Bagaimana Cara Salon Rambut Ini Sukses Meningkatkan Omset Bisnisnya?

Kisah sukses pengusaha salon di bidang jasa tata rias rambut kali ini datang dari seorang wanita Amerika Serikat. Hanya dalam kurun waktu 5 tahun, Alli Webb, sang pendiri DryBar, sukses meningkatkan aset bisnis salonnya, dari $1 juta menjadi $70 juta (sekitar hampir 100 milyar rupiah). Pada tahun 2012, ia mendirikan salon rambut pertamanya di West Hollywood. Dan dalam waktu 5 tahun, sudah ada 50 cabang yang tersebar di penjuru Amerika.

Saat memulai bisnis jasa tersebut, wanita yang dulunya merupakan solo stylist ini menginginkan agar DryBar berbeda dari usaha salon rambut lainnya. Mengedepankan konsep yang benar-benar fokus pada satu jasa layanan, yakni hanya blowdry dan styling, tidak ada layanan haircuts, mewarnai rambut, perawatan kuku, dan sebagainya. Ia hanya fokus untuk layanan ekslusif blowout rambut.

cara sukses pengusaha salon rambut"Kami telah didekati oleh begitu banyak orang yang berbeda. Kita bisa menjual begitu banyak, tapi kami memilih untuk menjadi simpel, konsisten dan sempurna. Anda tidak selalu harus mendengarkan apa yang orang sarankan," katanya, seperti yang dikutip dari inc.com.

Pertumbuhan bisnis yang signifikan, membuat perusahaan melakukan ekspansi, diantaranya adalah memproduksi produk styling dan peralatannya dengan brand sendiri, mulai dari hairsprays, gel, dry shampoos, hot tools, dan brushes. Namun, pengalaman dan kepuasan pelanggan tetap dijaga secara konsisten.

Interior setiap cabang DryBar dibuat dengan konsep yang sama, yakni dengan perpaduan warna kuning dan abu-abu, serta cermin bening bergaya retro. Pelanggan yang datang akan disuguhkan segelas sampanye, musik pop, bunga segar, dan fasilitas charger ponsel. Prospek bisnis DryBar telah menarik banyak investor. Perusahaan ini telah mendapatkan modal ventura lebih dari 50 juta dolar, termasuk Castanea Partners and SPK Partners.

Alli Webb mulai berpikir untuk merambah pasar internasional. Namun, sebelum itu dilakukan, ia merasa masih banyak yang harus ditingkatkan. Saat ini, ia mencoba fokus mengembangkan layanan jasa blowdry langsung ke rumah-rumah konsumen dengan menghadirkan aplikasi smartphone "Dry on the Fly".

"Di awal-awal mendirikan bisnis jasa ini, saya sering terpancing untuk menuruti saran mereka, menyediakan beragam layanan perawatan rambut seperti yang banyak pengusaha lain lakukan. Tapi, sekarang saya makin konfiden dengan fokus bisnis saya", ungkap Alli Webb menuturkan pengalamannya. (Image: TheDryBar.com)

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait