Begini Cara Menghemat BBM versi Mitos

Bagi Anda yang berprofesi sebagai tukang ojek, supir taksi, pengusaha ekspedisi, ataupun pribadi yang sering memakai kendaraan bermotor dalam berbagai aktivitas kerjanya, tentu hal utama yang menjadi nyawa kegiatan anda tersebut adalah BBM (Bahan Bakar Minyak). Semakin tingginya harga bahan bakar tersebut, pasti mengakibatkan jumlah pengeluaran untuk sarana transportasi yang anda keluarkan akan semakin bertambah. Oleh karena itu  dalam penggunaannya, diupayakan sedapat mungkin harus ditekan (dihemat) agar keuangan pribadi maupun keuangan bisnis tetap dalam keadaan baik.

Ada beragam cara yang bisa ditempuh untuk mewujudkan penghematan pemakaian premium (bensin atau solar) tersebut. Namun, di antara sekian cara itu, ternyata ada beberapa yang hanya sekedar mitos. Nah, berikut disajikan lima cara menghemat bahan bakar minyak versi mitos dan tidak perlu anda terapkan lagi.

1. Diisi Hanya 3/4 Bagian Tangki
cara hemat bbm
Banyak orang percaya bahwa dengan mengisi bensin hanya 3/4 bagian dari tangki atau tidak mengisi full, dapat membuat penguapan bensin semakin rendah sehingga menyebabkan pengeluaran bensin semakin hemat. Padahal seberapa banyak pun anda mengisi premium di tangki motor/mobil anda takkan ada pengaruhnya terhadap penguapan. Saat ini, mobil - mobil keluaran baru telah dilengkapi dengan vapor recovery yang berguna untuk menekan penguapan untuk menghemat pemakaian bensinnya.

2. Isi BBM di Pagi Hari
Banyak yang berpikir bahwa ketika pagi hari dengan cuaca yang masih dingin, bensin yang keluar dari pom bensin lebih kental, sehingga mampu membuat jumlah bensin yang kita terima (masuk ke dalam tangki mobil) menjadi lebih banyak. Padahal sebenarnya di dalam tangki yang dipendam pom bensin di bawah tanah, suhu BBM-nya sendiri memang harus sudah keadaan panas. Sehingga kapan pun anda mengisi bensin, tak ada pengaruh yang signifikan terhadap penghematan tersebut.

3. Saat Isi Bensin, Persneling Harus Netral
Posisi gigi persneling harus di posisi netral ketika sedang mengisi bensin. Hal ini didasarkan bahwa dalam posisi netral, tidak ada injeksi BBM ke dalam mesin karena tidak adanya tarikan gas. Namun faktanya, mobil-mobil saat ini telah dilengkapi sensor yang akan otomatis menutup jalannya injeksi bahan bakar ketika mesin sedang 'nganggur'.

4. Mengisi Sampai Tumpah
Banyak pula yang beranggapan bahwa mengisi bensin hingga meluber keluar atau melebihi kapasitas tangki dapat membuat lebih hemat karena volume BBM yang masuk lebih banyak, sehingga anda lebih hemat waktu dan tidak sering-sering mengisi bensin. Namun faktanya, mobil-mobil saat ini telah dilengkapi vapor recovery system yang dapat mendeteksi membuat sistem pertangkian tetap dalam kondisi normal sesuai dengan ukurannya. Sehingga mengisi BBM sampai tumpah justru sebenarnya membuat anda malah makin boros.

5. Digoyang-goyang
Cara ini pernah kita lihat dalam iklan di televisi. Ya, dengan mengoyang-goyangkan tangki saat isi bensin diharapkan dapat membuat tangki lebih banyak terisi. Padahal tanpa digoyang-goyang pun, tangki mobil bisa terisi dengan penuh karena bensin ataupun solar adalah benda cair yang bisa menyesuaikan bentuk sesuai dengan yang ditempatinya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait