Membuat Iklan Jual Rumah dengan Foto Profesional

Foto atau pun gambar yang berkualitas bagus menjadi bagian terpenting untuk memasarkan dan menjual produk properti lewat media massa, terutama di internet. Sebuah foto yang bagus akan lebih mudah mempengaruhi calon pembeli daripada serangkaian kata - kata yang penuh rayuan. Oleh sebab itu, ketika Anda ingin mengiklankan produk properti Anda, entah itu berupa rumah, ruko, apartemen, atau pun sejenisnya, maka pemilihan foto atau gambar menjadi bagian yang cukup vital. Sehingga apa yang Anda tawarkan cepat mendapat respon dari calon pembeli.

Untuk menghasilkan sebuah foto rumah yang menarik, banyak orang mempercayakan kepada broker. Tapi tidak sedikit pula yang melakukannya sendiri atau menggunakan bantuan jasa orang lain untuk mengiklankan properti yang dijualnya. Lalu bagaimanakah caranya mengambil dan memposting foto atau gambar rumah yang berkualitas bagus dan menarik perhatian? Berikut ini disajikan beberapa tips untuk menghasilkan foto iklan rumah secara profesional.

rumah dijual

1. Sebaiknya jangan mengambil foto dengan memakai ponsel genggam, karena kecenderungannya tidak terlihat profesional. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda menggunakan peralatan fotografer profesional. Jika Anda tidak memiliki peralatan tersebut, mungkin Anda bisa meminjam kepada kolega atau pihak lain. Dengan sedikit usaha ekstra ini, Anda berpeluang menghasilkan foto berkualitas profesional.

2. Jangan lupa untuk menyediakan peralatan tambahan, seperti tripod dan depth of field yang menjadikan hasil kamera menjadi lebih detail dan tidak tampak bergoyang.

3. Pelajari cara memotret yang bagus, baik melalui pengalaman teman ataupun belajar mandiri di internet.

4. Pastikan produk properti yang menjadi object photografi sedang dalam keadaan bersih, rapi, dan tertata maksimal. Jangan sampai Anda memposting foto yang menampilkan perabotan yang terlihat berantakan atau rumah yang terlihat kusam. Bersihkan ruangan beserta perabotannyp sebelum melakukan kegiatan potret - memotret. Mungkin Anda juga perlu untuk melakukan konsultasi dengan pihak designer interior mengenai tata cara pengaturan furniture dan sejenisnya agar terlihat menarik di mata konsumen

5. Pilihlah bagian object yang menjadi fokus daya tarik pada properti Anda. Saat mengiklankan rumah atau apartemen, anda mungkin memajang lebih dari satu foto. Oleh karena itu, anda perlu memilih focal point atau titik yang paling menarik pada bagian rumah anda. Untuk menentukan mana yang paling bagus, ada baiknya anda memotret keseluruhan ruangan dan juga di area sekitar.

6. Mungkin anda perlu juga bereksperimen dengan menghasilkan foto-foto yang memiliki komposisi seimbang atau simetris, serta sedikit furniture atau perabotan sehingga membuat ruangan terlihat lebih lega. Selain itu, anda perlu mencoba-coba mengambil foto dari berbagai sudut dan ketinggian.

7. Pertimbangkan untuk menggunakan kamera berlensa wide angle agar anda bisa memotret ruangan dan bangunan rumah secara lebih luas atau menyeluruh. Bila Anda menggunakan kamera jenis ini, anda harus lebih cermat menentukan distorsinya.

8. Perhatikan kondisi cahaya saat anda mengambil gambar, karena cahaya menjadi salah satu faktor penentu baik buruknya kualitas gambar yang dihasilkan. Ketika ada cahaya alami yang cukup menyinari objek foto anda, maka tidak perlu menggunakan lampu penerang. Saat mengambil gambar di siang hari, hindari situasi yang terik dan banyak cahaya.

9. Manfaatkan software dan aplikasi editing gambar. Ini untuk memperbaiki beberapa kesalahan yang mungkin dihasilkan saat mengambil gambar. Editor foto tersebut juga berguna sedikit memaksimalkan tampilan akhir foto anda. Tapi jangan sampai membuat tampilan yang jauh melebihi aslinya, karena dapat membuat calon pembeli menjadi kecewa dan merasa ditipu.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait