Sistem Kerja Game Onlline dan Cara Mengatasi Kecanduannya

Game yang dimainkan secara online memiliki dua sisi, yaitu server-side dan client-side. Server side adalah tempat dimana Anda menyimpan sebuah game, yang melayani beberapa client-side agar bisa berkomunikasi dan dimainkan secara bersamaan dengan banyak orang. Client-side adalah sisi dari komputer si pemain game. Dua sisi ini berkomunikasi secara intensif untuk meng-update kondisi di dalam game. Pemain hanya perlu memasukkan input yang diinginkan (klik mouse, klik keyboard), komputer akan mengirim input tersebut ke server, hasil input divalidasi lalu dikembalikan ke komputer pemain dimana karakter pemain dalam game melakukan aksi yang diinginkan.

Karena game online menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan server, maka kualitas jaringan dan kecepatan koneksi sangat mempengaruhi kualitas permainan. Bila koneksi terganggu/mengalami lag sedikit saja,  dampaknya akan terlihat pada jalannya permainan, terutama game online real time.

game online
Jika Anda membuat game online dengan Flash (untuk sisi client-side/front end), maka Anda harus mencari server-side yang mendukung game Flash. Kita bisa membuatnya secara manual dengan memakai bahasa pemrograman seperti Java atau PHP. Tapi untuk memudahkan, anda bisa menggunakan software siap pakai. Ada beberapa software yang bisa kita pakai, seperti SmartFoxServer (www.smartfoxserver.com), Electro Server 4 (electro-server.com), dan yang lumayan baru adalah Player IO (www.playerio.com). Dengan bantuan jasa aplikasi tersebut, akan memudahkan lalu lintas data antara aplikasi Flash (client) dan server, serta sudah menyediakan API / Library dalam Action script 3 yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi dengan server.

Mengatasi Kecanduan Game Online

Bukan kaum remaja saja yang senang memainkan game mobile yang bertemakan perang. Anak-anak, khususnya yang laki-laki pun sangat gemar dengan game-game tersebut. Bahkan tak sedikit di antara mereka menjadi kecanduan, sehingga perlu mendapat rehabilitasi demi menjaga mentalitas mereka. Langkah ini telah diambil oleh pemerintah China yang memasukkan para maniak game ke kemah militer. Bagi pemerintah Cina, permainan video game yang bertema perang seperti Counter Strike ataupun Clash of Clans (COC) dan sejenisnya, dianggap dapat membuat masa muda anak - anak tersebut tidak memiliki manfaat, karena mereka banyak menghabiskan waktunyadi depan komputer ataupun gadget mereka, yang pada gilirannya membuat aktivitas bersosialisasi menjadi sangat minim.

Oleh karena itu, salah satu solusi yang ditempuh adalah dengan mengajak mereka pada kegiatan - kegiatan yang membuat mereka bergerak aktif, tidak hanya berdiam diri di depan layar. Seperti yang dilansir dari koran Rusia Today (11 Okt), ada sekitar 250 kemah yang dibangun untuk anak anak ia memiliki penyakit kecanduan internet dan permainan di komputer. Salah satu tempat yang menjadi pusat pelatihan tersebut adalah Basis Pelatihan Militer Xicheng.

Anak anak yang menjadi peserta dalam camp tersebut terdiri dari usia 6 hingga 13 tahun. Mereka akan menjalani pelatihan selama lima hari untuk mengurangi rasa kecanduan terhadap game komputer ataupun smartphone. Mereka akan menerima materi pelatihan berupa kungfu dan juga aktivitas militer yang padat. Selain itu, materi mengenai sejarah bangsa China juga menjadi pelajaran wajib yang akan mereka terima.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait