10 Mata Uang dengan Nilai Tukar Terendah di Dunia

Nilai tukar suatu mata uang pada sebuah negara adalah nilai perbandingan antara mata uang negara tersebut dengan mata uang negara lain. Dalam hal ini, mata uang yang menjadi patokan umum di seluruh dunia adalah dolar amerika. Misalnya nilai tukar 1 dolar amerika serikat sama dengan 13.000 rupiah, secara sederhana ini artinya jika kita punya satu dolar amerika, maka sama dengan kita memiliki uang sejumlah 13.000 rupiah jika dibelanjakan di Indonesia.

Di dunia ini, ada sekitar 180 mata uang yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan yang jadi patokan internasionalnya adalah dolar amerika. Tinggi rendahnya nilai mata uang suatu negara terhadap dolar amerika ditentukan oleh banyak faktor, misalnya tingkat suku bunga nasional, hutang publik, trafik perdagangan, hingga kondisi ekonomi politik negara yang bersangkutan.

Nah, negara-negara mana sajakah yang nilai tukar mata uangnya paling rendah terhadap dolar? Inilah uraiannya.

#1 Mata uang Dollar Zimbabwe, negara Zimbabwe, 1 USD setara dengan 361.900 ZWD

mata uang nilai tukar terendah
Kemerosotan ekonomi dan nilai mata uang terparah terjadi di negara Zimbabwe. Hiperinflasi yang puncaknya terjadi tahun 2008 silam, membuat dollar zimbabwe seperti sampah kertas yang tak berharga. Bayangkan, uang 100 miliar dolar zimbabwe ternyata kala itu hanya cukup untuk membeli 3 butir telur atau sepotong roti. Untuk membeli sembako, warga Zimbabwe harus membawa sekaranjang uang kertas. Pecahan tertinggi yang pernah dicetak Bank Sentral Zimbabwe (RBZ) adalah 100 triliun dollar yang hanya cukup untuk ongkos naik bus selama sepekan. Kini 1 dolar USD setara dengan 361.900 ZWD, dan masih merupakan negara dengan nilai mata uang terlemah, bahkan mata uang ini dihentikan penggunaannya oleh pemerintah setempat.

#2 Mata uang Rial, negara Iran, 1 USD setara dengan 30.525 IRR

Pecahan mata uang tertinggi yang dicetak pada Rial (IRR) adalah 100.000 yang setara dengan US$ 3,28. Pecahan uang koinnya yang nominalnya paling besar adalah 5.000 IRR. Mata uang rial saat ini merupakan salah satu mata uang terlemah di dunia jika dibandingkan dengan US dolar. Pelemahan perekonomian yang diakibatkan oleh sanksi embargo ekonomi membuat sistem perbankan nasional Iran terputus dengan dunia luar, termasuk juga larangan perdagangan ekspor minyak bumi. Ini membuat mata uang Iran menjadi semakin terpuruk.


#3 Mata uang Dobra, negara Sao Tome, 1 USD setara dengan 21.748 STD

Negara Sao Tome & Principe merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sejumlah pulau kecil yang terletak di kawasan Afrika. Negara bekas jajahan Portugis ini merupakan negara terkecil di Afrika dengan komoditas utama yang diperdagangkan adalah kopi, coklat, dan kelapa sawit. Namun perekonomiannya lebih banyak digerakkan oleh kegiatan impor. Hal inilah yang mungkin menjadi salah satu faktor penyebab mata uang Dobra (STD) menjadi yang terlemah ke empat di dunia.

#4 Mata uang Dong, negara Vietnam, 1 USD setara dengan 22.434 VND

Di peringkat ke empat sebagai mata uang terlemah adalah Dong (VND), milik Vietnam. Jatuhnya nilai mata uang Dong tak lepas dari sejarah perang Vietnam tahun 1970an lalu. Kemenangan melawan pasukan sekutu AS, membuat dampak buruk bagi perekonomiannya. Di Vietnam, untuk sarapan pagi yang mewah, kita membutuhkan uang Dong sebanyak 30.000 VND, yang nilainya setara hanya dengan 2 dolar amerika. Sementara jika anda berbelanja di Amerika Serikat dengan membawa uang 2 dolar, maka anda hanya akan mendapat sebuah roti kecil. Jika di Indonesia pecahan uang tertinggi adalah 100.000 rupiah, maka pecahan uang tertinggi yang di cetak oleh bank central Vietnam adalah 500.000 VND.

#5 Mata uang Rubel, negara Belarusia, 1 USD setara dengan 20.040 BYR

Rubel Belarus adalah mata uang resmi negara Republik Belarusia, yang merupakan pecahan negara Uni Soviet. Sebelum tahun 1992, mata uang yang berlaku di negara ini adalah Ruble Soviet. Mata uang yang berkode BYR tersebut merupakan salah satu mata uang terlemah, karena anda dapat memiliki 19.900 BYR dengan menukar 1 dolar amerika. Nah, jika di Vietnam pecahan mata uang yang tertinggi adalah 500.000 VND, maka nominal tertinggi yang dicetak oleh bank central Belarus adalah sebesar 5.000.000 BYR (lima juta rubel). Nilai uang kertas 5.000.000 BYR tersebut setara dengan 251,56 USD.

#6 Mata uang Rupiah, negara Indonesia, 1 USD setara dengan 13.687 IDR

Mata uang negara kita juga termasuk deretan mata uang yang terlemah di dunia. Satu dolar amerika serikat setara dengan 13.687 rupiah. Otoritas negara telah mencoba beragam upaya yang terbaik untuk menstabilkan mata uang kita (IDR), tetapi berbagai krisis keuangan international sangat memainkan peran vital dalam memfluktuasikan posisi rupiah. Catatan mata uang denominasi tertinggi Rupiah Indonesia adalah 100.000 yang setara dengan 7.31 USD.


#7 Mata uang Kip, negara Laos, 1 USD setara dengan 8.115 LAK

Negara kawasan Asean yang juga bernasib sama dengan Vietnam dan Indonesia adalah Laos, dengan nama mata uangnya Kip yang resmi diperkenalkan pada tahun 1952. Badai inflasi dan krisis moneter yang terjadi di Asia tahun 1997 lalu merupakan alasan utama penyebab penurunan ekonomi negara yang beribukota Vientine ini. Sama seperti Indonesia, nilai pecahan terbesar yang Laos miliki adalah 100.000 LAK yang setara dengan 12,32 USD.

#8 Mata uang Guinea Franc, negara Republik Guinea, 1 USD setara dengan 7.300 GNF

Republik Guinea memperoleh kemerdekaannya dari Prancis tahun 1958. Sejak saat itu, negara itu selalu bergejolak dalam masalah politik dalam negeri, dan bahkan semakin parah dengan kegiatan korupsi, terutama yang terkait dengan sumberdaya mineral sebagai target para investor. Nilai pecahan tertinggi yang beredar di Guinea adalah sebesar 10.000 GNF yang setara dengan 1,36 USD.

#9. Mata uang Gaurani, negara Paraguay, 1 USD setara dengan 5.662 PYG

Di deretan ke sembilan ada mata uang negara Paraguay, yakni Gaurani. Negara yang berlokasi di benua Amerika Selatan ini memiliki kondisi ekonomi yang tidak bagus akibat dari laju inflasi, perdagangan pasar gelap, dan juga kasus korupsi yang sudah menjadi trade mark negara ini. Sama seperti Indonesia, pecahan mata uang yang paling besar nominalnya adalah 100.000 (seratus ribu gaurani).

#10 Mata Uang Riel, negara Kamboja, 1 USD setara dengan 4.039 KHR

Di deretan akhir adalah negara Asean, yakni Kamboja dengan nama mata uang Riel Kamboja. Meskipun sebagai mata uang negara, namun banyak warga setempat yang lebih suka bertransaksi dengan dolar amerika. Mata uang riel anjlok ketika pasukan PBB memerintah Kamboja pada tahun 1990an setelah berhasil mengendalikan pemberontakan Khmer Merah Maois. Sejak saat itu, riel dipatok pada kisaran 4.000 per dolar.

Nah, demikianlah deretan negara-negara yang memiliki konversi rate mata uang terendah di dunia. Data-data di atas diambil pada pertengahan tahun 2016, dan mungkin saja saat ini telah mengalami perubahan, seiring dengan fluktuasi ekonomi negara-negara di dunia. (Sumber: xe.com)

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait