Cek Kesehatan Tubuh dengan Melihat Kondisi Kuku

Kuku tersusun dari bahan-bahan protein yang serupa dengan kulit dan rambut, yakni keratin. Kuku tumbuh dari jaringan di bawah kutikula. Setiap bulan, kuku tangan dapat bertambah panjang sekitar 2-3 milimeter, sementara kuku kaki tumbuh sekitar 1 mm per bulan. Dari kondisi warna kuku, kita dapat menentukan seberapa sehat tubuh kita. 

Ada beberapa tanda pada kuku yang wajib kita cermati untuk mengecek kesehatan fisik kita, yakni:

1. Kuku Jari Terangkat
kuku sehat
Jika kuku-kuku pada jemari tangan anda terlihat agak terangkat, seolah-olah ingin menjauh dari bantalannya, maka kemungkinan anda terkena gangguan kelenjar thyroid. Gangguan ini dapat menyebabkan penurunan dan kenaikan berat badan yang sulit terkontrol.

2. Garis Merah di Pangkal Kuku
Garis kecil yang berwarna agak coklat atau kemerahan pada pangkal kuku dapat menjadi tanda bahwa organ jantung anda kurang sehat. Jika tekanan darah dan kolesterol anda tinggi maka kemungkinan tanda pada kuku tersebut mengindikasikan anda sedang kena cardiovascular.

3. Menggigit Jari
Menggigit jari memang merupakan salah satu kebiasaan yang lumrah dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Namun, jika ini sering anda lakukan, maka pertanda anda sedang stress atau gelisah.

4. Kuku Berwarna Kuning
Setelah anda membersihkan cat kuku dengan cairan peluntur, permukaan kuku biasanya akan tampak kuning. Namun jika setelah periode tertentu, permukaan kuku anda masih terlihat kuning, maka cobalah cek kadar gula darah anda untuk memastikan apakah anda sedang mengidap penyakit diabetes.

5. Kuku Berwarna Biru
Jika anda melihat warna kuku anda terlihat membiru bersama dengan warna bibir anda, maka hal itu pertanda masalah dengan kadar oksigen dalam tubuh anda. Beberapa penyakit yang mungkin mengikuti antara lain: kadar hemoglobim rendah, asma, pneumonia, emfisema, COPD, dan Bronkitis kronik.

6. Bantalan Kuku Tampak Putih Pucat
Jika bantalan kuku (kulit di bawah kuku) terlihat putih pucat itu menandakan tubuh anda sedang kekurangan asupan nutrisi, termasuk juga kena gejala anemia.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait