4 Langkah Mengurangi Beban Finansial Saat Paceklik Keuangan

Tanpa kita duga masalah yang terkait dengan krisis keuangan mungkin saja akan menimpa kita di masa depan. Oleh karena itu, setiap orang sangat memerlukan sebuah tata cara pengelolaan keuangan yang terencana dengan cermat. Sebab jika seseorang kurang cakap dalam mengelola sektor finansialnya ataupun acuh tak acuh terhadap struktur keuangannya, maka hal ini dapat mengakibatkan ketimpangan antara pemasukan dan pengeluaran, sehingga pada akhirnya membuat dana yang Anda miliki tidak cukup untuk satu bulan atau habis sebelum masa gajian datang.

Situasi yang demikian tentu akan membuat gangguan terhadap fokus dan aktivitas rutin Anda, bahkan tak jarang bisa membuat kinerja Anda menjadi kurang prima di kantor. Tentu saja siapa pun tidak ingin tersandung citra profesionalitasnya hanya karena gagal dalam me-manage keuangan.

krisis keuangan

Kondisi yang makin pelik akan dirasakan oleh mereka yang tengah mengalami masa paceklik keuangan, misalnya terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Dalam situasi ini Anda harus benar - benar cermat mengelola keuangan Anda, dan berikut adalah empat langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi beban finansial ketika masa paceklik keuangan menghantui Anda.

1. Jangan Nambah Utang
Memiliki utang ketika Anda tidak lagi mempunyai pekerjaan atau penghasilan tetap tiap bulannya merupakan sesuatu yang terasa wajar dan lumrah terjadi. Namun hal ini bukan berarti Anda mengizinkan diri Anda untuk berutang lebih banyak lagi. Semakin banyak utang, tentu akan menimbulkan masalah baru. Hal ini harus seminimal mungkin dapat Anda hindari dengan berupaya tidak menambah jumlah hutang yang Anda miliki saat ini, sampai tiba saatnya Anda telah memiliki pemasukan (penghasilan) tetap.

2. Kurangi Penggunaan Kartu Kredit
Banyak orang yang beranggapan bahwa kartu kredit bisa menjadi penyelamat dan membantu menyelesaikan masalah kesulitan keuangan di masa paceklik. Namun, semakin sering Anda menggunakan kartu kredit, itu sama artinya Anda semakin besar menambah beban utang. Apalagi di masa paceklik, Anda tidak memiliki pemasukan yang cukup untuk mengimbangi pengeluaran pada kartu kredit. Oleh karena itu, disarankan agar Anda berfikir dua kali untuk memanfaatkan kartu kredit terutama untuk membeli atau membayar sesuatu yang tidak terlalu penting.

3. Mengatur Ulang Pengeluaran dan Kebiasaan Hidup
Ketika Anda menghadapi paceklik finansial, itu tandanya Anda harus berhemat dengan cara mengatur ulang pengeluaran dan juga mulai mengubah kebiasaan hidup Anda, sehingga tidak menyebabkan terjadinya pengeluaran untuk aktivitas atau kegiatan yang kurang penting atau bisa ditunda, seperti acara berlibur, nonton film di bioskop, makan malam di restoran, dan sebagainya.

4. Mencari Penghasilan Tambahan
Sebelum Anda bisa memperoleh pekerjaan tetap, maka untuk menyambung dan membiayai hidup, Anda harus berupaya memperoleh pemasukan tambahan, misalnya dengan melakoni pekerjaan sampingan. Ada beragam pekerjaan yang bisa menghasilkan extra income. Anda bisa memanfaatkan internet untuk mencari sumber informasi ini.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait