3 Ramalan Bisnis Teknologi di Masa Depan

Seorang profesor yang mengajar di Massachusetts Institute of Technology dalam sebuah konferensi tahunan, mengungkapkan bahwa di masa mendatang, ada beberapa sektor bisnis di bidang teknologi yang memiliki potensi paling menjanjikan. Profesor yang bernama Vladimir Bulovíć tersebut menyampaikan ide dan prediksi bisnis yang bakalan memiliki posisi penting dan strategis dalam kehidupan manusia. Seperti apakah gambaran bisnis teknologi yang potensial di masa depan itu?

1. Bisnis Solar Energy Merupakan yang Potensial
Mereka yang terjun dalam usaha pengembangan teknologi pemanfaatan energi matahari akan memiliki peran yang vital. Hal ini tidak terlepas dari semakin berkurangnya sumber daya alam yang tak bisa diperbarui, seperti minyak dan gas. 

bisnis energi matahari
image: mtu.edu
Oleh karena itu, Bulovíć yang juga merupakan seorang pebisnis telah mendirikan sebuah perusahaan startup "Ubiquitous Energy" dengan menghasilkan dan mengembangkan produk transparent solar technologies. Teknologi ini dikembangkan agar bisa diaplikasikan di berbagai permukaan, sehingga kelak dengan produk yang diberi nama photovoltaics tersebut, beragam gadget (seperti smartphone dan laptop) tidak perlu lagi di charge secara manual, tetapi akan mampu menangkap dan mengolah energi matahari menjadi sumber tenaga listriknya.

2. Akan Selalu Ada Peluang Bagi Tumbuhnya Startup di Sektor Hardware
Saat ini, perkembangan startup lebih tertuju pada penciptaan inovasi di bidang software dan aplikasi, karena selain mudah dibuat, juga tidak membutuhkan investasi besar. Hal berbeda terjadi pada pengembangan sebuah inovasi hardware atau perangkat keras. Selain membutuhkan modal besar, investasi waktu juga menjadi kendalanya, karena secara umum sebuah produk hardware yang siap dijual di pasaran membutuhkan waktu bertahun-tahun, mulai dari perencanaan hingga tahap ini coba. 

Beberapa produk perangkat keras yang sudah kita kenal dan banyak digunakan di pasaran ternyata membutuhkan waktu pengembangan hingga sepuluh tahun sebelum siap launching. Misalnya high-powered microscopes dan layar OLED pada ponsel Samsung Galaxy. Mengapa hal itu terjadi? Ternyata salah faktor penyebabnya adalah bahwa selain pengembangan hardware, mereka juga memerlukan waktu untuk membuat dan mendesain alat yang akan digunakan untuk memproduksi hardware tersebut. Berbeda dengan pengembangan perangkat lunak yang rata-rata membutuhkan waktu 6 bulanan.

Meskipun demikian, membangun dan merintis sebuah perusahaan startup yang berfokus pada hardware adalah pilihan yang baik untuk masa mendatang.

3. Pengembangan Inovasi Teknologi Tak Akan Hanya Berpusat pada Sektor Swasta
Di negera-negara barat, pihak swasta memiliki peran penting dalam pengembangan inovasi teknologi. Namun, di masa depan hal itu tidak lagi akan didominasi oleh perusahaan - perusahaan swasta saja, karena saat ini mereka cenderung untuk mengumpulkan profit sebanyak-banyaknya dan melakukan akuisisi, daripada menghabiskan uangnya untuk membiayai riset dan pengembangan inovasi di perusahaannya. Prediksi yang akan terjadi adalah semakin eratnya kerjasama pihak swasta dengan universitas dan lembaga riset lainnya untuk penemuan dan pengembangan teknologi inovatif terbaru.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait