3 Sifat Penting untuk Menjadi Bos yang Sukses

Untuk menjadi seorang bos atau pimpinan perusahaan yang sukses, setidaknya anda harus memiliki tiga sifat utama, yakni: 'membosankan', pintar secara emosional, dan menunjukkan integritas. Lalu, seperti apa gambaran ciri sifat pempimpin yang handal tersebut? Mencari seorang pimpinan untuk sebuah perusahaan atau pun organisasi yang memang betul-betul cakap bukanlah perkara yang mudah. Seorang karyawan yang memiliki prestasi kerja yang luar biasa pun belum tentu dapat menjadi pimpinan atau bos yang mampu menangani kinerja perusahaan ataupun organisasi yang dipimpinnya.

Agak sulit memang mencari dan menentukan siapa yang cocok dijadikan sebagai pimpinan. Namun, menurut Thomas Chamorro yang merupakan seorang profesor di bidang psikologis bisnis, setidaknya ada tiga sifat dan karakter penting yang wajib dimiliki oleh seorang calon pemimpin yang sukses.

1. Membosankan
jadi bos baik
Dalam hal ini, sifat 'membosankan' yang dimaksudkan Chamorro adalah dewasa secara emosional. Artinya, sosok pemimpin yang memiliki emosional yang stabil, menyenangkan, dan teliti. Dalam sebuah forum, Chamorro mengutip hasil sebuah studi yang dilakukan oleh Timothy A Judge Ph.D, yakni untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang efektif adalah dengan melihat sifat keterbukaan atau lingkungan sosial, ketelitian, dan etos kerjanya.

Sementara analis dari Google mengungkapkan bahwa pimpinan yang hebat adalah mereka yang bisa diprediksi dan konsisten.

2. Pintar Secara Emosional
Sososk pimpinanan yang mapan adalah mereka yang punya kemampuan mengolah emosional. Karena pada dasarnya, menjadi pemimpin berarti menangani beragam karakter manusia, dan lawannya adalah proyek atau pekerjaan. Tentu, pemimpin harus bisa me-manage itu semua. Pemimpin yang efektif adalah mereka yang bisa bekerja santai dan membumi, sehingga bisa menangani kesalahan - kesalahan bahwannya dengan baik. Menurut Chamorro, seorang pemimpin juga suatu saat perlu 'berpura-pura' untuk menunjukkan emosi yang baik demi menjaga semangat kerja karyawan.

3. Menunjukkan Integritas Tinggi
Integritas yang dimiliki oleh pimpinan sebenarnya ibarat bahan bakar bagi para bawahannya. Jika seorang pempimpin memiliki konsistensi dalam integritasnya, maka ia akan mendapat banyak keuntungan.

Hasil studi dari Ffred Kiel Ph.D menunjukkan bahwa pemimpin yang punya integritas tinggi di mata karyawannya akan mendapatkan keuntungan kembali sebesar 9,4%. Sedangkan yang integritasnya rendah di mata para pegawainya hanya memperoleh keuntungan balik sebesar 1,9%.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait