Jenis Investasi Miliarder Dunia yang Semakin Membuat Kaya

Untuk semakin menambah pundi - pundi kekayaannya, para miliarder melakukan investasi di sektor-sektor yang dirasa menguntungkan, baik dalam jangka pendek maupun profit jangka panjang. Cara - cara berikut dilakukan oleh beberapa orang kaya kelas dunia dalam menginvestasikan uangnya agar tetap kaya. Dengan duit yang berlimpah, para jutawan tentu memiliki akses untuk ikut terjun pada produk investasi tertentu yang sebagian besar dari kita mungkin tidak bisa dan tidak tahu menjangkaunya. Mereka cenderung memilih investasi jangka panjang, paling tidak untuk jangka waktu minimal lima tahun, karena biasanya menawarkan hasil invest yang lebih tinggi. 

Salah satu produk investasi yang diincar oleh jutawan kelas dunia adalah adalah leasing pesawat. Menurut pengakuan Ian Marsh yang merupakan CEO Asset Management Fleming Family and Partners, seperti dikutip dari BBC, bahwa para kliennya melakukan kerja sama dengan perusahaan Doric yang menggunakan uang investor untuk membeli pesawat. Pesawat yang berhasil dibeli tersebut kemudian disewakan kepada maskapai - maskapai besar, seperti Emirates Airlines.

uang investasi
Dari hasil penyewaan tersebut, pihak investor akan mendapatkan imbal hasil yang besarannya hingga sembilan persen per tahun. Nilai ini tentu lebih besar daripada bagi hasil dari investasi saham yang rata-rata berdasarkan Standard and Poor's 500 di Amerika Serikat hanya sekitar tiga persen. Selain merambah sektor penerbangan, menurut Marsh, para investor asal Inggris juga ada yang membidik investasi di sektor pertanian, yakni dengan membeli lahan pertanian. Marsh mengungkapkan pilihan sektor pertanian tersebut didasari karena meningkatnya populasi yang berarti adanya peningkatan kebutuhan terhadap makanan. Menurutnya, lahan pertanian yang baik akan mampu memberikan hasil sekitar empat persen per tahun bagi investor.

Nah cara lain yang umumnya dilakukan orang kaya yang sebagian memiliki perusahaan sendiri adalah dengan menambah koleksi / membeli perusahaan lain, entah itu perusahaan yang tengah tumbuh prospektif maupun perusahaan yang berada di jurang kebangkrutan.

Menurut direktor Stonehage Investment Partners London, Guy Hudson, orang kaya juga berhasrat menikmati kekayaannya dengan membeli barang - barang kesukaan, seperti benda seni, mobil mewah, arloji, wine, dan bahkan instrumen musik. Saat aset kekayaan mereka tumbuh berkembang, mereka juga membeli benda-benda kesenangan tersebut untuk digunakan ataupun hanya sekadar dilihat.

Cara paling banyak diterapkan oleh orang kaya dalam memanfaatkan kekayaannya adalah dengan memarkir uang mereka di sektor properti, misalnya membeli properti komersial di kondominium London, New York, atau tempat lain. Mereka berharap dapat memperoleh keuntungan berlipat selang periode tertentu. Mereka juga bisa menempatinya saat mereka dalam perjalanan. Menurut pejabat di RBC Wealth Management, Paul Patterson, "Mereka biasanya membeli dua atau tiga properti di tempat yang berbeda di seluruh dunia. Hal ini memiliki nilai jangka panjang, terutama di pasar utama".

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait