10 Cara Sederhana Menghemat Air di Kebun Taman

Dari waktu ke waktu kebutuhan akan air semakin terus meningkat, sementara pasokan air bersih semakin berkurang sehingga berpotensi menjadi lebih mahal. Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk semaksimal mungkin menghemat pengeluaran air, termasuk kebutuhan air untuk kebun dan taman. Apa sajakah yang bisa kita lakukan untuk menghemat penggunaan air di taman rumah kita? Inilah sepuluh hal mudah yang mesti kita laksanakan:

1. Biarkan Tanah Anda Bekerja
Gali dan balikkan tanah di kebun anda. Tujuannya selain untuk rotasi ruang udara, penggemburan dan pembalikkan tanah dapat menghemat air, karena air akan lebih sedikit mengalami penguapan dan kemudian lebih banyak meresap ke dalam dan disimpan oleh organisme tanah.

alat semprot hemat air
2. Pilih Tanaman yang Hemat Air
Jika daerah anda sangat sedikit tersedia sumber air, maka pilihlah tanaman hias yang konsumsi airnya rendah, misalnya pohon kaktus dan tanaman perdu lainnya.

3. Berantas Tumbuhan Gulma
Gulma dan tanaman pengganggu lainnya harus dicabut agar jumlah konsumsi air tidak banyak atau menjadi kompetitor bagi tanaman utama kita.

4. Gunakan Mulsa
Mulsa adalah material penutup tanaman budidaya yang bertujuan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit sehingga membuat tanaman tumbuh dengan baik. Material mulsa dapat berupa lembaran plastik atau bahan organik seperti daun kering, serbuk gergaji kayu, dan sejenisnya.

5. Atur Jadwal Pengairan dan Penyiraman
Percuma melakukan penyiraman jika tidak sepenuhnya diserap oleh tumbuhan, misalnya saat cuaca panas, air akan lebih banyak mengalami penguapan ke udara. Oleh sebab itu, penyiraman di pagi dan senja hari saat cuaca mulai dingin akan lebih mampu menghemat penggunaan air.

6. Kelompokkan Tanaman Anda sesuai dengan Kebutuhan Airnya
Tujuan melakukan tindakan ini adalah agar anda mampu memberi porsi air pada suatu bidang tanah sesuai dengan kebutuhan kelompok tanaman tersebut. Jika anda menanam berbagai jenis tumbuhan yang tingkat konsumsi airnya berbeda pada satu bidang tanah yang sama, maka pertumbuhannya menjadi tidak optimal. Mungkin ada tumbuhan yang kelebihan air atau sebaliknya.

7. Cukur Rumput Anda Lebih Pendek
Memotong rumput yang menghiasi halaman kebun anda juga dapat menghemat pengeluaran air. Rumput yang pendek akan mempermudah pengairan, dan juga memberi kesempatan lebih besar bagi tanaman utama untuk memperpanjang akar-akarnya di dalam tanah, sehingga para tanaman menjadi lebih mandiri dalam menemukan sumber-sumber air yang tersedia di dalam tanah.

8. Tanam Tumbuhan di Dalam Pot
Menanam bunga di dalam pot akan mempermudah menata letak keindahan taman rumah anda. Selain itu, juga mampu menghemat penggunaan air karena tetesan air hanya akan berada di dalam wadah pot tersebut saja (tidak meresap kemana-mana).

9. Manfaatkan Air Bekas
Jika anda menggunakan air untuk kebutuhan tertentu, maka sisa-sisanya bisa anda manfaatkan untuk kebutuhan kebun taman anda. Hal ini akan membantu meminimalkan pengeluaran biaya air rumah tangga anda.

hemat air


10. Gunakan Alat Bantu
Anda bisa membeli atau membuat sendiri alat bantu yang berfungsi untuk mengatur pengairan dan penyiraman tanaman di taman kebun anda sehingga lebih efesien dan efektif, seperti tampak pada gambar di atas.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait