Potensi Bisnis Batu Akik Mulai Dilirik Pemerintah

Untuk meningkatkan pemasukan negara dan meningkatkan ekonomi kreatif, pemerintah saat ini mulai mencoba melirik potensi pengembangan industri batu mulia, khususnya batu akik. Industri batu mulia tampaknya cukup menggiurkan, salah satu contoh negara yang telah sukses memanfaatkan industri ini adalah Prancis. Pada tahun 2013 lalu, negara yang beribukota Paris tersebut berhasil memperoleh pendapatan negara sebesar USD 17 miliar atau setara Rp 238 triliun dari industri batu mulia.

Seperti yang dikutip dari Merdeka.com, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya mengembalikan kepopuleran batu akik sebagai salah satu penyokong industri ekonomi kreatif dan juga pendukung sektor pariwisata.

akik indonesiaKeunggulan batu akik terletak pada keindahan dan juga khasiat kesehatannya. Hal inilah yang membuat batu akik diminati semua lapisan masyarakat. Sementara itu, menurut Yanti Sukamdani selaku Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia menyatakan bahwa batu mulia uang berasal dari alam Indonesia kualitasnya tak kalah dengan batu mulia dari negara-negara lain, seperti Birma, India, Brasil, dan negara lainnya.

Batu-batu mulia dari wilayah Indonesia, seperti Jawa Timur (karnelian, kalsedon, geode) dan Nangroe Aceh Darussalam (Giok nefrit, fluorit, aventurin, kuarsa merah jambu, serpentin, kristal kuarsa, idoraks) memiliki kualitas yang bersaing.

Selain itu, beberapa daerah lain di Indonesia juga memiliki hasil alam batu mulia yang bagus, diantaranya adalah: Sumatera Barat (kecubung ungu, garnet), Lampung (beragam jenis akik, amber), Banten (opal, geode, akik), Jambi (koral tersilifikasi, fosil kayu), Riau (intan), Sumatera Selatan (Kalsedon biru, kecubung aleksandrit), Jawa Tengah (Giok Jawa, heliotrop, tektit), Jawa Barat (krisokola, krisopras, opal biru, kalsedon ungu, batu pancawarna, batu sabun), Banten (opal, geode, akik), Papua, Borneo, NTT dan provinsi lainnya.

Potensi yang cukup besar, dapat menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara, sehingga kehadiran batu mulia dapat menjadi pemicu pengembangan industri pariwisata Indonesia, khususnya daerah-daerah sentra yang menghasilkan produk tersebut.

Oleh karena itu, dalam upaya mendorong laju pariwisata Indonesia serta meningkatkan perekonomian daerah, maka potensi batu mulia (batu akik) dan perhiasan nusantara perlu terus disokong dan dipacu dengan menggelar beragam promosi dan pameran untuk menarik calon pembeli dan investor dalam maupun luar negeri

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait