Potensialnya Jualan Lewat Facebook, Twitter, dan Instagram

Jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan sejenisnya, yang seharusnya dipakai untuk menjalin koneksi pertemanan, saat ini sering dimanfaatkan oleh sebagian pihak untuk kegiatan promosi bisnis. Penggunaan jejaring sosial dalam pemasaran produk dan jasa yang dimilikinya ternyata memang cukup efektif. Apalagi jangkauan dari sosial media tersebut dapat mencapai kawasan pangsa pasar luar negeri.

Para pelaku usaha, khususnya sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), tentunya juga merasa cukup terbantu dengan adanya teknologi tersebut. Persoalan keterbatasan dana dalam kegiatan marketing atau membuka toko secara fisik langsung terjawab dengan solusi menjual produknya di dunia maya.

media sosial untuk bisnisSeorang pengamat marketing yang bernama Yuswohady, seperti yang dilansir dari Merdeka.com mengakui bahwa para pelaku usaha di Indonesia makin kreatif dengan adanya kemudahan dalam berbisnis online. Animo masyarakat dalam jual beli lewat online semakin tinggi, sehingga dalam kurun lima tahun terakhir jumlah lapak  jual beli di toko online maupun sosial media semakin banyak.

Menjual atau menawarkan dan promosi produk / jasa melalui media sosial memang terbilang cukup efektif. Dari sisi biaya, pengeluaran dana untuk penyediaan sarana dan kebutuhan internet jauh lebih kecil jika dibandingkan menyewa sebuah toko fisik yang bisa mencapai puluhan juta rupiah. Sementara jika buka lapak online di media sosial, dana yang dibutuhkan sangat kecil yakni biaya internet. Bagi para pelaku bisnis online yang ingin tampil lebih profesional, maka mereka akan membuat toko online yang biasanya membutuhkan biaya sekitar Rp 1-2 juta rupiah per tahun untuk sewa server  (hosting).

Beberapa masalah yang sering dihadapi dalam bisnis online antara lain: sistem pembayaran, distribusi barang, hingga kualitas barang yang tidak sesuai pesanan. Seiring persaingan bisnis, masalah tersebut biasanya akan teratasi. Banyak para pelaku usaha kecil menengah yang merasakan nilai positif dari adanya bisnis secara online,  khususnya yang memanfaatkan Facebook dan Instagram, salah satunya adalah Ferdian Pramudya Susilo yang melakoni bisnis penjualan produk pelindung ban. Pundi - pundi pendapatannya semakin meningkat setelah memasarkan produk Indo Cover Ban miliknya tersebut lewat  jejaring sosial.

Bisnis yang ia lakon sejak tahun 2014 lalu itu, kini makin menggeliat hingga menembus pangsa pasar internasional. Pengaruh sosial media dalam promosi dan pemasaran produk diakuinya sangat efektif. Dalam menjalankan bisnisnya, Ferdian yang masih berusia 22 tahun tersebut memberikan rahasia kesuksesannya, yakni harus berani percaya diri (pede).  Karena setiap tantangan dan hambatan yang dihadapi, pasti secara perlahan - lahan akan menemukan solusi dan perbaikan untuk bisa lebih maju.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait