Membangun Rumah dengan Konsep Smart Home

Konsep rumah modern di zaman ini mungkin mulai dibilang kuno, karena sekarang yang akan populer adalah konsep rumah pintar atau smart home. Smart home adalah rumah yang dilengkapi dengan sarana dan fasilitas canggih, sehingga membuat penghuninya merasa hidup lebih mudah dan praktis. Dalam smarthome, konsep yang menjadi tulang punggungnya adalah otomatisasi dengan memakai beragam perangkat wireless, sehingga kendali rumah ada dalam satu genggaman. Menyalakan lampu, menghangatkan air, mengecek isi kulkas, membuka pintu, dan mengatur temperatur suhu ruangan, hingga memantau keamanan, bisa dilakukan dengan gesekan jari atau perintah suara. Kontrol tersebut bisa memakai jaringan internet, bluetooth, dan wifi.

Pada dasarnya konsep pembuatan rumah pintar terbagi menjadi dua, yakni otomatisasi dan pengoperasian perangkat jarak jauh. Konsep otomatisasi misalnya, anda lampu ruangan akan mati dengan sendirinya ketika terdeteksi ada cahaya yang cukup, masuk ke menyinari ruangan tersebut. Atau air conditioner (AC) akan menyala otomatis ketika terdeteksi ada orang yang sedang beraktivitas di dalam ruangan tersebut. Sedangkan konsep penggunaan perangkat jarak jauh, misalnya menggunakan aplikasi pada Smartphone untuk menyalakan tv dan menutup pintu.

smart home
Penghuni smart home mengontrol tv dengan gadget
Konsep rumah pintar telah populer di negara-negara barat, dan ini kemudian dibawa ke Indonesia oleh para developer agar bisa menarik konsumen terhadap produk properti yang mereka tawarkan. Tempat hunian yang canggih tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar. Banyak orang yang menginginkan hidup di dalam rumah pintar, namun sayangnya terkendala harga atau enggan beranjak pindah dari rumah yang lama. Sehingga tak sedikit orang yang memutuskan untuk bisa menyulap rumah lamanya menjadi rumah dengan konsep smarthome. Bisakah hal ini dilakukan? Tentu saja, jawabannya adalah bisa! Anda hanya perlu membeli perlengkapan dengan fitur - fitur canggih serta melakukan sedikit reparasi desain rumah anda. Namun, sebelum anda memutuskan untuk mengembangkan konsep smarthome pada rumah anda, ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan:

1. Cermati siapa saja orang yang akan tinggal dan bagaimana kebiasaan mereka. Rasanya kurang maksimal membangun konsep smarthome jika anggota keluarga yang tinggal di sama masih gagap teknologi.

2. Perhatikan lokasi rumah dan infrastruktur yang akan menjadi penunjang rumah pintar tersebut. Jangan sampai membangun rumah pintar di lokasi yang jaringan internetnya masih "ngos-ngosan".

3. Susun rencana keuangan yang jelas, terutama budget untuk memilih produk teknologi yang menunjang rumah pintar tersebut. Anda akan menemukan seberapa banyak aspek teknologi yang terintegrasi dalam rumah pintar anda.

4. Mengingat membangun smarthome memerlukan biaya besar, maka ada baiknya anda memprioritaskan  satu hal yang utama, apakah security system, electrical usages, dan lain sebagainya.

Smarthome memang mampu memberi nilai lebih bagi para penghuninya. Namun bagai dua sisi mata uang, tentu konsep rumah pintar juga memiliki sisi kelebihan dan kekurangannya. Apa sajakah plus minus konsep rumah pintar?

Sisi Positif Rumah Pintar

1. Hidup Praktis dan Mudah
Anda tidak perlu bangun dari tempat tidur hanya untuk mematikan lampu kamar, atau anda bisa menghidupkan AC rumah anda saat sedang berada di perjalanan. Semua itu bisa dilakukan lewat sentuhan ponsel pintar anda. Kontrol rumah berada dalam satu genggaman perangkat mobile.

2. Hemat dan Efesien
Rumah pintar mampu mengkalkulasikan pemakaian energi yang optimal. Lampu akan otomatis mati ketika cahaya matahari masuk ruangan, atau AC akan off ketika udara ruangan telah cukup dingin. Kemampuan itu membuat anda tidak membuang - buang energi, sehingga dalam jangka panjang anda tidak boros listrik. Konsep Smart home memang didedikasikan untuk aplikasi teknologi yang mengefesiensikan penggunaan energi.

3. Dapat Memonitor dan Mengontrol Rumah dari Jarak Jauh
Seperti namanya, rumah pintar didesain untuk mampu mengontrol dan memproteksi dirinya. Anda dapat memonitor kondisi rumah dari jarak jauh meskipun anda pergi berhari-hari. Bahkan ketika rayap mulai menggerogoti kayu atap rumah anda, aplikasi rumah pintar akan langsung memberi tahu anda.

4. Meningkatkan Keamanan
Security memang menjadi salah satu poin yang ingin diintegrasikan dalam rumah pintar. Sistem akan menotifikasi anda tatkala ada hal aneh yang terjadi, misal orang lain yang masuk, kebocoran gas, dan sebagainya.

Sisi Negatif Rumah Pintar

1. Harga yang Mahal
Membangun rumah pintar ternyata membutuhkan biaya ekstra, mulai dari pembelian perangkat teknologi hingga proses pemeliharaannya. Namun, biasanya harga produk teknologi dari tahun ke tahun akan mengalami penurunan seiring dengan munculnya teknologi baru, sehingga diharapkan banyak orang yang merasakan manfaat dari smart home technology.

2. Infrastruktur yang Belum Bagus
Salah satu infrastruktur yang menjadi basis rumah pintar ini adalah listrik dan internet. Nah, di Indonesia, kedua hal tersebut masih dikatakan belum stabil. Oleh karena itu, harus ada backup system dan backup energy suplay agar konsep rumah pintar bisa berjalan optimal.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait