Ternyata Ini Sisi Negatif Bekerja di Google

Google menjadi salah satu perusahaan yang paling diincar oleh para pencari kerja. Tak kurang sekitar 2 jutaan orang di seluruh dunia tiap tahunnya mengajukan lamaran pekerjaan ke Google. Selain gaji dan nilai prestise yang tinggi, satu hal yang paling menjadi daya tariknya adalah budaya dan tempat kerja yang menyenangkan.

sisi negatif kerja di google
Banyak jenis penghargaan yang menobatkan kantor Google sebagai tempat yang paling menyenangkan untuk bekerja. Namun, tahukah anda? Bahwa dibalik kebanggan dan ekspektasi tinggi tersebut, ternyata bekerja di Google juga memiliki sisi gelapnya. Seperti apakah itu?Dilansir dari The Independent, beberapa karyawan dan mantan karyawan Google telah menjawab sejumlah pertanyaan dari para pengguna internet di situs Quora tentang hal terburuk atau tidak enaknya bekerja di perusahaan 'Big G' tersebut. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mendapat respon jawaban yang beranekaragam yang disampaikan oleh para karyawan Google.

Satu diantaranya adalah Katy Levinson yang merupakan seorang mantan insinyur software Google. Ia mengungkapkan bahwa hal yang menyenangkan bekerja di perusahaan yang berkantor pusat di Mountainview Kalifornia itu adalah adanya penghargaan seluruh ide karyawan. Artinya pihak perusahaan selalu memberikan penghargaan terhadap ide ide inovatif bahkan ide liar yang baru, maupun improvisasi dari ide - ide lama yang sudah ada.

Namun hal yang cukup disayangkan adalah ternyata tidak banyak dari ide - ide tersebut benar - benar diwujudkan ataupun dilanjutkan dalam proyek nyata. Mungkin pihak perusahaan masih mempertimbangkan dari sisi profitnya. Katy Levinson memberi gambaran bagaimana perusahaan sering memiliki sejumlah proyek yang sekaligus bersaing dalam waktu yang sama.

Levinson juga menambahkan bahwa ketergantungan terhadap perusahaan bisa membuat kemandirian seorang karyawan menjadi semakin tumpul. Ia merasakan bahwa tidak sedikit rekan rekan kerjanya yang berkantor di Google menjadi sedikit aneh dan terlalu bergantung pada Google. Para karyawan seolah - olah merasa tidak bisa menemukan tempat kerja yang lebih enak dan nyaman selain di Google.

Sementara itu, seorang karyawan lain yang bernama Joe Cannella mengungkapkan pendapatnya mengenai hal terburuk bekerja di Google adalah energi dan waktu yang tersedot habis. Joe mengungkapkan dirinya sebagian besar saat ini menyantap makanan yang dibuat dari dapur Google bersama sesama karyawan Google, menggunakan perangkat Google, berbicara dengan akronim Google, kemudian mengirim email Google di ponsel Google. Semuanya serba Google.

"Akhirnya Anda mulai melupakan bagaimana rasanya mandiri tanpa Google, dan setiap sudut kehidupan Anda sudah diatur untuk memperkuat gagasan bahwa Anda akan benar-benar gila jika ingin bekerja di tempat lain," ungkapnya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait