Cara Usaha Pembibitan Ternak Sapi Potong

Setiap tahun, kebutuhan terhadap bibit ternak sapi semakin meningkat. Faktor utama yang menjadi penyebabnya tak lain karena permintaan daging konsumsi semakin bertambah, sehingga para peternak pembesaran sapi membutuhkan bibit-bibit ternak yang berkualitas yang siap untuk dibesarkan. Contoh jenis ternak sapi yang potensinya besar adalah sapi ongole, simental, sapi bali, limousin, dan PO. Lalu bagaimanakah potensi peluang usaha pengembangbiakan bibit sapi potong?

Hingga saat ini, tampaknya usaha pembibitan sapi potong masih belum optimal ditangani secara baik karena sebagian besar peternak lebih tertarik untuk usaha penggemukannya. Padahal sebenarnya, usaha pembibitan memiliki potensi yang luar biasa, karena menjadi awal suplai untuk penyediaan sapi potong. Artinya, tanpa adanya bibit sapi potong, maka usaha penggemukan sapi potong takkan mampu berjalan optimal.

usaha pembibitan sapi potong

Apakah anda tertarik untuk melakoni peluang bisnis peternakan ini? Jika ya, berikut beberapa langkah dalam memulai usaha peternakan bibit sapi potong.

1. Persiapan kandang sapi, untuk induk dan anakan. Ukuran kandang sapi dewasa 1,5 m x 2 m, dan anak sapi berukuran 1,5 m x 1m. Kandang harus memiliki sirkulasi udara yang baik.

2. Perlengkapan kandang meliputi tempat minum, tempat makan, sirkulasi dan pembuangan kotoran. Anda juga wajib menyediakan sarana pakan, obat-obatan, dan vaksin.

3. Pilih induk sapi yang sehat. Jika anda ingin mengawinkan sendiri maka perlu memilih pejantan yang berkualitas. Sedangkan bila anda berencana untuk menggunakan cara inseminasi buatan (IB), anda harus menyediakan semen dan peralatannya. Atau lebih praktisnya memakai jasa petugas inseminator.

4. Agar tubuh sapi lebih sehat, nyaman, dan tidak stress, sediakan pula tempat atau ruang luas sehingga sapi bisa bergerak.

5. Tambah pengetahuan dan wawasan anda tentang sapi, termasuk masa peranakan sapi yang bisa beranak 2 kali dalam setahun.

Apa saja hambatan dan kendala yang sering dialami dalam usaha pembibitan sapi potong?
1. Harus mengetahui dan memahami siklus birahi pada induk sapi betina. Masa birahi sapi betina cukup singkat yakni sekitar 15-18 jam. Sapi betina pertama kali siap melahirkan pada usia 24-30 bulan.

2. Proses perkawinan, baik secara langsung dengan pejantan atau lewat inseminasi yang mengalami kegagalan sehingga harus melakukan pengulangan.

3. Margin keuntungan usaha ternak bibit sapi potong relatif lebih kecil.

Apa saja kunci sukses dalam usaha pembibitan sapi potong?
1. Mengamati dengan cermat masa birahi sapi, karena jika terlewat anda harus menunggu lagi selama 21 hari untuk siap dikawinkan.

2. Memberikan nutrisi yang baik, terutama kekebalan tubuhnya. Agar kekebalan tubuh anak sapi menjadi lebih kuat, maka sebaiknya diberi kolostrum dari induk sapi selama 4 hari.

3. Untuk menutup biaya produksi serta meningkatkan keuntungan, sebaiknya selain memelihara 20 anak sapi dari sapi betina yang dipelihara, anda juga dapat memelihara 20 anak sapi dari hasil membeli, karena 1 induk sapi betina dapat mengasuh 2 ekor anak sapi.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait