Mengenal Sekilas Tentang Cek Pembayaran

Apa itu cek? Makna Cek (cheque) seperti yang tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) adalah surat yang berisi perintah tidak bersyarat oleh penerbit kepada bank yang memelihara rekening giro penerbit untuk membayarkan suatu jumlah uang tertentu kepada pemegang atau pembawa. Dalam penggunaan cek, ada beberapa pihak yang terkait, antara lain:

1. Penerbit (drawer) adalah orang yang mengeluarkan surat cek.

2. Tersangkut yaitu pihak bank yang diberi perintah tanpa syarat untuk mengeluarkan atau membayar sejumlah uang tertentu.

3. Pemegang (holder) merupakan orang yang diberi hak untuk memperoleh atau mendapatkan pembayaran yang namanya tercantum dalam surat cek.

cek uang

4. Pembawa (bearer) adalah orang yang ditunjuk untuk menerima pembayaran,  tanpa menyebutkan namanya dalam surat cek. Adanya pembawa (bearer) ini sebagai akibat dari adanya klausula "atas unjuk" yang berlaku bagi surat cek.

5. Pengganti yaitu orang yang menggantikan kedudukan pemegang surat cek dengan jalan endosemen.  Dalam hal ini, surat cek diterbitkan dengan klausula "atas pengganti" dengan mencantumkan nama pengganti dalam surat cek.

Apa saja syarat formal cek menurut KUHD? Syarat formal sebuah cek adalah memenuhi unsur:

#1. Nama 'cek' yang dimuat dalam teks sendiri dan dinyatakan dalam mana cek itu disebutkan.

#2. Perintah tidak bersyarat untuk membayar suatu jumlah tertentu.

#3. Nama orang yang harus membayar (tersangkut).

#4. Penunjukan tempat pembayaran harus terjadi.

#5. Penyebutan hari beserta tempat cek diterbitkan.

#6. Tanda tangan orang yang menerbitkan cek (penerbit)

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait