Tips Promosi dan Marketing bagi Pelaku Bisnis B2B

Setiap pelaku bisnis, baik itu B2C (Business to Customer), C2C (Customer to Customer), maupun B2B (Business to Business), tentu harus berpikir keras dalam upaya memasarkan dan mempromosikan produknya. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari kebutuhan konsumen hingga pemasaran serta penjualan. Tapi saat ini, era digital semakin memudahkan para pelaku bisnis dalam menahkodai bisnisnya, terutama untuk aktivitas marketing dan promosi produk.

Perkembangan era digital sekarang ini memang semakin memudahkan para pelaku bisnis, misalnya para pedagang kecil yang kini dengan gampang memasarkan produknya di internet berkat situs-situs toko online seperti Bukalapak dan Tokopedia. Hal ini ternyata cukup berbeda dengan para pelaku bisnis yang memasarkan produk B2B, terutama barang - barang industri MRO (Maintenance, Repair, Operational). Ada banyak tantangan dan kesulitan dalam pemasaran produk B2B, terutama barang - barang industri MRO. Berikut tips-tips ala Irwan Suryady (General Manager Ralali.com) yang mungkin bisa anda terapkan pada bisnis anda.

1. Optimalkan Situs B2B Online Marketplace
bisnis b2b Hal pertama yang bisa anda lakukan adalah memanfaatkan market place yang mampu menjadi penghubung antara kepentingan vendor dan konsumen, dimana pihak vendor akan mudah menemukan konsumen yang membutuhkan produk-produk industri MRO, dan sebaliknya pihak konsumen gampang menemukan direktori vendor yang memasarkan produk MRO tersebut. Salah satu online market place yang bisa dimanfaatkan oleh pebisnis Ralali.com.

2. Memberdayakan Manajemen Hubungan Pelanggan
Seperti yang dikutip dari Liputan 6, Irwan memberi saran kepada para pelaku bisnis (vendor) B2B untuk senantiasa memperhatikan proses pasca penjualan, terutama dalam bidang manajemen hubungan pelanggan. Hal ini penting dalam menjaga keajegan dan kelangsungan bisnis. Seperti yang kita ketahui, bahwa dalam dunia B2B,  tercapainya transaksi bisnis ternyata membutuhkan proses yang lebih dalam dan rumit. Prosesnya sedikit ruwet dibandingkan transaksi dalam sektor B2C dan C2C, bahkan ketika telah terjadi transaksi pun, pelaku bisnis B2B harus tetap usaha ekstra agar konsumennya mau menjadi pelanggan.

3. Mengikuti Pameran Bisnis secara Rutin
Salah satu cara penting yang mampu memunculkan rasa percaya dari sisi vendor dan konsumen adalah melakukan pertemuan dan tatap muka langsung. Hal inilah yang membedakan promosi dan marketing di sektor B2B dengan B2C ataupun C2C. Oleh karena itu, kegiatan pameran bisnis merupakan langkah yang cukup efektif dalam memasarkan produk bisnis anda, karena bisa bertemu langsung dengan para calon konsumen.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait