik sosial, salah satu yang paling terkenal adalah The Prophet. Ia kemudian meninggal di usia 48 tahun karena mengidap penyakit seperti keluarganya dulu. Sebuah penggalan sajak Kahlil Gibran tentang cinta: “Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah keterpautan jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad” .


Sir Walter Scott

Sir Walter Scott yang hidup antara tahun 1771 – 1832 merupakan seorang sastrawan yang berasal dari Inggris. Sir Walter Scott adalah pengarang yang paling berpengaruh di Inggris pada zaman tersebut, ia banyak melahirkan karya-karya sastra yang romantic dan beberapa puisi naratif yang terinspirasi dari kisah-kisah sejarah di negerinya. Pada awal publikasi karyanya, ia menggunakan nama samaran dalam karyanya. Hal itu terjadi karena ia merasa malu dan rendah diri akibat cacat fisik (kaki pincang) yang dialaminya sejak masih kecil. Namun, setelah ia tahu karya-karyanya banyak dibaca dan disukai orang, ia mulai memberanikan diri menggunakan identitas aslinya. Karyanya yang cukup terkenal adalah romantika yang berjudul Ivanhoe.

Ernest Hemingway

Ernest Hemingway merupakan seorang sastrawan yang berasal dari Amerika Serikat yang hidup antara tahun 1899-1961. Karya-karyanya yang hebat menjadikan dirinya pernah meraih nobel sastra tahun 1954. Ernest Hemingway adalah seorang jurnalist yang bekerja di Kansas City Star. Karya-karya sastra Ernest Hemingway dianggap banyak mengandung unsur fatalisme, pesimistis, dan Sinisme karena memang kondisi pada saat itu banyak diliputi ketidakpastian. Earnest yang dijuluki sebagai Rasul Generasi Yang Hilang meninggal karena bunuuh diri pada tanggal 2 Juli 1962 dengan Puncak karyanya berjudul The Old Man and The Sea.

Chairil Anwar

Penyair yang terkenal dari Indonesia adalah Chairil Anwar. Sastrawan yang lahir di Sumatra Utara pada tahun 1922 tersebut banyak menghasilkan karya-karya yang mengesankan. Keadaan Indonesia yang kala itu di bawah kekuasaan Belanda, menjadikan banyak karyanya yang mengandung unsur protes dan kritik sosial. Namun, tidak sedikit karya-karya sastranya yang bertajuk cinta, misalnya Hampa, Kau Kembang Aku Kumbang, dan lainnya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait