Kisah Peternak Sapi yang Go Online, Omset 2 Milyar

Ngomong - ngomong mengenai pemakai internet, ternyata ada banyak pengguna internet lewat smartphone atau telepon pintar di dunia ini. Pada tahun 2015 sekitar 52,2 juta pengguna telepon pintar tercatat aktif di Indonesia. Hal ini menjadi peluang bisnis menggiurkan bagi sebagian kalangan. Bisnis teknologi online dan pemasaran melalui internet menjadi hal lumrah yang dilakukan oleh para pebisnis, bahkan juga oleh peternak, salah satunya adalah Edi Wijayanto yang merupakan pedagang sapi potong.

Sejak 3 tahun lalu, bisnisnya merambah ke dunia maya. Dengan internet, ia tak hanya memasarkan sapi saja, tetapi juga menjual berbagai hal yang terkait dengan ternak sapi seperti bibit, pakan, obat - obatan hingga pengetahuan mengenai budidaya ternak sapi.

usaha peternakan sapiDari bisnis online ternak sapi tersebut, ia bisa meraup keuntungan hingga mencapai 2 milyar rupiah dalam satu tahun. Edi mengaku bahwa pemasaran dengan memanfaatkan internet memberi dampak yang luar biasa bagi omset bisnisnya, karena jangkauan konsumennya sangat luas bukan hanya berada di kawasan Jakarta saja, tetapi juga konsumen dari luar daerah, bahkan beberapa turis asing yang berkunjung ke Indonesia juga membeli produknya secara  online. Ia pun merangkul para peternak dan pedagang sapi serta mitra lainnya untuk bersama - sama mengembangkan bisnis ini. Karena menurutnya, usaha peternakan sapi merupakan salah satu bidang usaha yang tahan terhadap goncangan krisis.

Fluktuasi nilai dolar yang terjadi secara global memberikan dampak positif bagi para peternak sapi karena ia dan para peternak lainnya mampu bersaing dengan produk daging impor yang harganya semakin mahal.

Demikianlah sekilas kisah sukses petenak sapi yang sudah go online. Apakah anda tertarik membangun bisnis peternakan yang lebih modern dengan strategi pemasaran internet tersebut?

Tak hanya kaya dengan sumber daya alam, Indonesia juga punya banyak sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang teknologi. Bermodal ilmu, ide, dan kreativitas, banyak entrepreneur yang berhasil memanfaatkan teknologi menjadi pundi - pundi pendulang rupiah, seperti animasi, desain, dan beragam aplikasi internet.

Dunia digital bagaikan tongkat sihir yang mampu mengubah produk biasa menjadi bernilai ganda. Ketahanan terhadap fluktuasi ekonomi menjadi jaminan bagi para pemula untuk mulai memutar tongkat bisnisnya. Sebuah peluang yang layak dicoba di tengah gelombang fluktuasi ekonomi yang menerpa.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait