Ingin Naik Gaji dan Jabatan? Pilih Baju Kerja Warna Cerah

Jika selama ini anda kurang memperhatikan pakaian anda saat bekerja di kantor, maka mulai saat ini ada baiknya anda lebih peduli dengan tampilan anda. Pakaian selain berperan untuk melindungi dan memperindah tubuh, ternyata juga bisa berpengaruh terhadap performa kerja seseorang. Benarkah hal ini? Ya, menurut sebuah penelitian terbaru dari Kellogg School of Management, diketahui bahwa pakaian ternyata memiliki pengaruh terhadap seseorang, baik pria maupun wanita, dalam hal menggapai kesuksesan. Dalam dunia kerja dan psikologi, hal itu biasanya disebut dengan efek jas lab, dimana seseorang akan menjadi percaya diri ataupun sebaliknya menjadi pemalu saat menggunakan jenis pakaian tertentu.

Ketika seseorang akan berangkat kerja, satu hal yang biasanya sering dipikirkan adalah setelan pakaian yang akan digunakan. Kecenderungan seseorang adalah bagaimana memilih jenis dan model pakaian tertentu yang dapat mengesankan orang lain, khususnya rekan-rekan di tempat kerja. Namun menurut studi tersebut, dalam memilih pakaian, tanpa disadari kita juga sebenarnya memilih pakaian yang berkesan untuk diri sendiri.

Dalam dunia pendidikan, pemilihan baju juga dapat mempengaruhi fokus belajar siswa dan mahasiswa. Menurut Christian Jarret dari 99u mengungkapkan bahwa sebuah studi menunjukkan para siswa akan mengalami peningkatan fokus dan konsentrasi saat belajar di lab dengan mengenakan jas laboratorium berwarna putih. Para siswa menganggap jas putih sebagai lambang kesuksesan yang dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.

baju kantor warna cerah

Berkaca pada hal tersebut, dalam pemilihan setelan pakaian dan jas kantor yang menunjang kesuksesan kerja, harus sedapat mungkin bisa mengesankan orang lain dan juga meningkatkan rasa percaya diri.


Apakah hubungan antara warna baju dengan gaji dan promosi jabatan?

Melansir halaman Complex, terungkap sebuah studi lain yang dilakukan oleh Case Station. Riset yang dipublikasikan oleh perusahaan riset dari Inggris tersebut menunjukkan bahwa ternyata memilih busana yang berwarna cerah dapat membuat seorang pekerja menjadi lebih imajinatif. Daya imajinatif biasanya akan mampu menghadirkan ide-ide kreatif dan inovatif. Hal ini tentu akan berdampak terhadap performa kerjanya, yang pada akhirnya lebih berpeluang diberi kenaikan gaji dan promosi. 

Data riset tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 20% responden yang berusia 25-35 tahun mengungkapkan bahwa pakaian yang berwarna-warni lebih menjamin penghasilan. Satu dari lima orang yang berusia 18-34 tahun juga setuju dengan pendapat itu.

Apakah yang melandasi pemikiran dan opini riset tersebut? Sir Cary Cooper yang berprofesi sebagai psikolog mengungkapkan beberapa alasan yang menjadi dasarnya. Alasan pertama adalah bahwa banyak orang yang merasa lebih baik jika berbusana cerah, sehingga secara langsung berdampak positif terhadap kinerjanya di tempat kerja. Alasan kedua adalah bahwa mereka yang suka memakai baju berwarna cerah cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa orang yang "pede" di kantor dapat lebih efektif menyelesaikan tugas-tugasnya sehingga berpotensi mendapat promosi jabatan dan bonus gaji.

Lalu bagaimanakah implementasi pemakaian baju cerah dan berwarna tersebut bagi kaum laki-laki?

Baju berwarna cerah dan berwarna dipercaya dapat membantu pengembangan karir seseorang, namun hal ini tampaknya sulit (rasa malu) diterapkan oleh kaum pria. Banyak pria yang enggan memakai baju berwarna cerah saat pergi ke kantor karena dirasa kurang 'cool' alias nggak keren, kecuali cowok-cowok yang bekerja di sektor krearif, seperti media, periklanan, dan public relations. Untuk menyiasati hal itu, seorang pria dapat menunjukkan pemilihan corak cerah dan berwarna pada dasi kantornya. Artinya, mereka pergi ke kantor dengan pakaian formal dengan perpaduan corak dasi yang berwarna dan cerah.

Lebih lanjut dari hasil penelitian tersebut, terungkap fakta bahwa pakaian kerja kantor yang bermotif cerah ternyata dapat meningkatkan mood sang pemakai dan juga memberi aura positif bagi rekan-rekan kerjanya di kantor. Sebanyak 23 persen responden menyatakan merasa terlihat lebih senang tatkala menggunakan pakaian yang berwarna terang. Sementara itu, ada 21 persen responden mengaku senang bila melihat rekan kerjanya memakai busana warna terang.

Lalu, warna apakah yang paling memiliki pengaruh terhadap peningkatan karir? Berdasarkan riset tersebut, pilihan warna yang mampu membangkitkan aura imajinatif adalah pakaian yang penuh warna-warni yang dipilih oleh 27% responden. Sementara itu, 15% responden menjawab warna merah, dan 10% responden memilih warna ungu sebagai warna pemberi aura positif di tempat kerja.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait