Cara OJK Mencegah Dana Asing Keluar dari Indonesia

Larinya dana asing yang keluar dari suatu negara merupakan pertanda yang tidak baik. Investor yang menarik dananya untuk disimpan atau dialihkan ke negara lain tentu bertujuan untuk mengamankan uangnya dari ancaman krisis ekonomi ataupun ingin mencari untung yang lebih potensial di negara lain. Saat ini, ancaman capital outflow alias dana asing keluar dari dalam negeri ternyata bukan saja dialami oleh Indonesia saja, tetapi juga menerpa beberapa negara di kawasan ASEAN, seperti Filipina dan Thailand.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida, seperti yang dilansir dari Sindonews.

ojk indonesia

Lalu, bagaimanakah upaya OJK untuk mengatasi permasalahan tersebut? Seperti yang dijelaskan Nurhaida, bahwa OJK akan terus melakukan pendalaman pasar dan juga membuat kondisi market menjadi menarik bagi investor asing. Beberapa kebijakan akan diterapkan untuk mencegah capital outflow, yakni pengembangan market, sehingga aman, sesuai ketentuan, dan fair bagi semua pihak. Keluar masuknya dana asing ke Indonesia memang dipengaruhi oleh banyak faktor, meskipun pertumbuhan ekonomi dalam negeri lebih stabil.

Nurhaida juga menambahkan bahwa prediksi pasar modal ke depan ternyata juga ditentukan oleh rumor yang bisa mempengaruhi harga, selain fundamental yang secara long term (jangka panjang).

Pengaruh rumor yang ada di pasaran dapat berasal dari dalam dan luar negeri dengan aneka unsur yang menyangkut teknikal, rumor, isu di luar (asing) yang wait and see. Rumor jangka pendek itu misalnya strategi investor asing yang masih menunggu data atau sentimen yang datang.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait