Sekilas Gambaran Pasar Modal Syariah di Indonesia

Menurut data yang dicatat oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), diketahui bahwa pertumbuhan pasar modal yang berbasis syariah di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun terakhir mengalami kenaikan yang cukup signifikan yakni dengan peningkatan pangsa pasar yang mencapai angka 5,4 persen. Menurut Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan dalam sebuah acara workshop wartawan Pasar Modal 2015 dengan tema “Meningkatkan Daya Saing Global”, diungkapkan data bahwa pada tahun 2003 lalu pangsa pasar keuangan syariah berada di angka 13 persen, kemudian 10 berikutnya, yakni pada tahun 2013, meningkat menjadi 20 persen.

pasar modal syariah
Beliau menjelaskan bahwa pasar modal syariah merupakan pasar modal dengan basis prinsip - prinsip syariah, namun tidak berdiri sendiri tetapi merupakan bagian dari struktur yang telah ada. Prinsip syariah yang menjadi nafas dalam bisnis pasar modal tersebut disusun oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dalam bentuk fatwa yang kemudian dituangkan dalam peraturan yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan. Kriteria yang menjadi landasannya adalah akad, cara, dan kegiatan usaha yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

Di Asia, pangsa pasar modal syariah merupakan yang terbesar di dunia dengan porsi mencapai 59,2 persen. Menurut Nicky, dari 517 saham yang terdapat di bursa, ada 318 saham merupakan saham syariah, dan juga 84 reksadana syariah.

Kemudahan transaksi dalam trading syariah telah didukung oleh sistem perdagangan online syariah atau yang dikenal dengan SOTS. Syariah Online Trading System yang diluncurkan pada tahun 2011 tersebut telah disertifikasi oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. 

Untuk semakin mempertegas dan memperjelas tentang bisnis pasar modal yang berbasis syariah, Nurhaida yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan menyatakan akan menerbitkan aturan tentang pasar modal syariah pada akhir tahun 2015 ini.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait