Apa itu Sistem Resi Gudang? Dan Manfaatnya untuk Petani

Resi gudang atau dalam bahasa asing disebut warehouse receipt adalah dokumen bukti kepemilikan barang yang disimpan di suatu gudang terdaftar secara khusus yang diterbitkan oleh pengelola gudang itu. Lalu, apa saja jenis produk pertanian yang bisa disimpan dalam sistem resi gudang tersebut? Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 08/M-DAG/PER/02/2013, ada sepuluh macam komoditas yang dijamin dalam Sistem Resi Gudang tersebut, yakni gabah, beras, jagung, kopi, karet, kakao, lada, rumput laut, garam, dan rotan.

Sistem Resi Gudang dapat menjadi sebuah solusi terhadap masalah pangan nasional. Stabilisasi harga juga dapat terjaga melalui sistem resi gudang (SRG), dimana akan ada kepastian kuantitas dan kualitas komoditas barang yang tersimpan.

Di pihak pelaku usaha pertanian (petani) juga akan mendapatkan beberapa keuntungan, misalnya pembiayaan berbunga rendah, mendorong kelompok usaha, dan meningkatkan posisi tawar petani.

sistem resi gudangMenurut data yang diungkapkan oleh Sutriono Edi (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan) bahwa sejak diluncurkan pada tahun 2008 lalu, penerbitan resi gudang telah dilaksanakan di 16 provinsi. Lampung merupakan daerah sentra untuk produksi gabah, beras, kakao, jagung, lada, dan kopi. Sementara itu, per November 2015, jumlah resi gudang yang telah diterbitkan adalah sebanyak 2.125 resi.

Dari semua resi gudang tersebut, total volume komoditas yang tersimpan adalah sebanyak 80.254,67 tim dengan nilai sekitar 422,19 miliar rupiah.

Dengan semakin banyaknya jumlah  gudang DRG, diharapkan dapat membantu menggairahkan roda perekonomian daerah. Selain itu, juga diharapkan semakin mendorong tumbuhnya pelaku usaha di masing-masing daerah, serta dapat menjadi sarana untuk mengendalikan stok nasional oleh pemerintah secara lebih efesien.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait