Cek 4 Poin Ini Sebelum Menutup Kartu Kredit Anda

Kartu kredit memiliki sisi positif dan negatif tersendiri. Anda harus memanfaatkannya secara bijak, karena jika tidak ada kemungkinan Anda terlilit masalah finansial, sehingga memutuskan untuk berhenti atau menutup kartu kredit anda. Memang salah satu alasan seseorang memutuskan untuk menutup kartu kreditnya biasanya karena terlanjur menunggak utang kartu kredit. Masalah tunggakan utang kartu kredit tentu disebabkan oleh beragam faktor dan tiap orang mempunyai penyebab yang berbeda. Jika Anda tidak bisa membayar hutang kartu kredit karena mengalami suatu kejadian darurat yang tidak pernah Anda duga sebelumnya, maka untuk mengantisipasi hal tersebut ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk memanfaatkan layanan atau fitur asuransi kartu kredit. Namun ini tentunya membutuhkan biaya ekstra.

Saat memutuskan untuk berhenti atau menutup akun kartu kredit, tiap orang tentu memiliki alasan dan tujuan yang berbeda. Misalnya dilatarbelakangi karena mendapatkan kartu kredit baru yang memiliki limit lebih tinggi, atau juga karena merasa memiliki dua kartu kredit yang penggunaannya mubazir, apalagi jika memiliki fitur yang sama.

kartu kredit non aktif

Sebenarnya, apapun alasan khusus yang melatarbelakangi anda untuk menutup kartu kredit, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah membereskan atau menyelesaikan terlebih dahulu segala sesuatu yang terkait dengan kartu kredit tersebut. Jika ada hal yang masih belum beres, maka anda akan sulit menyelesaikan dengan bang bersangkutan. Banyak orang sering mengeluh karena proses pemberhentian layanan kartu kreditnya sangat bertele-tele. Mungkin hal ini disebabkan karena mereka masih melewatkan beberapa tahapan penting dalam proses de-aktif credit card-nya. 

Dalam tujuan untuk menon-aktifkan kartu kredit anda, ada beberapa poin penting yang patut dicermati, misalnya beban bunga yang harus dilunasi. Selain itu, ada empat poin penting yang juga perlu anda cermati, yakni:

1. Lunasi sisa transaksi cicilan
Mungkin anda masih punya tunggakan cicilan yang pernah anda lakukan sebelumnya. Cicilan adalah utang yang harus anda lunasi. Sebelum melunasi utang cicilan tersebut, perhatikan pula perjanjian transaksi yang dulu disepakati, misalnya adakah biaya penalti yang harus anda bayar karena pembatalan trnasaksi cicilan.

2. Batalkan pembayaran otomatis
Mungkin kartu kredit yang ingin anda tutup tersebut terkait dengan pembayaran atau transaksi otomatis, misalnya pembayaran bulanan rekening listrik, pulsa, air, iuran bulanan gym, dan sebagainya. Jika ya, mungkin segera lakukan pembatalan atau pengalihan pembayaran.

3. Pastikan tidak ada kewajiban untuk bayar biaya tahunan
Biaya tahunan (annual fee) adalah beban kartu kredit yang dikenai tiap tahun. Periksalah pada perjanjian kartu kredit anda, kapan tanggal terakhir anda dikenai biaya tahunan tersebut. Jika annual fee kartu kredit belum mencapai satu tahun, maka anda bisa mengajukan protes ke pihak penerbit kartu.

4. Lihat kembali poin hadiah dan bonus 
Sebelum anda menutup akun kartu kredit anda, sebaiknya cek dulu apakah kartu kredit anda memiliki saldo poin hadiah atau tidak. Amat disayangkan pentupan kartu kredit jika ternyata ada poin reward yang bisa anda tukarkan menjadi hadiah atau diuangkan. Pikirkan masak-masak, dan konsultasikan dengan pihak penerbit kartu kredit anda. 

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait