3 Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah, Akankah Efektif?

Dalam upaya mengatasi perlambatan ekonomi serta penurunan nilai tukar rupiah, pemerintah telah mengeluarkan dua paket kebijakan ekonomi. Di awal September 2015, paket kebijakan ekonomi pertama diluncurkan dengan sasaran untuk mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokratisasi, penegakan hukum, dan peningkatan kepastian usaha.

Kemudian di penghujung bulan September, pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi II yang bertujuan untuk merangsang investasi dengan menjanjikan sederet insentif.

paket kebijakan ekonomi pemerintah
Nah, pada bulan Oktober, pemerintah akan mengeluarkan jurus ketiganya. Menurut Sekretaris Kabinet Promono Anung, seperti yang dilansir dari Tempo, mengungkapkan bahwa paket kebijakan ekonomi III tersebut memiliki tujuan untuk membuat dunia usaha semakin friendly bagi investor dan memberikan proteksi bagi para pelaku dunia usaha. Hal yang paling difokuskan pada paket ke tiga ini adalah kemudahan dalam proses perizinan di sektor pertanahan dan agraria. 

Seperti yang kita ketahui bahwa perizinan di sektor tersebut selama ini dirasa paling rumit dan membutuhkan waktu lama, sehingga membuat perkembangan investasi usaha menjadi agak lambat. Sehingga rencana pemerintah pada paket tersebut akan mengupayakan agar proses perizinan, seperti izin kawasan dan izin hak guna usaha dapat berjalan mudah dan cepat.

Kendala yang terjadi di daerah akan coba dihilangkan oleh Pemerintahan Jokowi dengan terlebih dahulu mengumpulkan dan koordinasi dengan para kepala daerah, sehingga semua memiliki pemahaman yang sama terhadap paket kebijakan ekonomi tahap 3 ini. 

Apakah tiga paket kebijakan ekonomi pemerintah tersebut akan efektif dalam memacu pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia? Semoga saja...

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait