Memilih Ukuran dan Kualitas Foto pada Kamera DSLR

Sebagai seorang fotografer, tentu kita berharap agar hasil jepretan kamera yang kita lakukan memiliki kualitas terbaik. Ada banyak faktor penentu yang membuat hasil bidikan kamera terlihat bagus, satu diantaranya adalah faktor ukuran dan format foto yang kita pilih. Memilih dan menentukan ukuran, format, dan kualitas foto merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum memulai aktivitas potret memotret. Ukuran sebuah gambar foto dinyatakan dalam satuan megapixel. Semakin banyak pixelnya, maka semakin besar ukuran fotonya. Konsekuensinya adalah ruang memori yang dibutuhkan juga akan semakin besar.

Lalu, seperti apakah ukuran kualitas foto? Dalam dunia fotografi, hasil jepretan kamera yang berkualitas adalah foto yang tajam dari ujung ke ujung, tidak terlihat pecah ketika di-zoom 100%. Selain itu, foto yang berkualitas bagus juga memiliki gradiasi warna yang mulus. Faktor lain yang juga menentukan kualitas foto adalah tingkat kompresi JPG. Semakin tinggi tingkat kompresi yang anda lakukan, maka akan menghasilkan kualitas foto yang lebih rendah, namun keuntungannya adalah ukuran file menjadi lebih kecil sehingga anda dapat menghemat memory penyimpanan.
Ketika anda menggunakan kamera DSLR, file yang belum anda kompress dan diolah adalah file gambar yang berformat RAW. Agar bisa dicetak, dikirim ke email, atau diunggah ke media sosial, maka file RAW tersebut harus diformat ke bentuk lain, yakni JPG  (Joint Photographic Group) atau TIFF (Temporary Instruction File Format).

Berdasarkan ukuran file, berikut ini disajikan 3 kategori umum ukuran file sebuah foto.

Small (Kecil)
Ukuran foto yang dihasilkan cocok untuk cetakan foto kecil yang berukuran di bawah 5R. Memori yang digunakan lebih sedikit dan mudah untuk di-share di internet.

Medium (Sedang)
Ukuran foto menengah ini juga tidak terlalu banyak menghabiskan memory penyimpanan. Biasanya cocok untuk mencetak foto yang berukuran 5R sampai 8R.

Large (Besar)
Jika anda ingin mencetak foto berukuran besar (di atas 10R), maka ukuran ini yang dipilih. Untuk mendapatkan ukuran "large" Anda harus menggunakan resolusi foto maksimum kamera.

Sebagai gambaran, jika anda menggunakan kamera DSLR, misalnya Canon EOS 550D, maka lensa yang dapat menghasilkan ukuran fie kategori kecil (small) adalah lensa 4,5 MP dengan hasil file sebesar 2,5 MB. Kemudian file medium memakai lensa 8 MP dengan hasil file sebesar 4 MB, dan file besar menggunakan lensa 18 MP dengan hasil file sebesar 7,5 MB. Dalam menentukan ukuran file mana yang paling tepat, itu tergantung dari kebutuhan dan tujuan anda membidik objek fotografi.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait